
Pengalaman ini terjadi sekitar tahun 1990. Saat itu saya masih SMA dan suka tidur malam (di atas jam 12 malam), kadang sambil nonton TV.
Suatu hari sekitar jam 12 malam, ketika saya lagi asyik nonton TV, tiba-tiba terdengar suara kepak sayap ayam seperti mau berkokok. Suara itu sangat keras terdengar. Oh iya, waktu itu di rumah saya masih ada halaman tengahnya untuk menjemur pakaian dan di bagian paling belakang ada gudang terbuka.
__ADS_1
Suara kepak sayap ayam itu terdengar dengan jelas beberapa kali, padahal jarak ruangan keluarga sampai halaman tengah sekitar 5-6 meteran. Kemudian terdengar suara seperti ayam loncat turun ke tanah (bunyi JLUG) dengan jelas juga. Karena penasaran (saya berpikir pasti ada ayam tetangga yang malam-malam lepas), lalu saya mencari lampu senter. Kebetulan ibu saya terbangun dan bertanya buat apa lampu senter itu? Saya jawab saja mau mencari ayam.
Setelah mendapatkan senter, kemudian saya ke halaman tengah dan gudang belakang mencari dimana tuh ayam. Dicariin sampai hampir 1 jam lamanya, namun tidak ketemu juga tuh ayam. Karena tidak ketemu dan sudah mengantuk, saya pun lalu pergi tidur.
__ADS_1
Pada hari Minggunya, tante saya main ke rumah. Kemudian berceritalah saya mengenai pengalaman mencari ayam malem-malem tapi tidak ketemu itu. Dan jawaban dari tante mengejutkan saya. Katanya, yang mengepakkan sayap malam-malam itu bukan ayam, melainkan KEBLAK (demit). Pantes saja dicari nggak ketemu!
Namun karena rasa penasaran yang tinggi, malamnya saya tungguin lagi. Namun “makhluk” tersebut tidak muncul juga. Bahkan sampai beberapa hari ditunggu pun tetap tidak muncul atau terdengar lagi. Hal itu menjadi pertanyaan yang tidak terjawab bagi saya. Kenapa kalau secara tak disengaja “makhluk” tersebut muncul, tetapi apabila ditunggu-tunggu justru dia tidak menampakkan diri?
__ADS_1
Mungkinkah dia lagi lavar?