
Kisah ini sebenarnya pengalaman ibuku, kejadiannya sekitar 2 tahun yang lalu. Saat itu kami sedang akan mengadakan selamatan (lupa selamatan apa), karena itu dibutuhkan macam-macam hidangan termasuk kue-kue. Untuk mudahnya ibuku memutuskan membeli kue di pasar senen yang tekenal dengan "kue subuh" nya.
__ADS_1
Ibuku bersama adiknya (bibiku) berangkat dari rumah sesaat setelah shalat subuh. Dengan berjalan kaki menuju ke jalan raya untuk kemudian menggunakan metromini jurusan senen. Jarak dari rumahku ke jalan raya lebih kurang 300 meter.
__ADS_1
Rumahku sendiri berada di lingkungan komplek suatu instansi pemerintah. Ketika tengah berjalan bersama bibiku itu, saat hampir mendekati masjid, tampak oleh ibu dan bibiku sebuah taksi dengan lampu atas menyala, berjalan ke arah ibu dan bibiku. Sampai di depan masjid taksi itu berhenti.
__ADS_1
Ibu dan bibiku berjalan mendekati taksi itu, ternyata tidak satu pun orang keluar dari taksi itu, sampai-sampai dengan memberanikan diri ibu dan bibiku berusaha melongok ke dalam lewat jendela taksi, tidak ada seorang pun di dalam taksi itu, padahal jelas sekali terlihat oleh ibu dan bibiku waktu taksi itu berjalan sampai berhenti. Akhirnya dengan mempercepat langkah ibu dan bibiku saling bertanya sambil ketakutan.
__ADS_1