HAI GADIS I LOVE YOU

HAI GADIS I LOVE YOU
Ep 11


__ADS_3

Selesai dengan acara makan siang, mereka memutuskan untuk kembali ke kantor. Padahal haris ingin mengajak manda pergi jalan jalan menghabiskan waktu berdua, lain halnya dengan manda yang malas melihat haris hari ini.


"Kenapa kau cemberut begitu?" tanya haris


"Kenapa... Suka suka sayalah mau bagaimana" ketus manda


"Hai... Kau lupa, aku ini bossmu, kenapa kau bersikap seenak jidatmu" haris sudah terlanjur naik pitam.


Astaga... Gue lupa lagi dia boss


"Maaf pak haris, saya lagi PMS.. Jadi cepat emosi" ucap manda dengan alasannya.


"Turun" titah haris


"Hah... Ini belum sampai kantor pak" ucap manda menatap heran ke haris


"Saya bilang turun" bentak haris tidak memakai kata aku lagi pada manda


Dengan kecewa manda turun dari mobil haris..


Sialan kau haris... Malah menurunkan aku di jalan gini


Haris menancap gasnya meninggalkan manda dengan kesal dan marah, sampai dikantornya haris tidak menhiraukan sapaan sapaan dari karyawan kantor.


"Kenapa susah sekali menjinakanmu manda" ucap haris memijat pelipisnya.


*sejam kemudian


Kenapa dia lama sekali sampai kantor.. Apa terjadi sesuatu


Haris merasa bersalah karna menurunkan manda begitu saja di tengah jalan.


"Selamat siang kak" dion masuk ruangan haris begitu saja dan langsung duduk di sofa


"Ada apa kau kesini?" tanya haris


"Kak... Bisakah kau memberiku pekerjaan?.. Aku ingin bekerja" pinta dion memelas


"Kau harus selesaikan kuliah baru bisa bekerja" titah haris tegas

__ADS_1


"Ayolah kak... Aku ingin bekerja sambil kuliah, aku janji tidak akan membuat masalah disini" paksa dion


Ketika kedua saudara itu sedang berdebat soal pekerjaan, tanpa mengetuk pintu manda masuk dan langsung duduk di meja kerja.. Tidak menghiraukan tatapan aneh dari haris dan dion


"Kau dari mana, kenapa baru sampai kantor?" tanya haris yang tidak merasa salah pada manda


"Maaf pak, aku menunggu taksi lama" ucap manda


"Kak... Bagaimana denganku?" tanya dion


"Baiklah... Kau aku tugaskan untuk membantu manda bekerja, dan kau manda... Bantu adikku" perintah haris hanya dibalas anggukan kepala.


"Hai nona manda... Apa yang harus aku kerjakan" kata dion semangat


"Kau coba pelajari dulu berkas ini tuan" ucap manda sopa


"Jangan panggil aku tuan... Kita seumuran bukan" dion merasa tua karna dipanggil tuan oleh manda


"Aku masih 23 tahun sudah lulus kuliah... Tapi kenapa anda belum lulus juga"


"Bagaimana dia mau lulus kuliah... Anaknya begitu malas... hanya keluyuran" sahut haris


"Panggil aku dion saja... Biar akrab.. Umurku sama seperti mu" ucap dion


"Baiklah dion" manda tersenyum


Haris yang melihat senyum tulus manda ke dion malah kesal.


Bisa bisanya dia tersenyum indah di depan dion.. Sedangkan denganku selalu emosi dan marah marah


Haris terus memperhatikan manda dan dion yang sedang bekerja di sofa depan mata haris. Mereka sesekali tertawa bersama membuat haris semakin cemburu


"Apa ini sudah benar?" tanya dion mendekatkan diri pada manda


"Iya seperti itu... Kau cepat sekali belajar, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik" kata manda senang


"Bekerjalah yang benar.. Jangan bercanda" sindir haris


Manda mengidihkan bahunya malas...

__ADS_1


"Tenang saja kak... Aku dan manda akan bekerja bersama.. Semua pasti cepat beres" bangga dion


Ucapan dion semakin membuat haris terbakar cemburu.


"Dion aku mau membuat teh apa kau juga mau?" tanya manda


"Boleh juga... Jangan terlalu manis nda" ucap dion tersenyum


"Apa kau tidak menanyakan aku?" tanya haris kecut


"Bukannya pak haris sudah ada teh di meja" manda menunjuk ke arah teh yang belum tersentuh sama sekali oleh haris.


Setelah itu manda membuatkan teh untuknya juga dion.


"Ini teh mu" manda memberikan pada dion


"Terimakasih" balas dion


Dion melirik ke arah kakanya yang sudah menahan amarah.


Sengaja dion mendekatkan diri dengan manda agar kakanya cemburu.


Emang enak merasakan cemburu hehe


®®®


"Manda... Pekerjaan sudah selesai bukan, ayo pulang... Aku akan mengantarmu" kata dion


"Benarkah?" tanya manda senang


"Tentu saja... Karna kau sudah membantuku kerja" ujar dion


"Tidak... Manda akan pulang denganku" ucap haris berdiri mengambil kunci mobilnya


"Tidak usah pak... Saya akan pulang dengan dion saja" tolak manda


"Tidak boleh... Aku bilang denganku ya denganku" haris menarik tangan manda keluar dari ruangan.


Dion yang melihat itu tertawa terpingkal pingkal melihat sang kaka yang begitu posesif terhadap manda.

__ADS_1


Sepertinya aku akan cepat mempunyai kaka ipar


__ADS_2