Hanya Sebagai Ibu Sambung Dari Anak Sang Ceo

Hanya Sebagai Ibu Sambung Dari Anak Sang Ceo
cinta


__ADS_3

sudah tiga hari pasca kejadian tembak tembakan di rumah itu, kini kiara sedang duduk di ruang bermain bersama abyaz


abizar sedang marah kepada kiara, karena Kiara sama sekali tidak mau minum susu hamil, kiara menghabiskan waktunya hanya bersama abyaz


sedangkan abizar yang tidak tahan melihat kiara yang juga tidak membujuknya, akhirnya abizar memutuskan untuk pergi ke dapur


"papa kemana maa??" tanya abyaz berdiri menatap arah sang papa pergi


"ke kamar mandi mungkin, kita main aja sayang" ucap kiara, abyaz mengangguk dan dia kembali ke permainannya, lebih tepatnya tontonan YouTube


selang beberapa menit abizar kembali dengan segelas susu bewarna hitam, kiara yang mengenali susu tersebut segera berpindah tempat ke pojok box tempat bermain abyaz


"aku hanya memintamu minum susu kiara, bukan yang laiiin" ucap abizar mendekatinya


"tapi aku gak mauuuu." kiara berdiri, ia ingin kabur dari abizar, sayangnya karena perutnya yang membesar, kiara tidak bisa lebih cepat dari abizar


"papaaaaa!!!! stooop!!!" teriak abyaz yang tidak suka mamanya di peluk oleh abizar


"papamu bandel byaz!! tolongin mamaaaa" ucap Kiara berpura pura menangis, abyaz langsung berteriak sekencang mungkin hingga linda masuk ke ruangan bermain itu


"ada apa ini??" tanya linda khawatir


"papa gangguin mama omaaa" kini abyaz yang menangis, Linda segera menggendong abyaz, dan pergi ketika melihat lirikan mata abizar


"aku gak mau susu sayang!!" kiara masih memberontak, sayangnya tubuhnya di kunci oleh abizar


"kau harus minuuum" paksa abizar, abizar mendudukkan tubuhnya yang membuat tubuh kiara juga jadi terduduk, di kuncinya tubuh kiara kuat


dengan paksa abizar memasukan susu itu ke mulut kiara, kiara yang tidak suka dengan susu langsung berusaha menyingkirkan tangan abizar


karena tubuh kiara lebih kecil dari abizar, susunya pun berhasil terminum oleh kiara dengan hati yang dongkol kiara mendorong tubuh abizar dan pergi dari hadapannya


kiara tak suka susu, saat ia ingin berjalan ke atas secara tiba tiba kaki kiara keram yang membuat kiara harus duduk di anak tangga


"sayangggg!!!" teriak kiara tak tahan dengan sakit keram di kakinya, abizar segera berlari ke arah kiara


"ada apa??" tanya abizar khawatir, dengan pelan abizar menggendong kiara


"kakiku kerammm" ucap kiara, abizar segera berjalan ke kamar mereka


"kamu ini bisa gak sih dengerin kata aku sehari aja??, kamu itu udah hamil gede loh Yaang" ucap abizar dengan marah


kiara hanya membenamkan wajahnya di leher milik suaminya, lalu sesekali mengangguk mendengar ceramahan dari abizar


"yaudah sekarang istirahat" ucap abizar menidurkan kiara di kasur, karena abizar tau kiara tidur sangat sangat lasak

__ADS_1


akhirnya abizar mengelilingi kiara dengan bantal bantalan di setiap sisinya, terutama di nakas agar perut kiara tidak terbentur


abizar menutup gorden kamar mereka dengan remot, lalu segera mematikan lampu dan menyalakan musik yang tenang


setelah melihat kiara tenang barulah abizar keluar dari kamarnya, abizar melangkah ke ruang tamu dimana Linda dan abyaz berada


"bagaimana dengan kiara??" tanya linda


"sedang ingin tidur maa" jawabnya


"yasudah, jangan terlalu paksa dia minum susu zarr" linda tau tentang menantunya


"tapi jika tidak minum, tumbuh kembang anakku kekurangan protein dan omega maaa" ucap abizar


"terserah mu saja, masa iya setiap dia minum susu harus teriak gituu" ucap linda


"karena aku cinta sama dia maaa, aku cintaaa aku sayang sama dia" tutur abizar tak mau kalah


"mama tauu, baiklah" linda mengalah


...****************...


abizar masuk ke kamarnya dengan pelan, benar saja kiara sudah ganti posisi, yang awalnya tenang, kini posisi kiara sudah hampir terjatuh, bahkan guling pun bisa lolos dari tempat tidur


abizar naik ke tempat tidur, ia berada di tengah tak butuh waktu lama kiara sudah berbalik badan dan langsung memeluk abizar dengan erat


tak perlu di pungkiri, abizar dan kiara benar benar masuk ke dalam mimpi yang sama dan penuh artii


kiara tak bergerak sama sekali di pelukan abizar, benar benar mereka menghabiskan banyak tempat


...****************...


abizar terbangun lebih dulu daripada kiara, melihat istrinya yang masih tertidur pulas abizar segera pergi masuk ke kamar mandi


tak lama dari abizar pergi ke kamar mandi, kiara pun terbangun karena ketukan pintu dan pancuran air yang terdengar jelas


kiara turun dari tempat tidurnya, dia segera membuka pintunya


"ada apa ya mbak??" tanya kiara pada pelayan yang ada di depan kamarnya


"anu non....ada yang nyariin tuan muda abizar" ucapnya


"ohhh, ya ya ya nanti saya bilang ke mas abizar" ucap kiara mengangguk


"permisi ya non..." ucapnya lalu segera pergi dari hadapan kiara

__ADS_1


kiara menutup pintu seperginya pelayan tersebut, tak lama dari itu abizar keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk di pinggulnya


"mau pake baju santai sayang??" tanya kiara


"boleh dehh" abizar duduk di tempat tidur, sedangkan kiara segera pergi ke walk in closet untuk memilih baju abizar


kiara mengambil baju yang jarang di pakai abizar, setelah mendapatkan yang ia mau kiara kembali ke abizar dengan pakaiannya


"makasih sayang" ucap abizar segera mengambil bajunya lalu tak lupa mengecup pipi milik istrinya


abizar kembali ke kamar mandi meninggalkan istrinya yang sibuk membereskan kembali tempat tidurnya


sekitaran dua puluh menit abizar sudah keluar dan langsung ingin menempel pada istrinya


"di luar ada yang nyariin kamu mas" ucap kiara,


"ok" ucap abizar langsung melangkahkan kakinya ke arah pintu dengan wajah di tekuk


...****************...


"ada apa kau kesini?!" suara abizar terdengar marah


"tapi....ku mohon aku benar benar memohon bang...." ternyata tak hanya abizar di situ, ada seorang wanita cantik yang pernah menemani david untuk kerumahnya


"kau pikir?! ia hampir membuat anakku celaka!! dan aku akan memaafkannya ha?!" teriak abizar menggelegar, sedangkan kiara terlihat menuruni anak tangga


"pratesya...kau ingin duit?" kiara benar benar terlihat seperti seorang pengusaha


ternyata itu pratesya, kini pratesya langsung mendekati kiara dan mengangguk mau


"tapi apakah kau mau bekerja di clubku?" kiara mendekatinya dan memegang kedua pipi pratesya sedikit kuat, dan pratesya mengangguk setuju


kiara menghempaskan kepala pratesya, lalu menatapnya dari tas hingga bawah, ia tersenyum sinis


"baiklah, besok akan ada orang orangku untuk pergi ke rumahmu, kau harus tampil cantik dan mampu memuaskan klienku," ucap kiara kini mengambil duduk di samping abizar


"baiklah!! terimakasih kiara" ucap pratesya dan tangisannya


"kau boleh pergi dari sini" ucap kiara sedikit mengusir, pratesya segera pergi dari rumah tersebut


abizar segera tersenyum dan memeluk kiara, lalu mengusap perutnya lembut


"terimakasih cintakuuu" ucap abizar


"tak apa" jawab kiara

__ADS_1


...****************...


__ADS_2