HEMBUSAN AYAT CINTAKU DI PUCUK RAMADHAN

HEMBUSAN AYAT CINTAKU DI PUCUK RAMADHAN
30. PART 30


__ADS_3

Renata membaca setiap kalimat yang tercantum di laporan penyelidikan tentang dirinya. Di laporan itu mengatakan ada kapal pesiar lainnya yang mendekati kapal milik Haikal yang saat itu sedang berlabuh karena melihat Renata yang sedang berenang.


Flash back


Suasana bulan madu Haikal dan Renata.


Sekitar jam delapan pagi Renata bangun pagi terlebih dahulu berencana ingin melakukan diving. Iapun mempersiapkan peralatan diving termasuk bajunya. Ketika ia terjun ke dalam laut, ia merasakan hal yang sangat aneh pada dirinya karena ia tidak ingin melakukan diving sendiri tanpa di temani oleh suaminya.


Ia memutuskan untuk berenang saja. Ia kemudian mengganti lagi baju diving dengan baju renang. Ketika asyik berenang di sekitar kapal pesiar miliknya, kapal pesiar lainnya datang mendekati kapal milik mereka.


"Hai cantik!"


Sapa pemilik kapal pesiar mewah itu kepada Renata.


Renata menatap lelaki tampan yang merupakan bule dari Jerman itu. Ia pun melemparkan senyum membalas sapaan lelaki itu dengan melambaikan tangannya.


Merasa di tanggapi oleh Renata, lelaki itu ikut berenang menghampiri Renata. Keduanya terlibat komunikasi hangat dan si pria tampan itu menawarkan sesuatu yang menggiurkan Renata.


"Apakah kamu datang ke pulau ini sendiri?" Tanya Andrew.

__ADS_1


"Tidak!" Saya datang bersama suami saya dan saat ini kami sedang bulan madu." Ujar Renata lembut.


"Boleh kita berkenalan nona?" Andrew mengulurkan tangannya dan Renata menyambut tangan Andrew.


"Renata!"


"Andrew!"


Keduanya terlihat sangat akrab walaupun baru berkenalan.


"Apakah kapal itu milikmu?" Tanya Renata.


"Maksudku, apakah kapal pesiar itu hanya sewaan saja atau..?" Itu milik pribadiku, aku pemilik perusahaan kapal pesiar di Jerman dan juga pengusaha pesawat jet pribadi." Ujar Andrew begitu angkuh.


"Apakah anda sedang berlibur dengan istri anda?" Tanya Renata basa-basi pada pria tampan itu.


"Aku sedang mencari calon istri nona." Andrew mulai melancarkan rayuannya kepada Renata.


"Jika kamu mau menjadi istriku, semua yang aku miliki akan menjadi milikmu."

__ADS_1


Renata mulai terpancing dengan tawaran Andrew yang memang ingin menjerat gadis-gadis cantik dengan kekayaan yang ia miliki.


"Maaf Tuan!" Aku sudah menikah dan aku tidak tertarik dengan harta anda." Renata tidak ingin menunjukkan sifat serakahnya pada pria tampan itu.


Ia berusaha meninggalkan Andrew, namun tangannya di pegang dengan erat oleh pria bule itu.


"Aku akan memberikanmu apa saja Renata jika kamu bersedia ikut denganku." Teriak Andrew ketika Renata masuk ke dalam kapalnya.


Renata melihat keadaan Haikal yang saat itu masih tertidur pulas. Ia kemudian mengambil semua peralatan diving dan keluar lagi menemui Andrew yang sudah berada di atas kapalnya sambil memakai baju bathtub.


"Apakah tawaranmu masih berlaku Tuan Andrew?" Tanya Renata penuh harap.


Andrew menarik sudut bibirnya dan merasa sudah berhasil menjebak Renata dengan kekayaan dan pesonanya.


Andrew menganggukkan kepalanya tanda setuju. Renata memakai baju diving dengan peralatannya lalu menyebut ke laut membuat Andrew tidak mengerti apa yang dilakukan oleh Renata.


Tidak lama kemudian, Renata sudah naik ke atas kapal Andrew dengan membawa semua peralatan diving.


"Maaf Tuan Andrew!" Aku ingin suamiku merasa aku tenggelam dibawah laut sana dengan membawa perlengkapan diving. Dengan begitu aku dianggap mati olehnya. Sekarang kita bisa pergi dari sini sebelum suamiku bangun dari tidurnya." Ujar Renata dengan rencana jahatnya.

__ADS_1


"Ternyata kamu bukan hanya cantik tapi kamu sangat cerdik Renata. Aku suka dengan gadis yang cerdik sepertimu." Ucap Andre lalu meminta anak buahnya membawa mereka ke negara lain.


__ADS_2