
abizar mengemudikan mobil ke apartemen kiara, kiara tersenyum menatap abizar
"jangan sakiti hatiku lagi ya?" Kiara berucap seperti itu
"aku akan janji sayang, aku akn selalu menyayangi keluarga kita" abizar berjanji, surat cerai telah di lupakan
tapi kiara akan tetap waspada, cinta tidak ada yang waras
"jika sekali lagi kau menghianati ku, bukan hanya aku yang akan pergi, anakku akan ku bawa ke surga" ancam Kiara tegas
"aku bukan wanita lemah abizar, aku akan terus berpegang teguh pada keputusan ku" sambung kiara tegas
"maka izinkan aku menyusulmu ke surga" abizar mengatakannya sambil tersenyum
"aku ingin kau menjaga anak anak abizar, mungkin aku tega membunuh diriku sendiri, tapi aku tidak tega jika membawa malaikat kecilku bersama masalahku" kiara tidak sekejam itu.
"baiklah, aku akan menjaganya untukmu, tapi jangan tinggalkan aku" abizar akan menjaganya, tapi tidak ingin kiara meninggalkannya
kiara tersenyum, ia berharap anak sambung perempuannya bahagia melihat kedua orang tuanya bahagia
...****************...
mobil yang di kendarai kiara dan abizar telah sampai di parkiran apartemen kiara
mereka jalan dengan beriringan, satu hal yang tidak kiara sadari sedari tadi, bahwa ada seseorang yang mengintai mereka
abizar sadar, jadi abizar memutuskan naik lift lebih cepat
untungnya di lift cuman ada mereka berdua
abizar tidak sabar sampai ke apartemen kiara, abizar nampak cemas dari prilakunya
akhirnya lift berhenti, mereka langsung keluar, abizar menarik tangan kiara untuk cepat
setelah memasukkan pin, mereka langsung masuk, abizar segera memeriksa seluruh isi ruangan
ada beberapa kamera tersembunyi di kamar mandi, kamar tempat kiara tidur, dan dapur
abizar segera mematikan semua kamera tersebut, dan menelpon sekertarisnya
untuk membawa abyaz kesini, dan beberapa baju baju abizar
kiara tidak menyadari hal itu, kiara setia duduk di sofa ruang tengah
abizar ikut duduk di samping kiara
"aku dan abyaz akan tinggal disini beberapa hari" ucap abizar
"benarkah? aku sangat senang mendengar nama abyaz" kiara sangat antusias
abizar tersenyum, ia berjanji pada dirinya sendiri untuk menjaga keluarganya kali ini
mungkin ini mata mata dari perusahaan pesaing yang mengetahui hubungan antara abizar dan kiara membaik
__ADS_1
mereka menghabiskan waktu untuk menonton tv di ruang tamu
hingga bel terdengar, kiara dan abizar segera membuka pintunya, ternyata abyaz dan sekertaris abizar
dari jauh abizar dapat melihat sosok pria di dekat lift memerhatikan mereka
abizar memberikan kode kepada asistennya, asistennya mengangguk mengerti
setelah membereskan barang barang yang ia bawa, sekertarisnya mulai mengerjakan perintah bossnya
...****************...
"ma...maafin abyaz yaaa" ucap abyaz sambil memeluk sang mama
"iya pangerannya mama, sebelum abyaz minta maaf, mama juga udah maafin kok" kiara memaafkannya, Kiara juga membalas pelukan sang anak
"aku gak ada tempat nih??" tanya abizar
..."gak! papa pelit!" ucap abyaz tidak mau berbagi...
...----------------...
"siapa yang memerintah mu?" tanya seseorang di ruangan gelap,
"heh dewa! jangan sok kamu! kita pernah satu bos!!" ucap seseorang itu, ternyata yang bertanya adalah dewa sekertaris abizar
"apakah yang menyuruhmu clara?" tanya dewa menebak
"kenapa kau langsung menjawabnya?" tanya dewa penasaran
"dia mengancam anak anakku, jika aku tidak mencelakai kiara, maka anak anakku serta istriku akan di penggal kepalanya" jawab seseorang itu dengan sedih
ternyata dewa merekam pembicaraan mereka, dewa segera mengirim ke atasannya abizar.
"baiklah, kau tunggu disini aku akan membawakan makanan" ucap dewa lalu pergi dari ruangan tersebut
dewa memesan makanan dari layanan online, ternyata bosnya sudah mendengar rekaman yang dewa kirim
perintah selanjutnya adalah mencari informasi tentang Abang dari seorang clara putri ayunda baskara
dewa tersenyum, lalu meletakkan kembali ponselnya
"aku juga anak dari baskara tuan abizar, tapi aku sendiri membenci ayahku sendiri." ucap dewa sendirian
"izinkan aku membalaskan dendamku kepada abangku diandra gautama baskara" sambung dewa
...****************...
dewa sudah mengirim data data yang paling lengkap dan akurat kepada abizar
abizar yang melihat silsilah keluarga baskara menjadi kaget, karena dewa adalah bagian dari keluarga baskara tapi ingin membantu
abizar akan menjadi waspada sepertinya
__ADS_1
mengetahui asistennya sendiri adalah keturunan baskara yang di kenal licik dan jahat
membuat abizar takut dan sedikit tidak percaya dengan dewa
tapi selama tujuh tahun ini, perusahaan baik baik saja di tangan dewa
bahkan berkas penting tidak pernah hilang, atau jangan jangan dewa mempunyai reflikanya?
abizar mulai perang dengan pikirannya sendiri, ia bingung mau memilih yang mana?
mau memilih untuk mempercayai dewa, atau waspada terhadap dewa
abizar melihat ke arah abyaz dan kiara, yang abizar pikirkan adalah keselamatan keluarganya
apa lagi sang istri sedang berbadan dua untuk saat ini
"aku hanya takut keluargaku kembali terluka" gumam abizar
abizar sedikit jauh dari kiara dan abyaz, jadi semua rencananya tidak di dengar oleh keluarganya
"maafkan aku kiara....aku tidak bisa jujur tentang masalah ini" abizar melanjutkan perkataannya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
author: hy guys, maaf y? novel aku makin kesini makin kesana, tapi doain aja endingnya bisa bagus....tapi jangan harap happy ending kalo mood aku sedang tidak baik baik saja, kalo mood aku baik aku akan buat happy ending, kalo enggak mood, aku buat sad ending aja deh
seru keknya
.
.
Instagram : @aeriswere
TikTok : @aerisgfjennie
message:: maafkan author yang jarang up, soalnya aku kadang moodyan guys! but still love you kok
__ADS_1