Gus , Cinta Pertamaku

Gus , Cinta Pertamaku
JALAN-JALAN


__ADS_3

"seperti yang aku katakan Huma, meskipun pertunangan kamu sudah di rencanakan. Aku tidak ingin orang luar tahu akan hal itu, maka dari itu tidak banyak yang mengetahui jika aku akan kembali ke Indonesia" jawab Gus Irham


"namun kedepannya bukan pertunangan ku dengan Nafa yang akan di dengar oleh banyak orang, namun ta'aruf ku denganmu" jawab Gus Irham membuat hati Humairah terasa sejuk


......................


setelah dua hari berada di rumah sakit, Humairah diperbolehkan untuk pulang. namun bukan langsung kembali ke Indonesia seperti keinginan Humairah sebelumnya, Gus Irham sengaja memesankan tiket untuk 3 hari ke depan agar Humairah bisa ber istirahat terlebih dahulu disini...


"Gus mengapa kita tidak langsung kembali ke Indonesia?" tanya Humairah


"tidak mungkin kita langsung kembali Huma, lihatlah wajahmu bahkan masih pucat. Aku tidak mungkin mengantarkan mu kepada kedua orang tua mu dengan wajah yang masih pucat seperti itu" jawab Gus Irham


"lantas sampai kapan kita akan di sini?" tanya Humairah


"tiga hari lagi kita pulang ke Indonesia, tepatnya hari Sabtu Minggu ini" jawab Gus Irham membuat mata Humairah berbinar


tak apa kepulangannya mundur namun setidaknya ia hanya perlu menunggu 3 hari lagi untuk berkumpul dengan keluarganya dan pastinya menyelesaikan masalah antara Gus Irham dan Nafa...


"jangan senyum-senyum sendiri, nanti ke sambet loh" ucap Gus Irham saat melihat Humairah tersenyum sendiri karena pikirannya


"ti tidak" jawab Humairah gugup membuat Gus Irham tertawa


"baiklah kalau begitu aku akan kembali ke unit ku, karena akan tidak baik dipandang orang jika seorang laki-laki tinggal dengan wanita yang bukan mukhrim nya" ucap Gus Irham


"baik Gus" jawab Humairah


"aku akan kesini saat jam makan pagi, makan siang dan makan malam. Jika kamu butuh bantuan ku, kamu bisa menghubungi melalui telepon" ucap Gus Irham


"oh ya, jangan menghapus nomor teleponku lagi ya Huma" pinta Gus Irham


hal itu membuat pipi Humairah merona karena memang dia dengan sengaja menghapus kontak Gus Irham saat mengetahui Gus Irham akan bertunangan dengan wanita lain...


"emm dan satu hal, aku ingin bertanya" ucap Gus Irham


"bertanya apa Gus?" tanya Humairah


"untuk apa kamu membeli tiket ke Amerika?" tanya Gus Irham

__ADS_1


"maaf aku lancang mengecek handphone mu, tapi aku sangat kaget saat kamu diam-diam membeli tiket penerbangan ke Amerika untuk liburan ini. bahkan kakak-kakak mu pun tak tahu saat aku menanyakan hal tersebut" ucap Gus Irham


"emm itu..."


"Huma bahkan jika aku benar-benar bertunangan dengan Nafa, aku ingin kamu datang untuk menghentikan semuanya" ucap Gus Irham


"tapi tak apa, rencana mu untuk kabur juga gagal kan. Jadi mulai sekarang tetaplah berada di sisiku" sambungnya menatap Humairah lekat


"baik" jawab Humairah memandang Gus Irham


saat melihat tatapan Gus Irham membuat Humairah langsung memalingkan wajahnya...


"baiklah kalau begitu aku permisi dahulu, istirahat lah" ucap Gus Irham kemudian menutup pintu unit Humairah


setelah Gus Irham kembali ke unitnya, Humairah memilih untuk meng istirahat kan diri sembari menonton film...


memang saat di rumah sakit dia juga bisa menonton film, namun dia merasa sangat penat karena hanya bisa bolak-balik ke kamar mandi karena Gus Irham tidak mengizinkannya untuk berjalan-jalan keluar...


kesehariannya kali ini dihiasi dengan kebersamaannya dengan Gus Irham. Gus Irham lebih sering mengajak Humairah keluar meskipun hanya berdua, berbeda dari sebelumnya yang kemana-mana harus ada orang ketiga di antara mereka...


......................


"ayo jalan-jalan" ucap Gus Irham saat sudah berada di dalam unit Humairah


"jalan-jalan?" tanya Humairah


"iya" jawab Gus Irham


"bukankah kamu belum membelikan oleh-oleh untuk keluargamu, terutama keponakanmu" sambungnya


"benar juga" jawab Humairah


"oleh karena itu jangan terlalu lama berfikir, segera ganti pakaian mu dan kita pergi" ucap Gus Irham


Humairah bergegas mengganti pakainya, sebenarnya pakaian yang ia kenakan tadi sudah tertutup namun lebih ke pakaian rumahan sedangkan Gus Irham sudah berdandan dengan pakaian rapi nya...


setelah menunggu Humairah bersiap beberapa saat, akhirnya mereka berangkat menuju sebuah pusat perbelanjaan yang sangat terkenal disana...

__ADS_1


Gus Irham berjalan di belakang Humairah dengan membawa troli, sedangkan Humairah sibuk memilih-milih makanan dan barang-barang yang akan dia bawa nantinya...


beberapa kali Gus Irham dengan sengaja memotret gambar Humairah saat berbelanja tanpa sepengetahuan Humairah, bahkan beliau langsung mengunggah hasil jepretannya tersebut di laman sosial media miliknya...


setelah selesai berbelanja, Humairah dan Gus Irham memilih untuk singgah sejenak ke suatu restoran yang menyuguhkan view indah disana...


"kenapa kita tidak makan di restoran yang ada di mall tadi saja Gus?" tanya Humairah


"aku sudah reservasi disini Huma" jawaban Gus Irham membuat mata Humairah terbelalak karena Gus Irham memilih tempat yang bisa dibilang VVIP disana


"bukankah ini berlebihan Gus?" tanya Humairah


"tidak ada yang berlebihan jika bersamamu" jawab Gus Irham


"sebelum-sebelumnya saat ke restoran kita selalu di ikuti oleh Ilyas ataupun kakak ipar mu, momen untuk kita berdua bahkan jarang sekali terjadi. maka dari itu berhubung sekarang kita sedang berdua, aku sengaja memilihkan semua ini untukmu" jawab Gus Irham


"terimakasih Gus" ucap Humairah tersenyum


tak lupa mereka mengabadikan momen kebersamaan mereka dibantu oleh salah satu pelayan yang ada di sana, dan lagi-lagi Gus Irham langsung mengunggah momen tersebut di sosial media nya...


setelah selesai makan, mereka bergegas melanjutkan perjalanan menuju tempat selanjutnya yang akan dituju...


"belum juga 5 menit sudah ratusan komentar yang membanjiri foto itu" ucap Humairah saat melihat komentar-komentar di akun sosial media Gus Irham


"foto itu dibanjiri dengan doa-doa baik jadi kita perlu bersyukur" jawab Gus Irham


"Alhamdulillah" ucap Humairah dan Gus Irham bersamaan membuat mereka berdua tertawa


"sekarang sudah jam 11.20, kita singgah di masjid ya. kalau meneruskan perjalanan menuju tempat selanjutnya kemungkinan aku akan ketinggalan shalat Jumat" ucap Gus Irham


"baik" jawab Humairah


"tunggu disini saja ya, di luar sangat panas. Ini jika bosan bermainlah dengan handphone ku, disitu ada banyak game yang kamu install dulu. dan lagi jika ada telepon tolong angkat ya meskipun Abi atau Umi yang menelepon tidak masalah, aku tadi sudah berpamitan kepada beliau" ucap Gus Irham


"baik Gus" jawab Humairah


"baiklah aku tinggal dulu" ucap Gus Irham kemudian keluar dari mobil dan berjalan menuju masjid

__ADS_1


mobil mereka terparkir pas di seberang pintu masjid sehingga Humairah bisa melihat Gus Irham yang berjalan masuk ke dalam...


__ADS_2