
"Ekhemmm... jangan bilang pak haris terpesona dengan mama saya, maaf ya pak.. Saya tidak membuka lowongan untuk papa tiri" bisik manda
"Ya ampun... Kenapa kalian bisik bisik.. Ayo masuk nak haris" ajak mama
"Kenapa hanya pak haris yang disuruh masuk ma.... Yang anak mama kan manda bukan dia" sahut manda memanyunkan bibirnya
"Dia itu tamu kita + bosmu, jarang jarang ada bos mampir ke rumah karyawannya" ucap mama
"Mau minum apa nak haris.." ucap mama lagi
"Apa aja tante..." sahut haris
"Ya udah kalian ngobrol saja dulu, tante bikin minum sebentar ya" seru mama
"Kenapa aku tidak melihat papamu?" tanya haris.
"Masih kerja" sahut manda
"Besok berangkatlah lebih pagi ke kantor... Ada yang perlu aku lakukan denganmu... Hanya berdua" tekan haris
"Iya pak" sahut manda singkat
Bukan bermaksud tidak sopan... Tapi manda sedang merasa lelah dan ingin menyentuh ranjang secepat mungkin
"Silahkan diminum nak haris.." ucap mama manda
"Iya terimakasih tante" jawab haris sopan
"Mama tinggal ke kamar gpp ya... Kalian ngobrol saja dulu disini" ucap mama sembari tersenyum
"Pak haris juga akan pulang kok ma... Iya kan pak?" tanya manda
"Tidak juga... Aku ingin berbicara sebentar denganmu" sahut haris
Mama manda pergi memasuki kamarnya dengan tersenyum..
"Apa maksud pak haris..." ujar manda
"Tidak ada, aku hanya ingin disini.." sahut haris enteng
"Ini sudah malam pak"
__ADS_1
"Aku tidak bilang ini pagi.."
"Akhhhh.... Terserah bapak saja," lelah manda
Kau melanggar ucapanku honey... Siap siap menerima hukumanmu besok
"Kenapa senyum senyum...?" tanya manda yang melihat haris senyum senyum sendiri.
"Aku hanya ingin hari ini cepat berlalu menjadi esok"
"Kenapa begitu?.." tanya manda heran
"Besok aku akan mendapatkan hadiah istimewa dari seseorang" ucap haris tersenyum
"Ohhh" balas manda beroh
"Baiklah... Aku pulang dulu, sampai bertemu besok di kantor manda" ucap haris berdiri dari duduknya
"Iya... Hati hati" sahut manda masih duduk di sofa.
"Apa kau tidak berniat mengantarku keluar" ucap haris
"Aku pulang kau harus langsung istirahat..., jangan sampai besok kurang tidur" haris menunjukan perhatiaannya secara terang terangan pada manda.
"Emmmm... Iya"
ya tuhan jantungku...
"Aku pulang dulu.. Selamat malam" haris mencium kening manda sangat lama. Mereka seperti sepasang kekasih yang habis berkencan hehe.
Saat tersadar manda langsung menjauhkan diri dari haris, jantungnya kian berdetak begitu cepat saat berdekatan dengan haris.
Haris tersenyum melihat tingkah manda yang menjadi salah tingkah di hadapannya.
"Aku pulang honey.., bye" ucap haris masuk ke dalam mobilnya.
Didalam mobil haris terus tersenyum senyum memikirkan manda, asisten pribadinya yang selalu menghiasi pikirannya.
"Kapan aku bisa menggapaimu tanpa penolakan" gumam haris
®®®
__ADS_1
Didalam kamar manda langsung berlari menutupi tubuhnya dengan selimut. Hatinya menjadi berbunga bunga karna perlakuan haris yang sudah seperti kekasihnya itu.
"Kenapa aku malah senang.." gumam manda tersenyum menyentuh jantungnya yang masih berdetak.
Apa aku jatuh cinta padanya...
Manda langsung menepis pikirannya itu...
"Tidak tidak.... Itu tidak boleh terjadi, aku hanya seorang asisten, sangat jauh bila harus menjadi kekasih ceo"
Ddrrtttttt.... Drrtttttt
Bunyi ponsel membuyarkan pikiran manda.
Boss jahat 💌
Good night.. Besok persiapkan dirimu, kau harus dihukum honey
Itulah isi pesan haris pada manda..
"Apa apaan dia.. Kenapa aku dihukum, dasar boss jelek.. Awas kau" gerutu manda
Manda menyimpan ponselnya dan mulai masuk ke alam mimpi...
Sedangkan haris masih belum terlelap karna pesannya hanya dibaca oleh manda.
"Dia belum tertidur tapi pesanku hanya dibaca..., berani sekali kau manda, tidak takut sama sekali kepadaku" ucap haris kesal
"Kau harus aku hukum" ucap haris menyeringai
"Siapa yang harus dihukum kak?" dion yang tiba tiba masuk ke dalam kamar haris tanpa mengetuk pintu
"Kebiasaan... Jangan masuk tanpa permisi yon" ucap haris menegur dion yang sudah tidur di sampingnya.
"Kaka... Aku tidur denganmu malam ini ya" ijin dion
"Kau sudah mempunyai kamar... Kenapa tidur disini?" tanya haris
"Aku malas tidur sendiri kak, jangan berisik oke"
"Terserah kau saja.... Jangan tidur bertingkah.. Kalau sampai kau begitu, aku sendiri yang akan menyeretmu keluar" ancam haris yang tak dihiraukan dion
__ADS_1