
"Kebetulan sudah pada kumpul disini... Aku ingin memberitahu kalau manda sedang mengandung" ucap haris tersenyum
"Apa.... Kau serius?" tanya mom berbinar
"Serius mom, sebentar lagi kalian akan memiliki cucu" ucap haris
"Dad... Mom akan jadi oma" ucap mommy senang
"Dad juga senang... Akhirnya akan punya cucu, kita harus merayakannya" ucap daddy antusias
"Berarti aku bakal punya ponakan dan dipanggil uncle.." dion bersorak senang
"Bener kata daddy... Kita harus merayakan kehamilan manda, mom akan membuat pesta besar"
"Mom... Itu terlalu berlebihan" sahut manda
"No..... Tidak ada yang berlebihan sayang, ini adalah kabar gembira untuk keluarga kita" ucap daddy
"Bener kaka ipar... Aku akan mengundang klien kita dan masih banyak lagi" ucap dion
"Ekhem... Kau juga cepatlah menikah, biar dad dan mom mendapatkan cucu tambahan darimu" ucap mommy
"Kalau itu nanti dulu mom... Aku masih muda" sahut dion
"Kau ini.... Jangan hanya mempermainkan wanita saja" sahut haris
"Dion tidak begitu... Dia sangat baik pada ayu" ceplos manda
"Ayu..?" tanya daddy
"Aaaaaa... Itu dad" manda melirik dion yang sudah mengkode untuk diam
"Diamlah yon... Jangan menakuti istriku" ucap haris
"Tidak kak..." elak dion
__ADS_1
"Siapa ayu?" tanya mommy
"Ayu karyawan di kantorku mom" jawab haris
"Ayu juga sahabat manda mom.." sambung manda
"Apa dia cantik... Sehingga dion bisa tertarik?" tanya daddy
"Dia gadis yang manis.." sahut manda
"Kalau kau cocok segeralah melamarnya.. Dari pada nanti kau terlambat" usul mommy
"Mom... Aku tidak mau mengambil keputusan sepihak.. Belum tentu dia mau denganku" ucap dion
"Siapa yang tidak mau mau dengan anak daddy yang tampan hemmmm, kalau sampai dia menolak kau paksa saja" ucap daddy
"Benar kata daddy... Kalau kau menyerah itu tandanya tidak serius dengannya" sahut haris
"Ya...ya, nanti aku akan berusaha meyakinkan dia" ucap dion
"Semoga berhasil adik ipar... Aku akan membantumu nanti" seru manda
"Kau jangan terlalu capek sayang... Aku tidak ingin kau kenapa napa" ucap haris
"Iya aku mengerti, tenanglah" sahut manda
"Sudah sudah...sekarang kita makan dulu, kau pasti sudah lapar sayang" ucap mommy
"Mom benar.. Sepanjang jalan dia begitu tidak sabar ingin makan masakan mom" ujar haris
"Aku juga tidak tau kenapa bisa ingin makan masakan mom" ucap manda
"Itu namanya kau ngidam sayang... Dan kau haris, ingat apapun yang istrimu mau, kau sebagai suami harus menuruti kemauannya, jangan sampai tidak, nanti anakmu ileran" ucap mommy menjelaskan
"Siap mom... Aku sudah tau soal itu"
__ADS_1
"Mom bisakah kita makan... Aku sudah lapar sekali" rengek manda
"Ya tuhan... Maafkan mommy sayang, ayo kita makan" ucap mommy
Manda begitu lahap dengan makanannya, saat tiba tiba dion datang membawa sesuatu... Manda malah merasa tidak enak dan ingin muntah.
Huek...
Huek...
Manda berlari ke arah dapur dengan cepat...
"Sayang kenapa" haris ikut menyusul sang istri ke dapur
"Aku mual... Apa yang dibawa dion ,kenapa bau sekali" ucap manda pelan
"Aku antar kau ke kamar.." haris memapah manda untuk beristirahat dikamarnya
"Tidurlah dulu... Aku keluar sebenatar" ucap haris
"Jangan lama lama, cepat kamari" manja manda
"Hmmmm... Sebantar saja" ucap haris mengelus kepala manda
Haris keluar kamar untuk memberitahu kepada orang tuanya...
"Apa manda baik baik saja?" tanya mommy yang hawatir
"Dia mual mom karna tidak kuat dengan bau makanan yang dion bawa" sahut haris
"Maaf kak... Aku tidak tau kalau itu akan membuat kaka ipar muntah" ucap dion
"Tidak apa... Itu biasa untuk orang hamil" kata haris
"Lebih baik kau temani istrimu saja ris... Kasiham dia" ucap daddy
__ADS_1
"Iya dad.. Aku balik ke kamar dulu" pamit haris
"Iya nak"