
sudah seminggu sejak kepergian reya, tapi kiara masih berada di tempat tidur, bahkan abyaz masih bersama kalea dan linda
"ayo makan sayang" ucap abizar, pandangan kiara hanya kekosongan, walau bukan ibu kandungnya tapi kiara merasa jika dirinya bukan seorang ibu yang baik
"kiara... anak di kandungan mu membutuhkan makan kiara, aku akan benar benar memisahkan mu dengan abyaz jika kau tidak makan" ancam abizar
"baiklah aku makan" kiara menerimanya, kiara di suapi oleh abizar
___________ dua minggu kemudian ______________
keadaan kiara jauh lebih baik, bahkan abyaz sudah dapat di jaga oleh kiara, kiara dan abizar sedang mengecek kandungan kiara yang menginjak satu bulan
"anaknya sehat kok, tapi tolong jangan terlalu stress, stress juga bisa menjadi senjata terkuat untuk keguguran apalagi dalam kondisi usia kehamilan yang masih muda" ucap dokter hervis
setelah di berikan obat obatan dan juga vitamin, abizar pun menggendong abyaz, sedangkan kiara tidak di bolehkan membawa apapun, bahkan tasnya, abizar yang membawa
"kamu gak malu?" tanya kiara
"kamu istriku! untuk apa aku malu dasar bodoh" jawab abizar lalu kembali melangkahkan kakinya, begitu juga dengan kiara yang sedikit berlari ke arah abizar
abizar segera berhenti, lalu kiara pun berjalan lebih pelan ke arah abizar
"kenapa berhenti?" tanya kiara
"kalo kamu lari dan kamu terpeleset gimana?" abizar tidak ingin menjawab dan memutuskan untuk bertanya kepada kiara, kiara pun tersenyum dan menggandeng tangan sang suami agar langkah kaki mereka sama
__ADS_1
sesampainya di mobil, kiara terkejut dengan barang barang di belakang yang berserakan
"kita tadi pas turun rapi kan sayang?" tanya kiara meyakinkan ingatannya
"entahlah, tapi pegang dulu abyaz kita akan cari tau saat di rumah" ucap abizar, kiara pun memangku abyaz dan bermain dengan abyaz agar tidak bosan di sepanjang jalan
beberapa saat sudah mereka berada di jalan, akhirnya mereka sampai di mansion, kiara turun lebih dulu daripada abizar
setelah kiara memasuki rumah, barulah abizar turun dari mobil
"aaaa" teriak kiara, abizar pun bergegas berlari menuju kiara
ternyata kiara jatuh di lantai, abizar segera menggendong abyaz, dan meletakkan abyaz di sofa, barulah ia membantu kiara
"bi!!" panggil abizar, bi ayu pun segera meninggalkan pekerjaannya yang berada di dapur
"kenapa lantai begitu licin?" tanya abizar
"tidak tau tuan, tapi tadi nyonya dita membawa beberapa kardus yang berisi minyak, dan nyonya dita bilang kalo kardus itu di letakkan di kamar karena tuan butuh" ucap bi ayu
abizar segera menegakkan rahangnya lalu menggendong abyaz, kiara mengikuti langkah abizar yang akan ke kamar, kiara terus mengandeng tangan abizar, hingga akhirnya mereka sampai di kamar
saat pintu kamar terbuka bau menyekat dari minyak sudah tercium, berkali kali kiara menahan muntahannya
hingga saat ingin mengikuti abizar masuk ke dalam kamar, barulah kiara memuntahkan isi perutnya di samping pintu
__ADS_1
abizar berteriak memanggil bi ayu, bi ayu pun segera datang dan menggendong abyaz, sedangkan abizar membantu kiara sambil menelpon linda
"ya nak?" ucap linda saat panggilan terhubung
"ma tolong siapkan kamar ku ya, malam ini aku akan ke mansion, ada kesalahan di mansionku, aku akan ceritakan disana" ucap abizar
"baiklah nak" linda hanya menuruti keinginan anaknya lalu menyuruh salah satu pembantu untuk membersihkan kamar abizar yang lama
akhirnya abizar dan kiara segera bergegas ke mansion linda, macet di jalanan membuat abyaz menangis, tapi dengan sisa tenaga kiara mampu membuat abyaz tenang
setelah melewati kemacetan akhirnya sampailah mereka di mansion linda, abizar pertama kali turun agar bisa menggendong abyaz barulah kiara yang ikut turun
sedangkan barang barang mereka di bawa oleh pengawal, kiara di suruh duduk di sofa bersama linda,
"kenapa banyak banget barangnya?" tanya linda
"mau renov kamar ma" jawab abizar
"loh kenapa?" tanya linda kembali, sesuai janji abizar menceritakan apa yang terjadi, bahkan sekertarisnya sudah mengirim rekaman cctv di mansionnya, ternyata memang ulah dita
abizar sempat menyuruh sekertarisnya untuk mencari dita, tapi itu akan membuang uangnya saja, yang terpenting sekarang dita tidak mengetahui soal kehamilan kiara saja
akhirnya abizar berencana mengubah tampilan rumahnya agar berbeda dan dita pun akan sulit untuk berbuat jahat, bahkan pagarnya abizar buat untuk menyensor mobil
sekiranya mobil tidak di kenal, sensor itu akan langsung berbunyi, bahkan lantai kamar sekarang telah di rencanakan agar di buat dari bahan kayu begitu juga dengan dindingnya
__ADS_1
tangga di ubah, tetap dengan keramik tapi keramik yang tidak licin, sehingga kiara dan anak anak tidak akan mudah jatuh, bahkan sudah tersedia lift sekiranya kiara susah berjalan naik turun