HAI GADIS I LOVE YOU

HAI GADIS I LOVE YOU
Ep 22


__ADS_3

Manda hanya menundukan kepala karna takut akan kemarahan haris.


"Maaf.." Lirih manda menunduk


"Balik dan ganti bajumu, aku tidak ingin pria lain menatap lapar dirimu" perintah haris


"Iiiii..iya" manda langsung berbalik untuk pulang di iikuti haris.


Padahal ucapan haris hanya ingin mengancam manda.. Tapi siapa sangka ucapan haris yang begitu serius membuat nyali manda menciut dan patuh terhadapnya.


Sesuai permintaan haris manda telah mengganti pakainnya dengan celana panjang dan juga baju kaos serta topi.


Mereka melanjutkan lari paginya yang tertunda karna kemarahan haris.


"Sudah siang begini kenapa tidak diem dirumah saja" gerutu manda


"Sudah... Jangan banyak bicara, ayo lari agar besok bekerja tidak gampang lelah" ucap haris menarik manda agar berlari.


"Aku lelah.." Ucap manja yang sudah tidak kuat untuk berlari dengan haris


"Baiklah... Kau istirahat saja, aku akan selesai 2 putaran lagi... Tunggu aku"


Manda duduk sambil menyeka keringatnya dengan handuk kecil yang sudah ia bawa dari rumah.


Melihat haris berlari menambah ketampanan pria itu, keringat yang keluar dan mengalir di dahi hingga turun ke leher haris membuatnya terlihat seksi.


"Dia calon suamiku.." Ucap manda tanpa sadar


"Eh... Tidak tidak" manda geleng geleng kepala.


"Manda..." Panggil seseorrang


"Kak yofan..." Lirih manda


"Bener kau manda kan... Aku merindukanmu" yofan langsung memeluk manda begitu erat.


"Kak...lepasin, ini tempat umum" ucap manda


"Apa kabar?" Tanya yofan masih memeluk manda


"Baik... Tapi tolong lepaskan pelukanmu" ucap manda dingin


Haris yang sedang berlari tinggal 1 putaran tak sengaja melihat pemandangan menjijikan dimatanya, dimana manda di peluk mesra oleh seorang pria yang tak pernah haris kenal atau ketahui sebelumnya.


"Sial...." Umpat haris berjalan cepat ke arah manda


Bughhhh....

__ADS_1


Bughhh...


Bughhhh...


"Haris..." Teriak manda berusaha menjauhkan haris dari yofan.


"Lepasin manda... Dia berani memelukmu di depan mataku" teriak haris memukul kembali yofan yang sudah babak belur dibuatnya


"Stop haris...!" Teriak manda panik melihat kemarahan haris.


"Udah...ris ayo kita pulang"


"Haris..." Teriak manda tapi tidak dihiraukan


"Kalau kau tidak mau mendengarkanku... Lebih baik pernikahan kita batal" ucap manda mengancam. Dan benar saja ancaman itu berhasil membuat haris berhenti memukul yofan.


"Sekali lagi aku melihatmu menyentuh gadisku... Siap siap menerima lebih dari ini" desis haris melemparkan beberapa uang pada yofan yang terkapar di tanah.


"Kita pulang" haris menarik kasar manda


"Haris" geram manda tapi tidak diperdulikan oleh haris


"seharusnya kau tidak memukul kak yofan.." Pekik manda


"Siapa pria itu?" Tanya haris


"Aku bertanya siapa pria itu.." Bentak haris


"Dia mantan pacarku... Apa kau puas" teriak manda


"Karna dia mantan pacarmu lalu kau diam saja dipeluk seperti itu di depan umum hah" marah haris


"Aa..aku"


"Apa manda.... Kau itu calon istriku, jaga prilakumu"


"Maafkan aku... Tapi aku sudah berusaha melepas pelukannya, tetap saja tidak bisa" lagi lagi manda harus mengalah terhadap haris


"Kau milikku... Hanya milikku" ucap haris


®®®


Semenjak kejadian yofan itu... Haris belum juga menghubungi manda. Sampai akhirnya manda menunggu haris di ruangan kerjanya.


Ceklek..


Dilihatnya haris yang baru datang dan langsung menuju mejanya tanpa melirik ke manda

__ADS_1


"Ekhem... Pak ini laporan untuk hari ini" ucap manda menyerahkan.


Haris menatap manda tajam..


"Kau bilang apa?" Tanya haris


"I..itu laporan hari ini" ucap manda


"Bukan yang itu.. Kau panggil aku apa tadi?" Tanya haris


"Ha...haris" ucap manda gugup


"Mendekatlah.." Perintah haris


"Untuk apa..." Tanya manda mengeritkan keningnya


"Aku bilang mendekat manda" dengan cepat manda mebdekat ke haris tepat di samping haris


"Duduk..." Ucap haris memberi perintahmya lagi


"Duduk" ulang manda


"Duduk disini manda" tunjuk haris pada pangkuannya


"Tidak boleh... Ini kantor, nanti jika ada yang masuk mereka bisa salah paham"


"Tidak akan.. Cepat duduk"


Tak menunggu harus menarik manda agar duduk di pangkuannya.


"Akhhhhh... Kau ini.. Senang sekali menarik tanganku" omel manda


"Itu karna kau nakal honey, harus dihukum" ucap haris


"Aku salah apa lagi...?" Tanya manda


"Kau tau.. Aku tidak pernah mencintai wanita lain selain dirimu, kau wanita yang sedari dulu sudah memikatku" haris mengeratkan pelukannya di pinggang manda


"Sedari dulu!!.." kata manda


"Hmmmmm... Kau cinta pertamaku manda" ucap haris


"Mana mungkin... Kau selalu jahat padaku, membentak ku, menyuruhku lembur... Itu bukan cinta tapi menyiksa" ucap manda memanyunkan bibirnya


"Aku melakukan itu agar bisa dekat denganmu... Kau selalu tidak peka, apa kau tau, aku tidak pernah banyak bicara pada wanita selain dirimu"


"Benarkah?... Tapi aku tidak percaya" ucap manda

__ADS_1


"Aku tudak butuh rasa percayamu, aku hanya butuh kau selalu ada disampingku, menjadi istriku dan ibu anak anak ku" dengan cepat haris menarik wajah manda dan ******* bibirnya.


__ADS_2