HAI GADIS I LOVE YOU

HAI GADIS I LOVE YOU
Ep 36


__ADS_3

Manda terbangun saat jam sudah menunjukan pukul 9 malam, otaknya mulai mengingat apa yang diperbuat oleh haris padanya.


Manda merasa bodoh karna ikut menikmati permainan haris. Dan kini ia sudah bukan gadis lagi.


Dilihatnya haris yang masih terlelap di sebelahnya. Dengan cepat manda turun dari ranjang. Ia merasakan sakit di area intimnya, dengan perlahan manda mengambil pakaian yang berserak di bawah.


"Teganya kau haris... Kenapa kau melakukannya padaku... Aku pergi ,semoga kau bahagia dengan istrimu itu" gumam manda dengan tangisnya.


Haris mengerjapkan mata, merenggangkan otot ototnya, saat sudah lebih enak barulah haris menoleh ke samping namun tidak melihat manda disana.


"Kemana dia..." batin haris


"Honey...." panggil haris namun tak ada sahutan


"Sayang.... Apa kau di kamar kecil" teriak haris lagi


Namun tak ada tanda tanda manda di kamarnya...


"Jangan tinggalkan aku sayang...  Aku mohon" ucap haris dengan cepat memakai pakaiannya.


Haris pergi menuju rumah manda.. Di tekannya bel rumah manda beberapa kali.


"Untuk apa kau kemari?" tanya papa


"Pa... Aku ingin bertemu istriku" lirih haris


"Kenapa mencari istrimu kesini... Istrimu pasti di rumah, lebih baik kau pergi dari sini" usir papa yang masih emosi pada haris.


"Pa haris mohon.... Kasih haris kesempatan untuk menyelesaikan masalah haris... Papa percaya sama aku kan... Haris sangat mencintai manda pa" haris menangis dan berlutut di kaki papa manda


"Astaga haris..." pekik mama manda


"Ma... Haris mau bertemu manda" lirih haris


"Pa... Kasian haris" ucap mama manda


"Kasihan?... Lebih kasihan mana sama anak kita ma.... Putri kita satu satunya di permalukan di acara sakral, di bohongi dengan ucapan manis... Dan dibuang setelah berhasil mendapatkannya..." teriak papa


"Aku tidak pernah membuang manda pa... Aku sudah mengurus perceraianku... Beri aku kesempatan pa" ucap haris


"Aku tidak bisa memutuskan...semua tergantung manda... Dan asal kau tau, aku sudah mengurus surat cerai kalian atas perintah manda" ucap papa


Haris menggelengkan kepala " tidak mungkin pa.. Haris sampai kapan pun tidak akan cerai dengan manda"


"Itu terserahmu.... Pergilah ,jangan menemui putriku lagi sebelum urusanmu dengan wanita itu selesai" ucap papa menutup keras pintu rumahnya.


Haris hanya bisa tertunduk menahan rasa sesaknya. Dengan tidak rela haris berjalan menuju mobilnya.

__ADS_1


Manda yang melihat haris dari balkon kamarnya menangis hingga sesegukan... Ia tak menyangka nasib pernikahannya akan seperti ini dan secepat ini


Tanpa sengaja mata mereka bertemu... Haris menatap sendu istrinya yang sedang menangis menatapnya... Haris hanya bisa menggelengkan kepala tanda bahwa ia tidak ingin pisah.


Manda yang melihat haris menatapnya langsung masuk ke kamar dan menutup pintu balkonnya..


"Tunggu aku sayang... Aku akan menjemputnya sebentar lagi... Kita akan bahagia" ucap haris lalu pergi dari kediaman manda


®®®


"Apa kau sudah menangkapnya?" tanya haris pada seseorang di sebrang telpon


"Sudah boss... Kami membawanya ke gudang markas


"Baiklah... Aku segera kesana..."


Dion yang berada di ruangan kakanya hanya diam namun masih bisa mendengar percakapan sang kakak.


"Apa kau akan memberi pelajaran pada wanita itu?" tanya dion


"Ya... Aku akan memaksanya menanda tangani surat cerai agar aku bisa menjemput istri tercintaku" ucap haris dingin


"Bagaimana kabar kaka ipar?" tanya dion


"Pastinya dia tidak baik baik saja... Aku akan memberinya ruang untuk sendiri... Saat dia tenang aku akan menjemputnya" ucap haris lirih


"Pasti... Aku pergi dulu" ucap haris


Sampainya disebuah gedung kosong... Haris masuk diikuti beberapa orang pengawalnya.


Dengan tatapan tajam haris duduk di depan viola yang masih memakai penutup mata ,tangan terikat dan mulut dilakban.


"Buka matanya dan lakabnnya" perintah haris langsung dituruti anak buahnya.


Saat violah sudah merasa lega.. Barulah ia melihat haris dengan jelas.. Tatapan membunuh terlihat jelas dimata haris padanya.


"Ha...haris" gugup vio


"Hmmmm..." gumam haris dingin


"Kenapa kau menculikku" kesal vio


"Kenapa?... Masih berani kau bilang kenapa?" ucap haris dengan marahnya.


"Aku istrimu haris" takut vio


"Istri yang tak ku inginkan... Kau licik viola, kau sudah merusak kebahagiaanku... Kau membuat istriku menangis, kau membuat aku jauh dari istriku... Kau harus tanggung jawab" teriak haris mengambil sebuah suntikan dan juga berkas yang isinya surat cerai.

__ADS_1


"Apa yang ingin kau lakukan... Jangan macam macam haris..  Kau bisa masuk penjara jika membunuhku" ucap vio yang gemetar


"Aku tidak peduli.... Yang aku ingin kau pergi jauh dari duniaku dan istriku" desis haris


Haris berjalan mendekati vio dengan benda suntik yang berisi cairan.


"Apa itu haris..." tanya vio yang menelan salivanya


"Kau mau tau apa ini?" ucap haris


Vio mengangguk takut..


"Ini adalah suntikan mati... Kau tau?, jika aku menyuntikan ini padamu... Dalam sekejap kau akan mati vio MATI" ucap haris tersenyum licik penuh dengan amarah.


"Jangan ris... Aku mohon jangan bunuh aku" mohon vio menangis merasa takut


"Kau ingin hidup hmmmmm" tanya haris diangguki dengan cepat oleh vio


"Tanda tangan ini sekarang juga.." ucap haris menyerah surat cerai pada vio


"Apa.... Tidak ris, aku tidak mau" ucap vio


"Ohhh rupanya kau ingin mati" ucao haris sinis


"Tidak ris... Aku masih ingin hidup..  Jangan bunuh aku"


"Tanda tangan atau kau tidak bisa bernafas sebentar lagi" ucap haris mendekatkan suntikan itu ke tangan vio


"Iiiii...iya aku tanda tangan, tapi tolong lepaskan aku" ucap vio


"Lepaskan dia...." perimtah haris


Ikatan di tangan vio telah dilepas... Dan vio langsung menandatangani surat cerai tersebut.


"Sekarang aku boleh pergi?" tanya vio


"Usstttttt.... Tidak segampang itu nona viola... Dulu kau menjebakku membuatku pingsan dan memfitnahku... lalu memeras uangku" ucap haris dengan bengis


"Apa maksudmu haris... Aku sudah melakukan apa yang kau mau...jadi lepaskan  aku" marah vio manatap nyalang haris


"Bawa dia ke kantor polisi sekarang juga" ucap haris. Dengan cepat anak buah haris menggeret vio ke luar gudang dan membawanya ke kantor polisi.


"Haris jangan bawa aku ke polisi....  Kau kejam ris, kau pembohong" teriak viola


"itu untuk kesalahanmu karna banyak menipu pria kaya" ucap haris dingin


Sayang... Aku akan segera menjemputmu" batin haris

__ADS_1


__ADS_2