Hanya Sebagai Ibu Sambung Dari Anak Sang Ceo

Hanya Sebagai Ibu Sambung Dari Anak Sang Ceo
part 7


__ADS_3

kini kiara sudah terbaring lemah di sofa dengan abizar yang memeluknya, anak anak memang masih tertidur, jadi mereka tidak terlalu kewalahan


"makasih sayang" ucap abizar, kiara pun segera membalikkan badannya


"huh! mesum!" ucap kiara, ternyata ponsel abizar kembali berdering, abizar segera mengangkatnya


"iya dit? aku segera kesana ya sayang" ucap abizar, lalu segera bangkit membiarkan kiara di sofa


kiara hanya bisa melihat abizar keluar dari pintu kamar, kiara segera memakai bajunya dan kembali duduk di sofa,


yang kiara bisa lakukan hanyalah mengerjakan skripsi lalu bermain ponsel, kiara menganggap semua angin lalu


"huft, apa pun kia... apapun cinta pertamanya adalah pemenangnya," ucap kiara menasehati dirinya sendiri, ternyata reya baru bangun dari tidurnya


"good day anak mama" sapa kiara dengan senyuman dan segera menghampiri reya yang juga tersenyum


abizar memang sudah keluar selama satu jam, abyaz pun masih tertidur dengan posisi yang sama


"mama reya laper" ucap reya, kiara pun mencium pipi reya denga. gemas


tepat saat mencium pipi reya, ponsel kiara berbunyi, kiara pun segera mengangkat panggilan Vidio call dari abizar


"papa!" panggil reya dengan girang, kiara hanya bisa tersenyum, kiara melihat rambut wanita dari ujung kamera


"reya mau makan apa sayang?" tanya abizar dengan senyum


"mau makan ayam!!" jawab reya dengan girang, kiara pun memberikan ponselnya kepada reya, dan menyuruh reya untuk duduk, karena abyaz yang meminta susu, kiara pun segera menggendong abyaz


"jangan kemana mana dulu ya rey?, ma... kakak, mau kasih abyaz susu dan hangatin bubur abyaz dulu" ucap kiara, lalu segera keluar dari kamar


kiara pun masuk ke kamar dimana abizar tidur, terlihat berantakan dan penuh dengan dalaman milik abizar, tidak lupa dengan kasur yang bauk

__ADS_1


kiara segera menggendong abyaz dengan gendongan bayi, lalu dengan cepat membuatkan abyaz susu, setelah susu selesai, kiara langsung keluar dari kamar dan berjalan menuju dapur


"bik...." panggil kiara, kosong seperti tidak ada penghuni di rumah ini, kiara pun segera melakukan aktivitas yang bisa ia lakukan, mungkin yang lain sedang libur karena akhir bulan


kiara pun memasak dengan menggendong abyaz, tapi kiara tidak bodoh, sadar akan asap dari masakannya, kiara memanggil reya untuk menolongnya


"iya ma?" ucap reya setelah berada di depan pintu dapur, kiara pun menurunkan abyaz


"tolong jagain abyaz ya? kakak mau masak" ucap kiara, dan kembali ke dalam dengan menutup pintu dapur agar asapnya tidak kemana mana


pertama tama kiara memasak bubur abyaz, lalu baru menumis sayur, karena sayurnya harus di rebus, jadi kiara bisa menyuap abyaz


kiara pun keluar dan ia segera berlari ketika tau abyaz sudah berada di tangga kedua, reya hanya bisa menjaga abyaz, dari belakang karena sudah tentu reya tidak bisa menggendongnya


kiara segera mencampakkan minuman untuk abyaz, begitu juga dengan bubur abyaz sampai tumpah kemana mana, sadar akan abyaz akan berdiri tanpa sanggahan, karena tangga dirumah itu tidak ada tiangnya


dan abyaz sudah akan jatuh kebelakang, kiara segera mengangkat abyaz, mungkin jika ia tidak berlari abyaz sudah akan jatuh ke belakang, kiara segera mengusap kuping abyaz


dan kembali ke dapur untuk mematikan kompor, segera kiara menggendong abyaz kembali dengan gendongan, dan membersihkan tumpahan yang ia buat atas refleksnya


"di mana pembantu di rumah kiara?!" tanya abizar dengan suara tinggi


"aku juga tidak tau! rumah sudah kosong sejak aku membuatkan abyaz susu" jawab kiara dengan suara sedikit keras agar abizar dengar


akhirnya bersih bersih pun selesai, dan kiara mendekat ke arah reya yang sedang menelpon abizar


"apakah abyaz sudah makan?" tanya abizar, yang bisa di lakukan oleh kiara hanya menggelengkan kepalanya, karena masih kaget dengan kejadian abyaz yang akan jatuh dari tangga


"makanan bayi ada di indoapril, tolong belikan, kalo masak lagi takut dia udah lapar jadinya nangis nangis, susu pun dia udah habis" ucap kiara yang sadar jika ia masak pasti tidak akan tekejar


abizar pun mengangguk dan segera mematikan ponselnya, kiara mengajak reya untuk kebelakang rumah, agar tidak bosan mereka bertiga pun bermain

__ADS_1


untungnya abyaz tidak menangis, dengan pelan abyaz sudah mulai berjalan, walau hanya selangkah dua langkah, tapi rasanya kiara sudah sangat senang melihat abyaz tumbuh di depan matanya


abizar pun mendekati mereka dengan jajanan dan makanan abyaz, mereka telah bermain selama satu jam, barulah abizar pulang


"sudah di panaskan makanannya?" tanya kiara, abizar pun mengangguk


"aku mau bersihin kamar" ucap kiara dan segera masuk ke dalam rumah, kamar yang ia bersihkan adalah kamar abizar


dengan pelan dia bersihkan semua pakaian kotor dan sprei yang kotor ia ganti dengan yang baru, lalu baju baju dan sprei yang koto ia bawa ke tempat cucian, dia pun merendam semuanya agar besok tinggal di cuci, atau sorenya ia akan mencuci, tidak lupa dengan pakaian abyaz, reya dan dirinya yang tadi kotor


kiara segera menyusul abyaz ke belakang rumah, dan melihat bahwa tatapan abizar tajam ke arahnya


"kau adalah mama dari mereka, tak seharusnya mereka memanggilmu kakak! kau ibu dari mereka kelak akan begitu juga!" ucap abizar yang mendengar ucapan dari reya


"kelak mereka juga akan memanggil dita dengan sebutan mama! aku tidak mau anak anakku memanggil wanita lain dengan sebutan mama! aku ingin menjadi mama mereka seorang!!" ucap kiara dengan egois


jika di bilang egois untuk memiliki reya dan abyaz mungkin iya, tapi kiara juga tidak rela miliknya di renggut begitu saja, apalagi tanpa seizin darinya


abizar terdiam di tempatnya, entahlah ia ingin membatalkan pernikahannya dengan dita juga tidak bisa, melepaskan kiara apalagi


"jika kau ingin menikahi dita, bunuh aku dulu agar dita mendapatkan anak anakku!" ucap kiara menentang


"berikan aku waktu dua minggu saja...m" tawar abizar


"hanya dua minggu, jika selama dua minggu kau masih merasakan cinta pada dita maka aku yang akan pergi dengan anak anakku!" ucap kiara, abizar pun mengangguk dan kembali memberi makan kepada abyaz


setelah selesai, abizar pun memindahkan baju baju milik kiara untuk kembali ke kamarnya, reya baru menyelesaikan makan siangnya, dan tertidur, perutnya sudah membaik setelah kiara berikan vitamin


kini kiara pun mencuci pakaian yang tadi ia rendam, dengan abizar yang menggendong abyaz


"makin cantik aja sayangku" ucap abizar

__ADS_1


"sayangku yang mana?" tanya kiara


"sayangku yang ini dong" jawab abizar sambil mengelus rambut kiara


__ADS_2