
Hola para readers. Author kembali up setelah silent beberapa hari. Ohya sekedar info novel author yang satu dah end. Jangan lupa mampir sana. Kutunggu kedatangan kalian
Salam ~ArkaKey.
_________________
"Hm?" Temannya menatapnya heran, memiringkan kepalanya dan mencari penjelasan dari wajah Key. Kecuali Rizki, tentu saja dia nerves.
"Setahuku kalo ketua geng tuh paling depan dan pas di tengah. Dia tadi di kiri trus nggak paling depan"
Johan menggigit es batu nya. Hingga terdengar suara benda pecah dari dalam mulutnya.
"Plus dia nggak langsung nyamber kalian . Biasanya anak geng sensian"
Johan kembali menggigit air beku itu setelah paragraf Key berakhir. Key, Aulia, Yenni, Adri, dan Rizki mentapnya dengan tatapan risih. Sedang dia hanya nyengir menunjukkan deretan gigi nya.
"Iya juga sih. Kalo di nalar emang dia nggak nge geng" Ardi angkat bicara
"Eh Jo!" seru Aulia
Johan menoleh giginya masih mengunyah es batu.
"Dicari Mila tadi" sambung Aulia
Johan berhenti menguyah es. Memandang Aulia seksama mencari kepastian dari mata Aulia.
"Ho o, dia sekelas ama kita" sahut Ardi
__ADS_1
"Bukannya dia sama Gilang pacaran ya?" tanya Rizki
"Putus kayaknya" kata Key
"Gua sukanya ama Neisya njay. Kenapa malah dia ngejar gue?" dumal Johan
"Bukan ngejar lo Han. Cuma cari lo aja, jadi orang jangan ge er deh" sarkas Key tajam
Key dan yang lain menertawakan ke ge er an Johan.
"Bjir, fu*k you all" ujar Johan dengan giginya yang menggertak.
"Lo sih Key. Malah bilang Mila ama Gilang putus. Kirain ya dia putus trus ngejar gua" Johan menyalahkan Key. Bukan Key jika kicep tanpa memenangkan debat. Sekali di seret dalam debat dialah yang menang. Hanya beberapa kali saja dia kalah.
"Gua jawab pertanyaannya Rizki" jawab Key. Johan keok karna empat kata dari mulut Key.
"Key!" panggil Rizki pada Key yang duduk paling pojok dekat tembok. Diikuti Aulia Yenni dan Ardi. Sedang Rizki ada di kusri depan Ardi disampingnya ada Johan.
"Elen kemana?" peratanyaan itu membuat Key dan yang lain cengo.
"Lo nanyain Elen? Bukannua lo suka ammmmm" Rizki langsung membungkam mulut licin Johan.
"Buek pahit banget tangan lo persi kaya hidup lo" ujar Johan setelah Rizki melepas bukamannya.
"Dia ama Ajeng tadi. Pas Key ke ruang guru" jawab Ardi. Sesaat kemudian Key bangit dari kursi kayu panjang.
"Mau kemana?" tanya Yenni
__ADS_1
"Rooftop" balas Key. Ia mematikan ponselnya hendak memasukkannya dalam satu namun Ardi bertanya.
"Ngapain?" tanya Ardi
"Nge hobi" jawab Key lalu memasukkan ponselnya dalam saku dan pergi.
💫💫💫
"Len. Bantu gue ya plisssss banget" kata Ajeng kini memegang sebelah
"Bilang juga ya ama Key. Mintai pendapat ke dia. Solanya tadi nggak ketemu dia" sambungnya
"Iya. Ntar ku bilangin" ucap Elen
"Ajeng naksir Arka dah lama Len. Sad banget love story nya" kekeh Neisya
"Len, kamu nggak naksir ama Arka kan?" tanya Ajeng
"Ha? Emm enggak kog" jawab Elen
"Fiuhhh untung aja nggak salah minta bantuan" kata Ajeng terdengar lega.
"Kenal Sely kan Len?" tanya Mila
Elen mengangguk
"Katanya dia deket ama Arka ya?"
__ADS_1
"Nggak tahu"