HAI GADIS I LOVE YOU

HAI GADIS I LOVE YOU
Ep 8


__ADS_3

Haris melirik surat tersebut dan merobeknya di depan amanda. Dion dan manda melihat itu menganga tak percaya dengan apa yang dilakukan haris.


"Apa yang kau lakukan hah" bentak manda mengambil serpihan kertas yang telah di robek haris


"Kau tetap kerja disini denganku"


"Kak... Kenapa menahan karyawan yang mau keluar, bukankah itu hak mereka, bukannya perusahaan tak akan rugi kehilangan karyawan 1" dion yang tak mengerti drama yang dilakukan dengan 2 orang di depannya.


"Kau diam, ini urusanku dengan dia" haris menunjuk manda


"Kau...aaakhhhh terserahlah," manda pergi dengan kesalnya dari hadapan haris


Haris langsung mantap dion sengit..


"Semua karna ulahmu dion" desis haris


"Aku minta maaf kak, sungguh aku tidak bermaksud bikin wanitamu marah" haris menyesal karna gagal membantu sang kaka


"Kenapa kau ke kantor?, pulang dan temui mom di rumah, dia pasti merindukan anak manjanya"


"Kak.. Aku ingin bekerja dikantormu" kata dion


"Tidak... Urus dulu kuliahmu itu, baru bekerja disini" tolak haris pada dion


"Kau ini... Selalu saja begitu kak, tidak asik" gerutu dion dengan kesal meninggalkan kantor.


Haris hanya tersenyum melihat tingkah dion yang kenak kanakan.


***


Manda sedang dalam dilemanya, dimana ia harus memilih untuk bekerja dengan haris atau membiarkan ryo di pecat karna menolak.


"Akhhhhhh.... Kenapa jadi begini" teriak manda

__ADS_1


"Kau kenapa?" Tanya papa


"Papa...." Rengek manda


"Ada apa princes"


Manda menceritakan semua yang di alaminya di perusahaan tempatnya bekerja, awalnya sang papa begitu marah, namun mendengar cerita sang anal dengan serius ia menjadi paham kalau pria itu menyukai princesnya.


"Kau ini begitu bodoh..."menyentak kening manda


"Awhhhhh... Papa" manda melebarkan matanya menatap sang papa


"Kenapa kau ini memiliki otak dangkal..., bagaimana bisa kau tidak peka dengan pria" kata papa yang sulit dipahami oleh manda


"Apa maksud papa" manda begitu bingung dengan ucapan papanya.


"Sudahlah... Biar kau tau sendiri saja, papa tidak mau ikut campur" sahut papa


***


Kedua paruh baya itu begitu terkejut dengar kabar dari haris, bahwa anak kedua mereka pulang dengan tiba tiba dari amerika tanpa menghubungi  nya sebagai orang tua.


Saat melihat dion datang memasuki rumah, mrs wirata sudah menyiapkan diri dengan tatapan kesal  dan juga rindu.


"Kau ini anak nakal... Mom sudah berapa kali bilang belajarlah yang serius dion..." Mommy memukul bokong dion dengan keras hingga ia mengaduh sakit


"Dad tolong aku... " teriak dion berlari seperti anak kecil.


"Dad tidak ingin tidur di luar son... Kau terima saja hukumanmu" mr wirata hanya bisa menonton anaknya yang sedang ketakutan.


"Ada apa ini mom" ucap haris yang baru datang dari kantor.


"Kakak tolong aku... Mom marah karna aku pulang" dion berlari mendekati haris untul berlindung.

__ADS_1


"Isssssh kau ini seperti anak kecil saja... Sudahlah mom, biarkan dia pulang" dion yang mendengar membelaan dari sang kaka menjadi senang.


"Ya sudah... Sekarang kau kemar, mom akan menyiapkan kalian makanan" ujar mommy


"Makasih mom" dion mencium pipi sang mommy dan berlari menaiki tangga untuk ke kamarnya.


Haris duduk di ruang tamu dengan sang daddy untuk membahas sesuatu.


"Bagaimana pekerjaanmu son?" Tanya daddy


"Lancar dad.... Hanya saja aku ingin meminta izin denganmu untuk membatalkan kerja sama dengan perusahaan abraham company"


"Why?... Apa dia melakukan sesuatu yang membuatmu marah?" Tanya daddy


Karna mr wirata sangat mengenal haris putranya... Bila tak diusik ia tidak akan seperti ini.


"Aku tidak suka dengan putrinya dad... Mengganggu konsentrasi kerjaku" seru haris kesal


"Terserah kau saja son... Dad percaya padamau" Jawab daddy


"Kalian membahas sesuatu yang penting?" Tanya mommy yang tiba tiba datang


"No mom... Aku hanya meminta pendapat dad saja" ujar haris tersenyum


"Baiklah... Ayo kita makan, mom akan memanggil adikmu dikamarnya"


"Biar aku saja mom, anak itu pasti sedang tidur dikamar" ucap haris melangkah menaiki tangga ke lantai 2


Tok.... Tok.... Tok


"Dion buka pintunya" teriak haris mengetuk pintu kamar dion dengan keras


"Dion..." Panggilnya lagi

__ADS_1


"Kalau kau tidak buka pintu kamarmu... Semua fasilitasmu aku cabut" ancaman haris membuahkan hasil.


__ADS_2