Gus , Cinta Pertamaku

Gus , Cinta Pertamaku
KABAR BAIK


__ADS_3

"tunggu disini saja ya, di luar sangat panas. Ini jika bosan bermainlah dengan handphone ku, disitu ada banyak game yang kamu install dulu. dan lagi jika ada telepon tolong angkat ya meskipun Abi atau Umi yang menelepon tidak masalah, aku tadi sudah berpamitan kepada beliau" ucap Gus Irham


"baik Gus" jawab Humairah


"baiklah aku tinggal dulu" ucap Gus Irham kemudian keluar dari mobil dan berjalan menuju masjid


mobil mereka terparkir pas di seberang pintu masjid sehingga Humairah bisa melihat Gus Irham


"setelah badai kencang yang menerpa, terimakasih Ya Allah engkau mengembalikan penyejuk hati kepada hamba" gumam Humairah


mata Humairah tidak henti-hentinya memandang foto mereka berdua tadi di restoran, seperti yang orang-orang bilang bahwa mereka tampak serasi jika disandingkan...


"maafkan hamba Ya Allah jika hamba Mu ini terlalu mengagumi ciptaan Mu" ucap Humairah


karena sebelumnya Gus Irham sudah memposting foto mereka, kali ini giliran Humairah yang melakukan hal itu...


jika Gus Irham langsung memposting di laman Instagram nya, berbeda dengan Humairah yang memilih untuk memposting di insta story miliknya...


karena bosan menunggu Gus Irham, Humairah memilih untuk bermain game di ponsel Gus Irham. game tersebut sudah lama ter install dan yang meng install tak lain adalah Humairah sendiri saat mereka masih sama-sama mengenyam pendidikan di Indonesia...


permainan game nya terhenti karena ada panggilan masuk di handphone Gus Irham...


"Umi" Humairah membaca nama yang tertera di handphone tersebut


jantung Humairah seperti berdetak lebih kencang setelah melihat nama di layar tersebut...


"Gus Irham berpesan untuk menjawab jika ada telepon meskipun dari Umi nya maupun Abi nya, go Humairah jangan terlihat gugup" ucap Humairah menguatkan dirinya sendiri


Humairah dengan segala keberanian nya mengangkat telepon dari Umi Salamah yang tak lain adalah ibu dari Gus Irham...


"Assalamu'alaikum Bu Nyai" ucap Humairah terlebih dahulu


"wa'alaikummussalam Ning Azzahra" jawab Umi Salamah


"maaf Bu Nyai saya lancang mengangkat telepon karena Gus Irham masih shalat Jum'at, dan tadi beliau berpesan untuk mengangkat telepon jika ada yang menelepon" ucap Humairah menjelaskan takut jika Umi Salamah tidak paham


"oh iyaa Ning, tadi Gus juga sudah izin kepada Umi. sebenarnya Umi ingin berbincang dengan Ning Azzahra" ucap Umi Salamah


"nggeh Bu Nyai?" tanya Humairah

__ADS_1


"bagaimana keadaan Ning Azzahra sekarang?" tanya Umi Salamah


sebelumnya Gus Irham sudah menceritakan penyebab Humairah terjatuh ke danau sehingga Umi Salamah tidak bertanya kembali kepada Humairah...


"Alhamdulillah Bu Nyai, sudah lebih baik" jawab Humairah sopan


"jangan panggil saya Bu Nyai Ning, panggil Umi saja seperti Gus memanggil saya" pinta Umi Salamah


"baik Umi"


"Ning setelah kalian kembali nanti, Umi meminta kepada Gus Irham untuk menyelesaikan ke salah pahaman nya terlebih dahulu dengan Nafa. Kami berencana mempertemukan mereka berdua saat pengajian di Pondok Kyai Hasan, kediaman Ning Azzahra. oleh karena itu Umi meminta agar Ning juga turut hadir nantinya ya" pinta Umi Salamah


"Insyaallah Azzahra akan hadir Umi" jawab Humairah


"maafkan Umi ya Ning karena telah mengambil keputusan sendiri di luar kehendak Gus Irham, yang jadi korbannya bukan hanya Gus tapi Ning Azzahra juga. semoga nanti kita lekas bertemu" ucap Umi Salamah meminta maaf


"mboten Umi, tidak ada yang tahu hubungan kami Umi. Jadi Umi tidak pantas untuk di salahkan" jawab Humairah


"Umi senang saat Gus mempublikasikan hubungan kalian Ning, semoga hal baik memberkahi kalian kedepannya. Aamiin" ucap Umi Salamah


"Aamiin Umi" jawab Humairah


Gus Irham masuk ke dalam mobil dengan mengucap salam...


"assalamualaikum Huma" ucap Gus Irham saat sudah duduk


"wa'alaikummussalam" jawab Humairah


melihat Humairah yang sedang memegang ponselnya seperti orang sedang telepon, Gus Irham lantas bertanya


"siapa yang telepon?" tanya Gus Irham


"Umi Salamah" jawab Humairah


Gus Irham hanya mengangguk-angguk kan kepala, bahkan dia tidak berniat untuk mengambil ponselnya dan berbincang dengan sang Umi...


dengan inisiatif nya Humairah berkata kepada Umi Salamah


"Emm Umi, Gus Irham sudah kembali. Azzahra pamit untuk shalat terlebih dahulu nggeh" ucap Humairah kepada Umi Salamah

__ADS_1


"oh iya Ning, silahkan. nanti kita sambung lagi ya pembicaraannya" ucap Umi Salamah


"nggeh Umi, teleponnya saya serahkan pada Gus Irham" jawab Humairah


"iya Ning" jawab Umi Salamah


Humairah menyerahkan handphone tersebut kepada Gus Irham, kemudian ia berpamitan untuk shalat dhuhur terlebih dahulu ke masjid...


"Assalamualaikum Umi" ucap Gus Irham kepada Umi nya sembari memandang Humairah yang semakin menjauh dari mobil


"wa'alaikummussalam Gus, bagaimana keadaanmu?" tanya Umi Salamah karena terakhir kali Gus Irham mengeluh sakit kepala karena kurang tidur saat menjaga Humairah


"Alhamdulillah Umi sudah lebih baik" jawab Gus Irham sembari tertawa


"Baiklah, Gus Umi ingin memberitahukan bahwa kami sudah melakukan tes kepada Nafa tanpa sepengetahuan Nafa dan keluarga nya" ucap Umi Salamah


"benar Umi?" tanya Gus Irham


"benar Gus" jawab Umi Salamah


"untuk hasilnya apakah sudah keluar Umi?" tanya Gus Irham


"*Alhamdulillah sudah Gus" jawab Umi Salamah


"Gus, beli lah satu set perhiasan yang di inginkan oleh Ning Azzahra" pinta Umi Salamah*


"Umi? apakah hasilnya?" tanya Gus Irham meyakinkan kembali


"*benar Gus, selama ini kita termakan kata-kata yang keluar dari bibir Nafa dan kedua orang tuanya. tanpa kita membuktikan kebenarannya terlebih dahulu, umi sangat menyesal karena sudah mengambil keputusan yang sangat gegabah" ucap Umi Salamah


"berterima kasih lah kepada Gus Ali dan kakak-kakak Ning Azzahra Gus, karena mereka semua yang telah membantu kita dalam memecahkan kasus ini" sambungnya*


"baik Umi, saya akan menyampaikan terima kasih kepada mereka" jawab Gus Irham


"namun Umi, apakah tidak terlalu terburu-buru jika saya langsung melamar Ning Humairah?" tanyanya kepada sang Umi


"tidak nak, jika bisa lebih baik kamu langsung menikahi nya. Umi, Abi, Kyai Hasan dan Bu Nyai Fatimah tidak tahu apa yang terjadi di antara kalian disana. maka dari itu lebih cepat halal akan lebih baik, sebenarnya Kyai Hasan dan Abi mu meminta Gus untuk menikahi Ning Azzahra hari Minggu besok bertepatan dengan pengajian Akbar. namun semua keputusan ada di tangan Gus" ucap Umi Salamah


"jika hal itu sudah mendapat persetujuan dari Kyai Hasan dan Umi Fatimah, maka dengan senang hati saya akan melaksanakan nya" jawab Gus Irham

__ADS_1


"Tapi Umi, apakah Huma sudah mengetahui hal ini?" tanya Gus Irham kembali


__ADS_2