
Hari yang di tunggu tunggu telah tiba, haris dan keluarganya datang ke rumah manda membawa banyak barang atau seserahan.
Manda yang amsih di dalam kamar begitu gugup.. Padahal ini hanya acara lamaran.
Di depan cermin manda memandang wajahnya yang sudah di makeup secantik mungkin.
"Cantik banget anak mama" ucap manda yang baru masuk ke kamar sang putri
"Kok mama kesini... Keluarga haris sudah dateng?" tanya manda
"Belum kok sayang... Mama cuma mau lihat anak mama yang cantik ini" sahut mama
"Mama bisa aja... Manda cantik karna mama jauh lebih cantik" ucap manda tersenyum
"Sudah... Ayo kita keluar, bentar lagi keluarga haris datang" seru mama
"Iya ma" ucap manda
Manda membantu mamanya menyiapka beberapa makanan dan cemilan untuk keluarga haris yang akan datang.
Dengan maerasa gugupnya manda membereskan meja ruang tamu agar terlihat rapih.
"Kayaknya haris bakal bersyukur deh ma.. Mendaptakanku sebagai istri" ucap manda pede
"Itu pasti sayang... Anak mama selain cantik kan pintar masak, pasti haris bangga sama denganmu" sahut mama
Tak lama suara mobil terdengar di depan rumah manda, beberapa mobil bejejer di halaman rumah dnegan rapi, manda dan kedua orang tuanya menelan saliva melihat deretan mobil mewah di depan rumahnya itu.
"Man... Kenapa kau tidak bilang kalau yang ke rumah sebanyak ini" bisik mama
"Aku juga tidka tau ma... Haris tidak bilang apapun padaku"
"Selamat datang di rumah kami nak haris dan keluarga... Mari masuk" ucap papa tersenyum
Manda melihat semua keluarga haris yang berpenamilan mewah, berbeda dari dirinya yang biasa biasa saja.
__ADS_1
"Ma... Apa aku pantas untuk haris" ucap manda
Tanpa menghiraukan ucapan sang putri, mama mand alangsung menariknya ke dalam rumah.
"Ya ampun ini calon haris... Cantik sekali, cocok dengan ponakanku" ucap tante haris
"Tentu... Aku juga sudah menduga kalau haris akan mendapatkan wanita yang cantik" bangga mommy
"Maaf ya jeng rumahnya tidak terlalu besar.." ucap mama manda
"Tidak apa apa... Kami dasmabut hangat oleh kalian saja sudah senang" sahut daddy haris
"Terimakasih tuan wirata" ucap papa manda
Manda yang tidak melihat sosok haris menjadi heran... Kemana pria yang akan melamarnya itu, kenapa tidak ada ikut ke rumah manda.
"Ekhemm... Nyari siapa kaka ipar" seru dion yang melihat manda celingak celingku
"Eh... Tidak ada" sahut manda malu
"Hai kaka cantik... Kenalkan aku mila, sepupu kak haris" ucap seorang gadis remaja.
"Kau membuatnya kaget" ujar seorang pria yang manda tebak adalah kaka dari gadis remaja itu.
"Hai kaka ipar... Aku davin, sepupu kak haris paling ganteng" ucapnya
Manda hanya tertawa melihat kelakuan sepupu sepupu haris itu
"Ayo duduk sayang... Bentar lagi juga haris ke dalam kok..." ajak mommy
Manda mengikuti ucapan mommy haris... Tak lama yang di tunggu pun muncul. Tampilan haris yang berbeda membuat manda tercengang. Haris terlihat begitu tampan dan semakin berwibawa dimata manda.
"Ini dia... Sang pria yang membuat acara malah baru datang" ucap daddy
"Dia begitu gugup.. Hingga semalamna tidak bisa tertidur dad" sahut dion
__ADS_1
Semua keluarga telah duduk di posisi masing masing.. Salah satu keluarga harus membuka acara untuk lamaran ini. Menyampaikan maksud kedatangan keluarga haris.
"Haris... Bicaralah" ucap ucap paman
Haris menghela nafasnya panjang...
"Ma..pa.."
"Cieeeee cieeeee... Sudah mama papa saja panggilannya" sorak sepupu haris dan juga dion
Haris begitu malu wajahnya tanpak memerah...
Manda yang melihat itu merasa gemas pada haris
"Maksud kedatang haris kesini, untuk meminta anak mama dan papa yang bernama amanda untuk menjadi istri haris, menjadi pendamping hidup haris, menjadi ibu dari anak anak haris... Haris berjanji akan menjadikan manda istri satu satunya di hidup haris sampai maut memisahkan.
Setelah beberapa acara lamaran... Akhirnya selesai... Dan manda juga sudah menerima lamaran haris. Mereka akan menikah sebulan lagi, tepat ualng tahun manda.
Semua keluarga sangat setuju dengan keputusan haris itu.
Manda begitu bahagia hari ini... Bagaika mimpi bisa menajdi calon istri seorang ceo muda.
Begitupun haris... Sama bahagianya dengan manda, semua perjuangannya tidak sia sia selama ini.
Sekarang mereka sedang berada di taman belakang rumah manda, haris sengaja ingin berbicara berdua dengan calon istrinya itu.
"Ada apa?" tanya manda
"Tidak ada... Aku hanya ingin berdua dengamu" haris mencium genggaman tangan manda
"Dasar... Aku kira kau ingin berbicara hal penting"
"I love you"
Manda tersenyum "i love you too boss jahat"
__ADS_1