HAI GADIS I LOVE YOU

HAI GADIS I LOVE YOU
Ep 6


__ADS_3

Haris bukan tak mau mengejar manda saat keluar dari ruangannya, namun ia syok karna sudah berkata keterlaluan dan panik melihat manda marah dan menangi


------------------------------------------------


Pagi harinya manda tidak mau datang ke kantor, dan akan menyerahkan surat pengunduran dirinya besok pagi, awalnya manda memikirkan ulang keputusannya, namun karna rasa sakit hati atas kata kata haris kemarin kepadanya membuat manda yakin... bahwa keputusannya adalah tepat.


Manda turun dari kamar menuju meja makan dengan wajah baru bangun tidur.


"Loh anak papa tidak ke kantor?" tanya papa manda


"Tidak pa..." sahut manda


"Libur man?" tanya mama


"Tidak ma.." jawab manda


"Kenapa?" tanya sang papa yang melihat wajah anaknya murung.


"Aku mau berhenti kerja disana" manda menghembuskan nafasnya.


Papa manda sudah mengerti bahwa anaknya sedang ada masalah di kantornya.


"Papa tidak akan bertanya lebih lanjut lagi sayang, kau sudah cukup dewasa untuk memutuskan sesuatu yang baik buatmu" ujar papa


"Makasih ya pa" manda sangat bersyukur memiliki seorang ayah yang tidak terlalu mengekangnya.


"Ya sudah kau mandi dulu sana, baru makan, jangan jadi gadis jorok" seru mama memgusap kepala manda


"Hehe iya ma, manda mandi dulu ya"


®®®


Dikantor.... haris mondar mandir kesana kemari memikirkan sesuatu, namun otaknya tak bekerja sama sekali, apa lagi manda yang tidak masuk kantor hari ini tambah membuat haris kalang kabut, haris tau betul kalau manda sudah benar benar lelah dengannya, bukan dengannya tapi dengan sikapnya... Ahhh sama saja.


"Apa aku datang kerumahnya saja dan minta maaf langsung" pikir haris


"Tidak tidak... Mau ditaruh dimana mukaku nanti"

__ADS_1


"Pikirkan lagi haris... Ayo" masih dengan mondar mandir dan berfikir keras, sampai akhirnya pintu ruangan berbunyi.


Tok...tok..tok


"Masuk"


"Permisi pak, ini laporan yang kemarin bapak minta untuk diperbaiki" ujar ryo


"Ya... Taruh di meja sana" ucap haris tanpa melihat ryo


"Bapak baik baik saja?" tanya ryo yang melihat haris seperti orang sedang berfikir keras akan sesuatu dan setres.


"Kau temennya manda bukan"


"Ya pak, sa...saya temennya manda" sahutnya takut.


"Bujuk manda untuk ke kantor dan menemui saya sekarang... Kalau tidak pekerjaanmu yang akan jadi taruhannya" tegas haris dengan gaya arogannya.


"I.....iya pak" ryo keluar ruangan dengan keringat dingin dan gemetar.


"Kenapa?" tanya sarah pada ryo


"Si boss serem jika marah" seru ryo bergidik ngeri.


"memangnya kau di apakan pak haris yo" tanya sarah.


Sarah dan ryo adalah teman semasa kuliah jadi tidak heran jika mereka sedang berdua memakai bahasa layaknya teman.


"Dia menyuruhku membujuk manda balik lagi ke kantor, aku tidak mengerti juga ada masalah apa antara mereka... tapi aku harus segera menyuruhand balik.. kalau tidak aku akan di pecat" ryo menghela nafas dengan lesu


"Ikuti saja kata kata pak haris yo... Dari pada kau nantinya di pecat" kata sarah


"Aku juga berfikir begitu, nanti aku ke rumah manda untuk membujuknya... kalau begitu aku lanjut kerja dulu sar... Bye " ucap ryo pamit pergi.


®®®


Manda sedang bersantai di ruang tamu sambil menonton tv dan memakan cemilan.

__ADS_1


"Bosen juga ya..." gumam manda


Ting nong....


Ting nong....


Bel rumah berbunyi, dengan sigap manda langsung bergegas membukakan pintu rumahnya.


"Manda.... Ya tuhan kau lama sekali membuka pintu" gerutu ryo


betapa terkejutnya manda saat melihat orang yang bertamu ke rumahnya adalah ryo... teman kantornya.


"Ryo....... kenapa kau ke rumahku, ada apa?" selidik manda, menyipitkan matanya


"Apa aku tidak di ijinkan masuk terlebih dahulu.." ucap ryo


"Oke ... Ayo masuk" ajak manda cepat


" kenapa kau dateng ke rumahku?... ada perlu apa?" tanya manda lagi


ryo langsung menarik nafas lantang sebelum berbicara...


"Tolong bantu aku man..(menggenggam tangan).. boss marah sangat marah padaku dan menyuruhku membawamu balik ke kantor besok... Kalau tidak aku bakal di pecat man" kata ryo di buat sesedih mungkin.


"Tidak.... Aku tidak mau kerja lagi di perusahaan itu yo" tolak keras manda tak peduli dengan wajah sedih ryo


"Pleas Demi aku, masa iya kau begitu tega terhadapku man... aku mau makan apa kalau di pecat dari perushaan" ucap ryo frustasi


manda jadi tidak tega melihat ryo putus asa seperti itu..


"Aku tidak bakal mau balik lagi kerja disitu yo, kalau soal kau di ancam akan dipecat, biar aku yang kesana berbicara pada boss" seru manda yakin


"Beneran ya man... Besok kau harus datang ke kantor.. Masa depanku ada ditanganmu" ucap ryo


"Iya yo.., sudah deh tidak usah sok bersedih seperti itu wajahmu " geli manda memukul pundak ryo


"Hehe.. Ya sudah man.. aku pulang dulu, bye manda" pamit ryo

__ADS_1


__ADS_2