Horor And Misteri Stories

Horor And Misteri Stories
HANTU NINA BOBO


__ADS_3

Namaku Intan. Malam itu sangat dingin, aku masih memeluk erat perut gendut pacarku. Sepulang menonton film tadi, entah kenapa perasaanku sangat tidak enak. Rasanya seperti mual dan jantungku berdebar sangat kencang, keringat dingin di keningku terasa lengket karena tertiup angin jalanan yang dihembuskan oleh motor pacarku.


"Say, aku lagi gak enak badan, kenapa ya?", tanyaku.


Pacarku menjawab, kalo itu hanya perasaanku saja, karena mungkin dari tadi sore aku belum makan, jadinya masuk angin.


Seperti ada sesuatu yang mengganjal, jalan Bandung ini sudah sangat sepi, mungkin karena sudah larut malam. Hanya ada satu atau dua kendaraan yang lalu lalang.


Udara dingin semakin meniup, perasaan aneh juga semakin kencang seiring dengan debar jantungku. Sampai ketika motor pacarku melewati sebuah jalan yang berseberangan dengan taman Maluku, entah aku mengantuk atau itu halusinasiku saja, sekelebat aku melihat seorang anak kecil sedang berdiri di tengah trotoar jalan. Yang aneh, anak kecil itu berdiri di tempat yang gelap dan sama sekali tidak ada orang. Tidak mungkin jika seorang anak kecil bermain sendirian di situ sendirian malam-malam begini, pikirku. Aku terus melihatnya, anak perempuan kecil itu mengenakan baju tidur, membawa sebuah boneka dan rambutnya terurai panjang berwarna pirang dan sedikit ikal.


"Sayang, gini aja ya, kamu mau tidak tidur di kostanku? Biar aku tidur di karpet dan kamu tidur di kasur", tanya pacarku.


"Oke yank...", jawabku singkat, sambil menoleh kembali ke arah anak kecil tadi, namun dia sudah tidak ada.

__ADS_1


Singkat cerita, aku bermalam di kostan pacarku. Namun, aku masih merasa penasaran dengan anak kecil tadi. Bayangan anak kecil itu masih tergambar jelas di kepalaku.


"Sayang, aku tidur duluan ya? Aku sudah ngantuk...", ucap pacarku.


Dan pacarku akhirnya tidur di karpet merah depan TV. Karena sudah mengantuk juga, akhirnya aku pun tidur. Namun, belum lama aku terlelap, tiba-tiba kurasakan udara yang sangat dingin menusuk kulitku, kemudian aku mencari-cari selimut dengan mataku yang masih tertutup. Di antara setengah sadar, mendadak aku dikejutkan oleh sebuah sentuhan lembut tepat di kepalaku, dengan tangannya yang dingin dan kaku, disertai suara lembut bersenandung lagu tidur yang sering kudengar ketika kecil.


"Nina bobo, oO nina bobo... kalo tidak bobo digigit nyamuk..."


"Nina bobo, oO nina bobo... kalo tidak bobo digigit nyamuk..."


Tangan kirinya memegang boneka, dan astaga, ini kan anak kecil yang tadi kulihat di jalan? Apa yang sedang dia lakukan, dan kenapa dia ada di sini? Aku berusaha bangun dari tempat tidurku, namun badanku kaku, dan aku merasakan hawa dingin yang luar biasa. Aku juga tidak bisa teriak, mulutku hanya menganga. Anak kecil itu tidak berhenti mengelusku sambil bersenandung.


Aku tidak bisa berbuat apa-apa, hanya berdoa dalam hati untuk memohon perlindungan-Nya. Dalam kepanikan itu aku terus mencoba menggerakkan badanku yang kaku. Akhirnya, sedikit demi sedikit tubuhku bisa digerakkan lagi, dan aku langsung lompat dari tempat tidur dan memeluk pacarku dengan sangat ketakutan. Pacarku lalu terbangun, dan langsung memelukku.

__ADS_1


"Sayang, kamu kenapa?", tanya pacarku keheranan.


Badanku gemetar, air mataku berderai sambil melihat ke arah kasur, namun anak kecil itu sudah hilang. Dia menghilang begitu saja. Badanku lemas, dan pacarku terus memelukku sambil menenangkanku.


Beberapa menit kemudian, aku sudah mulai tenang dan dengan terbata-bata, aku menceritakan apa yang kualami kepada pacarku. Pacarku tidak bisa berbuat apa-apa, dia hanya terduduk, memeluk sambil menggenggam tanganku, dan akhirnya aku pun tidak bisa tidur hingga pagi menjelang. Kami berdua hanya terdiam.


Esok paginya, pacarku mengantarkanku ke rumah. Sebelum pamit dia berkata, jika ada apa-apa kabari dia secepatnya.


Setelah kejadian itu aku selalu terbayang dengan anak kecil itu. Kenapa anak kecil itu menghantuiku, dan siapa anak kecil itu? Aku selalu bertanya kesana-sini, karena jujur kejadian itu membuatku insomnia. Beberapa minggu aku tidak bisa tidur, ketika aku memejamkan mata, pasti aku langsung mendengar  senandung lagu itu di kepalaku. Sampai suatu hari ketika aku hendak pergi ke kampus, ibu tiba-tiba bilang:


"Intan, kemarin ada anak kecil mencari kamu. Lalu ibu bilang kamu lagi di kampus, dan ketika ibu lihat lagi, anak kecil itu sudah tidak ada. Ibu merinding, karena anak kecilnya aneh, mukanya pucat banget, rambutnya panjang, berbaju putih sambil membawa boneka".


DEG......

__ADS_1


__ADS_2