
kini kiara sudah sadar, wajahnya begitu pucat, mungkin akibat belum makan
"mau makan apa sayang?" tanya abizar
"gak mau makan" jawab kiara acuh
"boleh aku meminta sesuatu?" minta abizar
"apa?" tanya kiara menatap lekat ke arah abizar
"maukah kau memakai hijab?" tanya abizar yang membuat kiara tersenyum
"hm. aku mau!" jawab kiara, abizar pun tersenyum mereka sama sama menatap, mata mereka terkunci, bola mata berwarna coklat muda dan bola mata berwarna hitam saling beradu
"terimakasih" ucap abizar, kiara pun memeluk abizar
-beberapa bulan kemudian
"ama ahat!!" teriak abyaz, abyaz sudah berumur dua tahun
"apa maksudnya abyaz?" tanya kiara tidak mengerti
"Ama anti ocici amathu!"
(mama ganti posisi mamaku) ucap abyaz
"abyaz! untuk apa kau berbicara seperti itu?" tanya abizar
"apa ahat! thamu ukan ama thu!"
(papa jahat! kamu bukan mama ku" ucap abyaz lalu pergi ke tempat bermainnya
usia kandungan kiara sudah 5 bulan, kiara menunduk hingga satu orang wanita datang di hadapannya
"aku hamil abizar!! anak kamu!" ucap dita sambil menangis, kiara memandang wajah abizar
"kapan aku menghamili mu Dita?!" tanya abizar
__ADS_1
"empat bulan lalu, kau menidurkan aku di hotel!" jawab dita
"gini yang kamu bilang dita tidak akan mengganggu kita lagi?! brengsek tau gak?!" ucap kiara lalu segera pergi ke kamar
membereskan barang barangnya ke koper, cukup sudah semuanya suami yang sudah menghamili wanita lain tidak patut di pertahankan lagi
kiara pergi dari rumah, hanya baju bajunya yang ia bawa, saat di depan abizar kiara menatapnya
"aku tunggu surat cerainya!" ucap kiara, lalu segera pergi
kiara sudah menghubungi ibunya, jadi kalea akan menyiapkan apartemen untuk kiara, apa lagi semua keluarga harus menjaga kak vanan, kak vanan adalah orang yang paling menentang perpisahan kiara dengan abizar
jika vanan mengetahuinya maka vanan akan sangat memerahi dirinya, jadi kiara akan memutuskan berdiam diri, dan menaruh toko butiknya ke orang yang bisa di percaya
setelah 5 jam di perjalanan, kiara sudah sampai di apartemennya, kiara segera mengambil kunci dan card akses,
kiara menyiapkan semua barang barangnya, lalu membersihkan dulu apartemennya, jam menunjukkan pukul sembilan siang, kiara akan menyibukkan dirinya untuk menyiapkan data dirinya agar bisa besok langsung bekerja
akhirnya dengan bantuan dewa, suratnya selesai, kiara pun menyempatkan dirinya berbelanja di supermarket dekat dengan apartemennya, berbelanja susu hamil dan beberapa makanan lainnya
setelah membayar kiara kembali ke apartemennya
kiara telah siap dengan bajunya, segera kiara memesan taksi untuk menuju kantor, karena semalam ia memberikan formulirnya lewat email dan ternyata dia di terima
kiara sudah masuk di sebuah ruangan ceo, menunggu atasannya datang, kiara duduk manis di sofa yang tersedia di kantor
dua puluh menit sudah menunggu pintu pun terbuka, kiara segera berdiri untuk menyambutnya, tidak di duga bosnya adalah.... abizar
"kau?!" tanya abyaz
"apakah kita pernah bertemu tuan?" tanya kiara pura pura bodoh, kiara berusaha menutupi perutnya yang sudah berumur lima bulan
"hm, kau keterima. kau akan menjadi sekertaris pribadiku, kau aja bekerja sama dengan dewa" ucap abizar, kiara segera di antara ke ruangannya oleh dewa
"kiara sudah memakai hijab?" ucap abizar, abizar menaikkan ujung bibirnya, abizar segera duduk dan mulai bekerja
________
__ADS_1
sebelum jam makan siang, kiara datang ke ruangan abizar, karena sekertaris bisa masuk kapan saja, kecuali karyawan biasa, harus membuat janji
"permisi tuan abizar, anda di undang oleh gn group jam dua siang, nyonya dita juga ingin bertemu dengan anda di depan" ucap kiara sembari memberikan kertas kepada abizar
"suruh dita pergi, dan siapkan pakaian ku nanti" ucap abizar, kiara segera mengangguk dan memberitahukan kepada dewa jika abizar tidak ingin bertemu dengan dita
sedangkan kiara di beritahu untuk menelpon perancang busana untuk abizar, dengan pelan kiara memilih semuanya, setelah selesai kiara kembali mengecek proposal perusahaan dan pengiklanan perusahaan
masih di bantu oleh dewa, akhirnya jam dua sudah tiba kiara segera mempersiapkan semua berkas berkas yang dewa perintah
tepat saat kiara keluar dari ruangannya, abizar juga keluar dari ruangannya, mereka bertatapan selama beberapa detik, barulah kiara pergi untuk menyiapkan mobil
"kiara... aku tau, hanya ada aku di hatimu" gumam abizar, lalu mengikuti langkah kiara, ternyata kiara pergi ke kamar mandi
oek.....oek.....oek, terdengar suara muntahan dari kamar mandi, baru saja selesai berfikir untuk membuka atau tidak, abizar di kagetkan dengan pintu kamar mandi yang terbuka
"kau? muntah?" tanya abizar berhati hati
"tidak. hanya mual, sudah biasa untukku yang selesai aborsi? maybe?" ucap kiara, lalu pergi begitu saja
"a...aborsi?, dia mengaborsi anakku?!" ucap abizar kaget, abizar segera mengejar kiara dan menarik kiara untuk ke gudang
"apasih?!" tanya kiara yang memaksa untuk keluar
"katakan dengan jujur!! apakah kau mengaborsi anakku?!" tanya abizar ber api api
"anakmu?! bahkan kau lebih memilih dita bukan?! berani kau mengakui anakku, sebagai anakmu? kau waras?! di saat aku sedang hamil kau menghamili wanita lain dan kau juga sudah berjanji untuk tidak lagi mempunyai hubungan dengannya bukan?!" ucap kiara tidak kalah emosi
abizar diam di tempatnya, tidak memberikan respon apapun
"berikan aku kesempatan" ucap abizar
"jika dalam dua bulan aku mampu melupakanmu aku berjanji akan menceraikanmu. jika dua bulan aku masih mencintaimu, aku akan mengejarmu sampai kita kembali ke mahligai pernikahan kita" ucap abizar sungguh sungguh
"terserah mu, jangan plin plan, jika ingin membuat kesepakatan di awal, buat! jangan saat di akhir kau melupakan janjimu!" ucap kiara menantang
akhirnya mereka keluar dari gudang, lalu pergi untuk ke tujuan awalnya
__ADS_1
...maaf guys aku baru up pen nangis dehch, soalnya sekolah aku lagi banyak lomba dan tugas, apalagi aku ada kursus heheh, segini dulu ok? thanks udah setia baca, jangan lupa likenya ya!...