
Kisah ini dialami oleh tukang ojek Ahyadi (38 tahun). Ahyadi adalah tukang ojek yang gemar mabuk-mabukan dan berjudi.
__ADS_1
Saat itu Ahyadi sedang berkumpul dengan teman-teman ojeknya. Seperti biasa mereka memutuskan untuk tidak bekerja dan memilih berjudi di sebuah rumah kosong di kampungnya. Bukan hanya berjudi saja, di sana mereka juga menyiapkan minuman keras. Hari sudah semakin malam dan Ahyadi sudah mabuk berat.
__ADS_1
Karena tubuhnya sudah sempoyongan, Ahyadi memutuskan untuk pulang berjalan kaki saja dan meninggalkan motornya di rumah kosong tempat mereka berjudi. Dengan langkah sempoyongan dia menyusuri jalan setapak dengan sesekali muntah karena kebanyakan minum. Karena tidak kuat lagi menahan rasa pising akibat pengaruh minuman keras, Ahyadi justu memutuskan untuk tidur di teras masjid dekat rumahnya. Seketika itu Ahyadi langsung tersungkur diteras masjid. Tidak beberapa lama Ahyadi pun mulai tertidur.
__ADS_1
Karena dalam keadaan mabuk Ahyadi tidak menanggapinya, dan tanpa diduga sosok tinggi besar itu langsung menampar pipi Ahyadi berkali-kali. Barulah saat itu Ahyadi terbangun dan langsung pergi meninggalkan masjid tersebut.
__ADS_1
Keesokan harinya, pipi Ahyadi bengkak kebiruan dan rahangnya miring. Saat itu juga Ahyadi pergi ke rumah orang pintar, dan benar saja pipi Ahyadi ditampar oleh golongan jin muslim, dan Ahyadi menceritakan kalo tadi malam dia sempat tidur di masjid dan bermimpi didatangi sosok tinggi besar dan menampar pipinya berkali-kali. Semoga pengalaman mistis Ahyadi dapat menjadi pelajaran pada kita semua.
__ADS_1