HAI GADIS I LOVE YOU

HAI GADIS I LOVE YOU
Ep 20


__ADS_3

"Manda... Kenapa kau diam disana, ayo sini" ucap papa yang melihat manda diam.


Haris melihat manda dengan tersenyum, sedangkan manda masih berfikir keras tentang sesuatu.


"Sebaiknya sekarang kalian berbicara berdua untuk masalah itu nak haris, ini adalah rencana kalian berdua, jadi om dan tante hanya akan mendengarkan dan memberi solusi jika ada yang kurang" kata papa


"Baik om... Saya permisi mengajak manda berbicara di luar sebentar" ujar haris masih bersikap sopan.  Maklumlah biar baik dimata mertua.


"Ya silahkan nak haris" sahut mama


Haris menarik manda yang entah melamaunkan apa.. Hingga sampai diluar rumah manda masih diam mematung.


"Hai.... Kau kenapa..?" haris mengguncangkan pundak manda


Mengercapkan mata" ada apa.." ucap manda terkejut


"Heh... Kau ini gila hah, kau sedari tadi seperti patung... Apa yang sedang di pikirkan otak kecilmu itu" haris menoyor kepala manda dengan pelan


"A...aku tidak tau" ucap manda


"Apa kau mendengar obrolan kami?" tanya haris


"Apa..?" tanya manda pura pura


"Aku melamarmu di depan orang tuamu langsung... Apa kau sesenang itu sampe terlihat syok?" ucap haris bangga


"Hah....!!!!  Ahahaha ya senang sangat senang" ucap manda dengan senyum paksanya


Senang sampai rasanya ingin mati sekarang...


"Benarkah... Aku sudah duga pasti kau senang dan sangat beruntung bisa menjadi istriku.. Apa lagi aku adalah seorang pembisnis muda yang kaya raya dan juga tampan" ucap haris sengaja menyombongkan diri karna ingin melihat reaksi manda.


"Pede sekali kau ini... Harusnya kau yang bangga mempunyai istri sepertiku, cantik..baik..pintar...dan SEKSIH" manda menekan kata seksi pada haris

__ADS_1


Haris tercengang mendengar perkataan manda.. Lalu tertawa terbahak bahak...


"Apa yang lucu hah..." seru manda terheran.


"Kau bilang apa barusan.. Seksih begitu?...hahahahah, hai nona.. Seksi dari mananya.. Badanmu tidak menarik sama sekali.. Badan seperti lidi saja kau bangga, Tidak ada yang berbentuk begitu kau bilang seksi hmmmmmn..." ucap haris bercanda.


"Kalau begitu tidak usah menikahiku kau bisa menikah dengan orang bohay seperti dipikiranmu itu... Aku tidak mau punya suami yang memandang rendah diriku" manda begitu kesal pada haris


Haris yang melihat manda sedang mode ngambek langsung berubah wajah menjadi hawatir.


"Apa kau marah... Aku hanya bercanda, kau begitu seksi.. Sungguh" ucap haris


"Omongan pertama adalah omongan paling benar... Kau tidak perlu bicara lagi padaku... Sebaiknya kau pulang saja" sinis manda


"Haissss hanya gara gara aku mengatai kau tidak seksi, kau marah"


"Bukan itu... Aku marah karna itu termasuk menghina fisikku... Dan lupakan soal pernikahan.. Itu tidak akan terjadi" ucap manda marah


"Kau bilang apa?, bisa kau ulangi" kata haris yang sudah menahan emosinya


haris menyudahi ciumannya karna manda sudah memukul mukul dadanya.


"Kita akan tetap menikah... seperti apapun dirimu aku tidak peduli... Karna hatiku sudah takluk padamu, hanya denganmu jantungku bisa berdegup begitu cepat, sejak dulu manda" haris mencium kening manda lama.


Sejak lama....dia bilang..batin manda


"Aku pulang dulu.... Sampai bertemu besok" ucap haris yang masih melihat manda mematung.


Lama manda berdiam diri hingga tak sadar bahwa haris sudah tidak ada di rumahnya.


"Apa kau akan diem saja diluar?" tanya papa


"Eh pa... Aku akan masuk sekarang" manda mengedarkan matanya mencari seseorang tapi tidak ada.

__ADS_1


Apa dia sudah pulang... Kenapa aku tidak tau..


"Cepat masuk... Diluar begitu dingin, nanti kau sakit" ucap papa


"Iya pa..." sahut manda


Manda sedang berdiri di balkon kamarnya melihat ke arah langit yang sudah menggelap.


"Apa dia memang jodohku?.. Tapi kenapa harus dia tuhan" gumam manda menghela nafasnya


Suara dering ponsel membuyarkan pikiran manda, segera diraihnya benda pipih itu, ternyata panggilan video dari haris.


"Buat apa dia melakukan video call padaku... Mengganggu saja" gerutu manda.


Dengan sangat sangat terpaksa manda menerima panggilan haris.


Manda "Ada apa...


Haris "Kenapa kau galak sekali... Aku adalah bosmu dan juga calon suamimu


Manda "ya...ya...ya maafkan aku pak haris, ada yang bisa aku bantu.


Haris "ekhem sebelumnya apa kau bisa memakai baju terlebih dahulu... Aku begitu tidak nyaman melihat mu memakai itu.


Dengan cepat manda menutupi tubuhnya yang hanya memakai tangtop berwarna hitam, melihatkan kulit putihnya dan sedikit belahan dadanya.


Manda " hai.... Jaga matamu itu


Haris malah tersenyum dan manda tau maksud dari senyuman haris itu.


Haris " kenapa... kau sendiri yang membuat aku melihat itu, jangan salahkan aku.


Manda " dasar mesum

__ADS_1


Haris " tidak masalah karna kita sebentar lagi akan menikah.


Manda langsung menutup panggilan itu dengan kesal. Sedangkan haris merasa senang karna bisa mengganggu manda disaat ia sedang bosan.


__ADS_2