
Dengan tidak sabaran haris menyuruh supirnya untuk lebih cepat mengenderai mobil.
"Istriku sedang hamil... Aku akan jadi daddy" batin haris bahagia.
Senyum tak luntur dari wajahnya... Prasaan sangat bahagia ia rasakan sekarang.
"Tuan kita sudah sampai di rumah nyonya" ucap sang supir
"Oke... Kau pulanglah, aku akan menginap disini" perintah haris
"Baik tuan"
Haris menekan bell rumah manda beberapa kali hingga seseorang membuka pintu rumah.
"Kau..." ucap papa manda
"Pa.. Haris ingin bertemu manda, biarkan haris masuk pa, haris merindukannya" lirih haris memohon
"Bagaimana dengan istri pertamamu" tanya papa
"Urusan sama vio sudah selesai pa, dia sekarang dipenjara dan kami sudah bercerai" ucap haris
"Bagus... Masuklah, manda membutuhkanmu" ucap papa mempersilahkan haris masuk
"Terimakasih pa" ucap haris senang
"Siapa pa" ucap mama yang baru keluar kamar
"Haris ma... Dia datang ingin menemui manda" sahut papa
"Ma.... Maaf haris baru bisa datang lagi, haris harus menyelesaikan urusan dengan vio dan pergi keluar negri karna ada masalah perusahaan" ucap haris jujur
"Manda sedang ada dikamar... Temuilah dia" ucap mama tersenyum
"Iya ma..." haris berlari menuju kamar manda.
__ADS_1
Dibukanya kamar manda dengan sangat hati hati...
"Honey..." lirih haris saat melihat manda sedang besender di ranjang.
"Ha...haris" ucap manda gugup dan tak percaya
"Iya ini aku honey... Suamimu" ucap haris merentangkan tanganya
Manda langsung cepat memeluk haris, rasa rindu yang sudah menumpuk di hatinya.
"Kau kemana saja..." ucap manda menangis dipelukan haris
"Aku keluar negri honey... Maaf, aku sudah mengabarimu tapi ponselmu tidak aktif" ucap haris mengecup kening manda
"Maaf" ucap manda lirih
"Jangan menangis... Kau harus jaga kesehatan karna sekarang ada jagoan kita disini" haris menyentuh perur rata manda
"Kau tau?" tanya manda
"Bagaimana bisa?" tanya manda penasaran
"Walaupun aku jauh darimu... Aku tidak akan membiarkan istriku dalam bahaya... Aku menyuruh beberapa pengawal mengawasi rumahmu dan mengikutimu kemana pun kau pergi" ucap haris tanpa melepas pelukan mereka
"Jadi kau menjagaku walaupun kita berjauhan?" tanya manda polos
"Ya... Kau tau betapa aku tersiksa jauh darimu honey... Aku tidak bisa tidur setiap hari" ucap haris
"Maafkan aku... Aku mencintaimu" ucap manda
"Aku lebih mencintamu" haris mengecup kening manda
"Mom and dad ingin sekali bertemu dengamu... Aku kesini mau menjemputmu pulang honey.. Ke rumah kita," ucap haris
"Tapi istrimu?" lirih manda
__ADS_1
"Husssttttt... Tidak ada istriku selain dirimu... Kau istriku satu satunya" kata haris
"Apa kau sudah bercerai dengannya?" tanya manda
"Sudah honey... Sekarang jangan membicarakan dia lagi..." perintah haris
"Baikalah... Maafkan aku karna selalu mengabaikanmu saat ke rumah"
"Itu hukuman untukku.. Karna tidak jujur padamu" seru haris
"Besok kita ke rumah mommy... Dan berbelanja keperluan hamilmu... Kau setuju?" tanya haris
"Aku setuju sayang..." ucap manda girang
"Kau panggil aku apa?" tanya haris
"Sayang..." ucap manda
"I love you honey" haris mengangkat tubuh manda tinggi
"Ya ampun haris... Turunkan aku" ucap manda memukul pundak haris
"Aku bahagia honey... Sangat bahagia"
"Aku juga bahagia"
"Sekarang istirahatlah.. Kau harus banyak istirahat" ucap haris
"Kau juga harus istirahat, bukannya kau bilang tidak bisa tidur setiap hari" ucap manda
"Baiklah sayang... Kita tidur" haris membaringkan manda di ranjang
"Peluk aku" manja manda
Haris tentu saja langsung memeluk sang istri agar nyaman.
__ADS_1
"Tidurlah... Aku akan memelukmu terus" ucap haris mencium kilas bibir manda