
Di sebuah kota di Amerika Serikat terjadi sebuah teror. Anak-anak nakal di kota itu tiba-tiba menghilang. Salah satu dari anak yang hilang itu adalah Alex. Alex adalah pemimpin dari anak anak nakal di kota itu. Orangtua Alex dan orangtua anak yang hilang lainnya tidak mengingat bahwa mereka pernah mempunyai anak. Alex mempunyai kakak perempuan bernama Alice.
Alice dan teman-temannya di kota itu menyadari bahwa Alex dan yang lainnya tiba-tiba menghilang. Mereka bertanya-tanya ke mana anak-anak itu menghilang. Saat mereka sedang bingung mereka bertemu dengan seorang pria tua. Pria itu mengatakan kepada mereka, mereka bisa mencari anak-anak yang tiba-tiba menghilang tetapi dengan konsekuensi orangtua mereka tidak akan mengingat bahwa mereka pernah ada. Setelah mereka berpikir mereka menyetujui kesepakatan itu. Pria itu mengingatkan bahwa kesepakatan mereka berlaku mulai besok pagi. Setelah itu mereka pulang ke rumah mereka masing-masing dan bersiap-siap untuk mencari anak anak yang hilang.
Keesokan harinya mereka pergi sebelum orangtua mereka bangun. Mereka pergi berkumpul di sebuah rumah kosong yang mereka jadikan basecamp. Setelah mereka semua berkumpul, Alice memberitahu teman-temannya ke mana mereka harus pergi. Setelah selesai mereka pergi menyebar ke tempat biasa Alex dan teman-temannya biasa terlihat. Saat Alice dan 3 temannya sedang dalam pencarian mereka bertemu dengan seorang gadis kecil bernama Mary. Alice tidak mengenal Mary tetapi Mary mengenal Alice.
__ADS_1
Mary mengatakan kakaknya ingin bertemu dengan Alice. Alice dan teman-temannya pun mengikuti Mary ke rumahnya. Dalam perjalanan ke rumah Mary, Alice bertanya-tanya siapakah Mary dan apa maksud Mary bahwa kakaknya ingin bertemu dengannya. Sambil dipenuhi dengan tanda tanya Alice dan yang lainnya sampai di rumah Mary. Kakak Mary, Michael sudah menunggu Mary di luar. Setelah itu Michael mengajak Alice dan teman-temannya masuk ke rumah lalu menunggu di ruang tamu.
Lalu Michael masuk ke kamarnya dan keluar sambil membawa sebuah kotak berwarna biru. Kemudian ia memberikan kotak itu kepada Alice dan mengatakan bahwa mereka akan membutuhkan isi dari kotak itu. Saat Alice ingin membuka kotak itu Michael melarangnya. Michael mengatakan untuk membuka kotak saat mereka sampai ke tempat teman-teman mereka yang lain berkumpul. Alice menanyakan dari mana Michael mendapatkan kotak itu. Michael tidak menjawab. Mary mengatakan bahwa kakaknya tidak bisa memberitahukan dari mana ia mendapatkan kotak tersebut. Setelah berterima kasih Alice dan teman-temannya kembali ke basecamp mereka.
Setelah mereka sampai ke basecamp mereka sudah ditunggu oleh teman-teman mereka. Alice lalu membuka kotak yang diberi oleh Michael. Isi dari kotak itu adalah sebuah peta yang di beberapa tempat ada yang dilingkari dan disilang, beberapa foto dan sebuah surat. Lalu Alice memperhatikan peta itu, ternyata tempat-tempat yang disilang adalah rumah anak-anak yang hilang dan tempat yang dilingkari adalah beberapa panti asuhan yang berada di luar kota. Beberapa foto yang ada di kotak tadi ternyata foto anak-anak yang hilang. Alice mengambil surat itu dan isi dari surat itu hanya kata-kata “Semua sudah diatur”. Alice tidak mengerti apa maksud dari kata-kata itu. Hari sudah gelap jadi mereka berpikir untuk beristirahat.
__ADS_1
Setelah semua selesai beres-beres mereka pun berangkat ke panti asuhan yang ada di peta yang kemarin mereka dapat. Perjalanan ke panti asuhan itu memakan waktu dua jam. Setelah sampai di kota tujuan mereka pun menyebar ke beberapa panti asuhan. Setelah mereka sampai ke panti asuhan mereka melihat bahwa anak-anak yang selama ini mereka cari ada di panti asuhan tersebut. Lalu mereka masuk ke dalam panti asuhan tersebut untuk menjemput anak-anak yang mereka cari. Setelah anak-anak itu masuk ke mobil mereka mengantar pulang anak anak yang menghilang tiba-tiba itu.
Kemudian mereka mengantar anak-anak itu pulang sampai ke rumah mereka masing-masing. Saat sampai di rumah anak-anak itu ternyata rumah mereka semua kosong. Tiba tiba semua tv di rumah mereka menyala dan ada seorang pria di tv mengatakan bahwa mereka yang mengatur semua itu mulai dari anak-anak menghilang sampai mereka ada di panti asuhan. Pria itu mengatakan ada sebuah alamat di kotak surat. Lalu mereka keluar mengambil alamat yang ada di kotak surat. Alamat itu tidak terlalu jauh dari rumah mereka. Lalu mereka pergi ke sana dengan berjalan kaki.
Setelah mereka sampai di alamat itu ternyata alamat itu adalah alamat sebuah pabrik. Lalu mereka masuk ke sana. Di sana ada lorong yang sangat panjang seperti tidak ada akhirnya. Setelah mereka melewati lorong tersebut mereka menemukan sebuah pintu. Lalu mereka masuk ke pintu itu. Ternyata pintu itu menembus ke jalan di rumah mereka. Saat mereka semua keluar dari pintu itu tiba tiba pintu itu menghilang dan mereka masuk ke rumah masing-masing dan keluarga mereka menyambut mereka seperti tidak pernah ada kejadian apapun.
__ADS_1
Karena mereka sudah lelah mereka pun masuk ke kamar mereka masing-masing. Saat anak-anak yang menghilang itu masuk ke kamar mereka, mereka menemukan sepucuk surat. Isi dari surat adalah “kalau kalian belum mau berubah kami akan memaksa kalian berubah”. Mereka pun tiba-tiba pingsan. Dan saat mereka sadar di luar sudah pagi hari. Mereka langsung turun ke lantai bawah dan bertemu orangtua mereka. Keadaan pun kembali seperti semula.
THE END