Hidayah Itu Bernama Cinta

Hidayah Itu Bernama Cinta
Hafizah


__ADS_3

Sejak Lucky memutuskan untuk bertaubat. Dan ingin berubah menjadi lebih baik.


Akhirnya Pak Kyai pun meminta Lucky untuk mensucikan badannya dengan cara niat mandi besar menghilangkan segala hadas kecil maupun besar.


Lucky merespon semua ucapan Pak Kyai dengan sangat baik.


Pak Kyai dengan begitu sabarnya membimbing Lucky secara privat.


Hari-hari Lucky di hiasi dengan egitu banyak kegiatan.


Beribadah, sholat wajib, sunnah, berdzikir serta membaca Alqur'an , berpuasa , dan masih banyak lagi kegiatan yang lain.


๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ


Perubahan yang luar biasa terjadi pada Lucky , hanya dalam waktu yang sangat singkat ia mampu menguasai dengan cepat Dan baik.


Dua tahun berlalu Lucky mampu menguasai karisma yang selama ini ada pada Pak Kyai.


Pak Kyai memberikan kesempatan pada Lucky untuk ikut menghadiri setiap acara undangan ceramah untuk Pak Kyai berceramah , mengenalkannya pada beberapa teman - teman ngajinya Pak Kyai.


kini semua sorotan tertuju pada Lucky , begitu banyak para jamaah yang mengagumi Lucky, suaranya yang merdu , begitu fasih mengumandangkan azan, membaca Alqur'an serta bersholawat.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


Pagi itu ,


Pak Kyai dan Lucky sedang berbincang di teras rumah Pak Kyai.



' Hafizah '


Perempuan bercadar itu kembali datang membawakan dua gelas kopi,


Perempuan itu jarang sekali terlihat.


"Meniko Bapak unjukanipun ,"suaranya terdengar lembut dan santun.


Setelah meletakan kedua gelas kopi itu , ia pun kembali masuk ke dalam kamarnya.


" Dia itu sangat pendiam, setiap hari membaca Alqur'an di dalam kamarnya."tutur Pak Kyai sambil memperhatikan langkah anaknya gadisnya itu .


"Hmm,"tanggapan Lucky dingin.


"Sejak Ibunya meninggal . dia jadi pendiam . masak makanan untuk saya, setelah itu, ya...., begitu , masuk kamar lagi,tapi dia anak yang sangat baik,"antusias Pak Kyai menceritakan tentang anaknya pada Lucky.


Lucky yang mendengar semua penuturan itu,hanya mengangguk-anggukan kepalanya saja, tanpa memberikan tanggapan apapun.

__ADS_1


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Setelah Pak Kyai berbincang cukup lama dengan Lucky , Lucky pun berpamitan untuk kembali ke pondok .


Sementara Pak Kyai langsung masuk ke dalam rumah dan menuju kamar Hafizah untuk menemui anaknya.


"Hafizah," Pak Kyai mengetuk pintu kamar anaknya.


Dengan segera hafizah membuka pintu kamarnya dan mempersilahkan Bapak nya untuk masuk.


Pak Kyai duduk di kasur Hafizah.


"Kemarilah nak , duduk di samping Bapak . "


"Enggeh Pak ,"


"Ada apa Bapak mencari saya?"


"Bapak cuma mau tanya sama kamu,"


"Apa kamu suka sama Lucky?"pertanyaan Pak Kyai, tanpa basa-basi kepada Hafizah.


Hafizah langsung tersenyum malu lalu menundukan wajahnya.


"Apakah itu isyarat mu nak,bahwa kamu memang memiliki perasaan kepada Lucky,?"sambil membelai kepala anaknya .


"Bapak tau, sejak kamu melihat Lucky pertama Kali,kamu sudah tertarik padanya."


" Apa kamu bersedia menikah dengannya , '


Kembali Hafizah mengangguk.


"Baik,Bapak akan membicarakannya pada Lucky."


Pak Kyai lantas berdiri dan berjalan keluar dari kamar Hafizah.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


Pak Kyai menemui Lucky di pondok , dimana Lucky biasa tidur bersama beberapa santri dari Pak Kyai.


Lucky mendapat kamar khusus , yang terletak paling depan .


Pak Kyai mencari Lucky di kamarnya.


Mengetuk pintu kamar Lucky lantas membuka pintunya dan langsung masuk.


"Oh Pak Kyai," Lucky terkejut dan langsung mencium tangan Pak Kyai.

__ADS_1


Pak Kyai langsung duduk,berniat ingin membicarakan tentang Hafizah,namun Pak Kyai masih ragรน, apakah Lucky bersedia menikah dengan Hafizah, karena yang Beliau tau, Lucky masih sangat mencintai Dini.


"Lucky,"


"Iya Pak Kyai,"


"Hari ini kamu ada jadwal ceramah dimana?"


" Untuk hari ini tidak ada Pak Kyai ,"


" Terus kapan lagi jadwalnya ?"


"Sepertinya besok Pak Kyai, dan jadwalnya di luar kota , jadi besok pagi - pagi saya harus mempersiapkan untuk perjalanan luar kota Kyai,"


"Mau nyetir sendiri atau di temani anak-anak (santri pondok Pak Kyai),"


"Saya sudah bilang sama adek-adek(panggilan Lucky untuk para santri dari pondok Pak Kyai),siapa - siapa saja yang ikut sama saya,"tutur Lucky.


"Ya, bagus Lucky , Bapak bangga sama kamu,"sambil menepuk-nepuk pundak Lucky.


"Oh iya, setelah kamu pulang dari ceramah, langsung temui Bapak ya,"


"Apa ada yang penting Pak Kyai?"


"Iya, sangat penting!"lugas Pak Kyai.


"Silahkan Pak Kyai, saya siap mendengar,"


"Tidak, jangan sekarang,"Pak Kyai tersenyum.


"Baik Pak Kyai, begitu saya sampai,saya akan menemui Panjenengan,"


"Iya,semoga perjalanan mu besok lancar ."


"Amien ."


" Saya hanya berpesan , kamu jaga pesantren ini dengan baik .Dan tetaplah menjadi pribadi yang rendah hati namun tidak rendah diri. "


" Enggeh Pak Kyai . "


" Ayo kita ke masjid sudah ba'da ashar ini."


Pak Kyai lantas berdiri dan berjalan meninggalkan kamar Lucky.


Lucky pun segera mengambil Pecinya di atas meja dan berlari menuju masjid.


Dan segera berbelok arah Ke tempat wudu dan mengambil air wudu kemudian Lucky segera menuju mihrab untuk mengumandangkan azan.

__ADS_1


__ADS_2