Illusion & Magic jilid 1: Menggapai Kenangan yang Tak Tertahankan

Illusion & Magic jilid 1: Menggapai Kenangan yang Tak Tertahankan
Episode 18


__ADS_3

Dan pengguna sihir itu tidak lain adalah satu-satunya ēnfinity di sini yang mempunyai jumlah ether maksimal yang jauh lebih tinggi dibanding ēnfinity normal pada umumnya, adalah Feyrish Earlyspring.


Meskipun aku tidak mendengar rapalan mantra apa pun untuk memanggil sihirnya, dan memang sebenarnya ada sedikit penyihir yang tidak menggunakan rapalan karena sudah menguasai sihirnya dengan baik. Dan kupikir, Feyrish adalah salah satu dari sedikitnya penyihir-penyihir yang berbakat itu.


Karena itulah apa yang kupikirkan dan apa yang baru saja kudengar adalah dua hal yang saling bertentangan satu sama lain. Normalnya, seseorang akan menyangkal pernyataan gadis ini mengenai 'dirinya yang tidak bisa menggunakan sihir'. Tetapi aku mengetahui adanya kemungkinan lain ketika itu bukanlah sihir.


Sebagai contoh, scared ability-ku,【White Flame】, yang memberiku kemampuan untuk mengeluarkan api putih dapat ditiru oleh penyihir peringkat atas meskipun sekedar bentuk luarnya saja, tidak termasuk efek buff yang dihasilkan dari api putih tersebut. Setidaknya itulah kesimpulan yang kubuat.


Karenanya Feyrish harus telah menyiapkan jawaban yang tepat untuk kasus yang satu ini.


"Maksudmu yang tadi kamu pakai itu bukan sihir?"


"Bukan..."


"Lalu?"


"K-kamu tidak perlu tahu, kan?!"


"Yah, ini tidak seperti apa yang kaulakukan akan mempengaruhi cara hidupku, jadi kamu tidak perlu menceritakannya jika tidak mau. Tentu saja aku tidak akan memaksamu."


Aku memberikan reaksi seoah itu adalah hal yang tidak penting dan aku tidak peduli sama sekali terhadapnya. Tapi Feyrish Earlyspring menggembungkan pipinya sambil menatapku, kemudian setelah 3 detik dia berkata:


"Huuuh~ tidak ada pilihan lain, ya? Mungkin aku akan memberimu jika kamu benar-benar begitu memaksaku. Dan sebagai gantinya kamu harus memberi tahuku soal api putih dan peta misterius yang kamu keluarkan tadi. Ini adalah win-win, oke...? Tapi sebelum itu, Aria, apa kamu bisa menyimpan rahasia?"


Dia katakan dengan nada yang dibuat-buat menjadi kesombongan. Dan siapa lagi itu yang memaksamu? Siapa lagi itu yang membuatmu tidak punya pilihan? Tapi aku sudah jadi tidak punya pilihan untuk mengatakan hal lain karena Elf ini sekarang.


"Pertukaran informasi, kah? Maaf tapi aku tidak bisa memberikan dataku begitu saja pada orang lain."


"Uuu~ bahkan setelah mengatakan kalimat 『 jika kamu mau, bertarunglah di sisiku 』kamu masih bersikap seperti itu? Aria, kamu harus bertanggungjawab!"


"Apanya yang bertanggung jawab? Yang kulakukan hanya mencari seseorang untuk membantuku mengeksploitasi labirin. Kamu sendiri yang menerimanya, kan?"


"Aku tidak mau alasan lagi. Pokoknya kamu harus mau!"


Sebenarnya apa yang berusaha dia lakukan, gadis ini?


Akal sehatku tiba-tiba tefokus pada kalimat itu.


Memang benar orang yang sebelumnya memintanya untuk membentuk sebuah party adalah aku, orang yang seenaknya muncul dan meminta makanan sebelumnya jugalah aku, dan yang seenaknya makan tanpa persetujuan sekali lagi jugalah aku. Tapi apa yang dia lakukan sekarang adalah sesuatu yang sudah begitu melebihi perkiraanku.


Gadis ini... seharusnya ada juga batasan tentang seberapa mungkin seseorang dapat melampaui perkiraanku. Apa sih yang berusaha dia lakukan? Memang ēnfinity mana yang mengira seorang gadis Elf tsundere dengan rasa ingin tahunya yang begitu tinggi akan memintamu memberikan informasi statusmu di saat kamu memiliki scared ability yang sifatnya sangat rahasia? Ēnfinity mana yang mengira, akan berduaan dengan seorang gadis Elf super cantik yang sifatnya sangat membuatku jengkel di labirin ini? Dengan rasa kekesalan seperti itu aku menolaknya.


"Aku punya 2 alasan kenapa aku harus benar-benar menolak tawaranmu: karena aku tidak tahu apa yang akan kaulakukan setelah mengetahui skill-skill-ku. Dan karena tipe yang ‘menggali ke dasar masalah’ sepertimu akan memberiku pertanyaan berikutnya jika aku memberi tahukan sedikit saja informasi." Kataku, mengungkapkannya dengan sesuatu yang sangat beralasan dan sedikit logikalilasi.


Dan dia malah memberiku pertanyaan yang lebih jauh lagi melampaui perkiraanku.


"Nah, Aria, beritahu aku, apa tujuanmu saat ini? Tergantung pada jawabanmu, aku akan jadi party tetapmu jika kamu mau-- Mengungkap rahasia dunia ini bersamaku." Katanya, kalimat itu menyajikan sedikit rasa ingin tahu untukku.


"Tujuanku? Dan apa maksudmu dengan『mengungkap rahasia dunia ini』?"

__ADS_1


Pernyataan bermakna dalam itu telah menjadi sesuatu yang membebani pikiran di otakku. Dan gadis Elf bernama Feyrish Earlyspring ini juga harus telah menyiapkan jawaban yang tepat untuk mengisi ketidaktahuanku. Kemudian, ia membuka mulutnya dan berkata kepadaku:


"Seperti yang kubilang. Aku menjelajahi dunia ini untuk mencari ‘kebenaran’ yang tersimpan di dalamnya. Dan untuk itu aku butuh seorang teman yang mau membantuku. Aria, aku tahu kamu sebenarnya sangat kuat, dan temasuk dalam sedikitnya ēnfinity di dunia ini yang mampu menggunakan scared ability. Kerena itu aku akan bertanya kepadamu, apa tujuanmu saat ini?"


Tujuan, huh... jika aku menjawab dengan『 itu bukan urusanmu 』, apakah Feyrish akan membiakanku begitu saja? Kurasa, tidak. Seharusnya itu bukanlah sesuatu yang semestinya kusembunyikan lagi pada gadis Elf berambut merah muda ini, Feyrish Earlyspring yang menatapku dengan keseriusan pada tatapan matanya yang mencerminkan warna bunga camelia. Melihatnya setelah menghela nafas, aku menjawab pertanyaan Feyrish.


"Menyelamatkan dunia."


---Sebagai respon di atas jawabanku, Feyrish menajamkan dan memfokuskan lagi pandangan dan pendengarannya.


"Menyelamatkan, dunia...? dari apa?"


Sebenarnya ini adalah hal yang hanya diriku sendiri ketahui di dunia ini, yang terlalu rumit dan memakan waktu untuk menjelaskannya kepada orang lain. Yang hanya akan kuceritakan pada orang-orang dengan kekuasaan dan kekuatan untuk membantuku mewujudkannya. Namun, yah, aku tahu, setelah sampai sejauh ini aku tidak punya pilihan lain lagi, tanpa ada pilihan aku harus memberinya sebuah jawaban yang benar.


『 Aku menceritakan semuanya. Dari siapakah diriku sebenarnya dan darimanakah asalku. Bagaimana aku dikirim dan bertemu dengan sky creator, Emilia Evelyn, dan menerima permintaan untuk menyelamatkan dunia ini darinya.


Dan meskipun itu agak menyakitkan untuk diungkapkan, kuceritakan padanya tentang mereka: Hakuharu Hajime, dan kekasihku, Hakuharu Kyoka. Beberapa kali aku hampir menangis jika itu menyangkut mereka.


Dan rincian mengenai apa yang ia tanyakan, salah satu kebenaran dalam dunia ini dimana seorang dewa pernah mencoba menghancurkan ēnfinity di masa lalu, dan tentang sebuah kelompok yang melawan kekejaman sang dewa: Argonaut.


Lalu tentang level dan scared ability-ku:【Plants Creators】,【Map】, dan【White Flame】 . Kujelaskan semuanya pada Feyrish tanpa menutupi apa pun. 』


Sebagai ganti akan ceritaku, Feyrish Earlyspring menceritakan sebuah kisah tentang tujuannya menjelajahi dunia.


『 Ayah, ibu, kakaknya dan Feyrish adalah sesama peneliti dengan bidang mereka masing-masing. Orang tua mereka memulai penelitian tanpa melibatkan mereka dan tidak mau memberi tahu Feyrish ataupun kakaknya tentang apa yang sedang mereka kerjakan. Berhari-hari berlalu, berbulan-bulan dan bertahun-tahun terlewati sejak mereka berdua memulainya.


Mendapati kejadian penuh ketidakjelasan itu, Feyrish menunggu, dan terus menunggu selama bertahun-tahun.


200 tahun telah berlalu sejak saat itu. Akhirnya, ia mengambil keputusan untuk mencari mereka, dengan menjelajahi dunia ini, dengan mencari kebenaran tentang dunia ini yang ayah dan ibunya temukan 200 tahun yang lalu melalui begitu banyak penelitian.---


Di samping itu Feyrish juga membagi informasi tentang level dan scared ability-nya, yang tidak dapat kulihat dengan【Analyze】karena perbedaan level kami terlalu jauh, dengan levelku yang saat ini 27 dan level Feyrish yang saat ini 92, yang berarti selisih 65 level dariku.


Dan scared ability-nya yang disebut dengan【Magic Card】,yang memberi Feyrish kuasa untuk membuat kartu-kartu sihir dengan perintah dalam batasan-batasan dan tingkatan tertentu di dalamnya. Seperti jika dia mengisinya dengan perintah【buff: kecepatan】, maka kartu itu akan pecah dan menghilang menjadi 【buff: kecepatan】. Begitu juga dengan bola api, kejutan listrik, badai dan sebagainya.


【Magic Card】memiliki beberapa tingkatan sesuai jumlah ether yang digunakan untuk membuatnya. Sebagai contoh, bola api dengan【Magic Card】 tingkat 1 memiliki kekuatan yang lebih lemah dibanding【Magic Card】tingkat dua, dan dengan penggunaan ether yang juga berbeda.


Dimana perintah tingkat tinggi hanya dapat dibuat dengan【Magic Card】yang juga tingkat tinggi. Seperti perintah【buff: racun】pada senjata yang tidak dapat dibuat dengan【Magic Card】tingkat 1. 』


Begitulah rincian mengenai cerita kami masing-masing. Dengan begitu, meskipun dengan banyak sekali pertanyaan yang saling kami berikan satu sama lain, aku, Aria Horizon dan gadis Elf berambut camelia ini, Feyrish Earlyspring memutuskan untuk membuat party tetap dalam perjalanan kami untuk menjelajahi dunia.


Kemudian, maka, dengan begitu, penjelajahan kami berlanjut.


Lokasi tempat akhir labirin ini dan rute-rute yang digunakan untuk melewatinya dapat kutemukan dengan mudah dengan【Map】. Sebuah hologram yang menampilkan miniatur tempat ini tertampilkan melalui skill itu, dan membuat penjelajahan labirin yang seharusnya sulit dan lama jadi terasa lebih mudah.


Aether-aether dan jebakan dapat kami atasi dengan kemampuan kami yang sudah cukup tinggi.


--- itulah mengapa, setelah melalui penjelajahan labirin yang panjang, sebuah pintu super besar yang menghubungkan ruangan ini dengan ruangan tempat harta-harta karun tersimpan telah perlahan terbuka.


Cahaya menyilaukan keluar melewati pintu tersebut yang dipantulkan oleh mata kami.

__ADS_1


Dan dalam satu, dua.....


Enam, tujuh, delapan....


10, 20 detik kemudian...


Sesuatu yang memasuki penglihatan kami membuat Feyrish dan aku tanpa sadar memasuki ruangan itu.


- Chapter 04: Seandainya, Apakah Bintang yang Baru Dapat Terlahir Kembali? End -



- Chapter 05: Last Chapter -


“Tanggal 7 bulan ke-11, kalender ēnfinity tahun 854.”


Seorang anak laki-laki berambut kecoklatan sekitar usia 10 tahun memegang sebuah buku di tangan kanannya, mengatakan itu di atas kursi kayu yang memberi kesan dengan penuh ‘kenaturalan’, seperti pertumbuhan pohon alamiah dan benar-benar indah.


Tidak dapat kukatakan dengan pasti apakah anak laki-laki itu benar-benar berada di usia 10 tahun ataukah tidak. Bisa jadi, ia terlihat seperti berada di usia 10 tahun karena efek dari 【Ageless】 yang juga dimiliki hampir setiap ras di Verdernia, dengan konstitusi yang membuatnya terlihat seperti berada di usia sekitar 10 tahun.


Seluruh ruangan itu didominasi dengan buku. Tujuh- Tidak, delapan rak buku besar mengelilingi tempat itu, membuat penataan ruangan tersebut jadi terlihat agak sempit.


Ada juga sebuah kasur di sebelah kursi tempat anak laki-laki itu duduk, yang di sebelahnya lagi berdiri sebuah meja dengan bola kaca yang bersinar di atasnya.


Jika aku tidak salah ingat, bola kaca itu adalah eksistensi yang mirip seperti bola sihir/bola kristal yang kubaca dalam buku-buku fantasi di masa lalu. Bola kaca itu diselimuti dengan cahaya kehijauan cerah yang indah.


Dan jika aku tidak salah lihat, cahaya matahari yang seharusnya tidak ada di labirin memantul di sekitar ruangan melalui jendela-jendela kaca di samping meja kecil tempat bola sihir itu diletakkan. Kamar itu memantulkan warna orange seolah waktu menunjukkan tanda-tanda sore hari.


Rak buku terlihat berjejer-jejer mengelilingi tempat sempit yang terlihat seperti kamar kutu buku yang agak berantakan itu. Dan anak laki-laki di atas kursinya hanya duduk dengan terus memandangi buku tebal di tangannya.


“Ini adalah pertama kalinya aku kedatangan tamu, dan sudah 2000 tahun sejak aku mengurung diriku di tempat ini.”


- Last Chapter: Protea di telapak tangan mereka masing-masing -


(*Protea disebut juga dengan bunga yang menjadi simbol dari “perubahan” dan “harapan”)


Ada juga pembagian waktu di Verdernia.


Itu tidak jauh berbeda dengan pembagian waktu di dunia asalku, dimana satu hari adalah 24 jam, dan satu jam adalah 60 menit, dan satu menit berarti 60 detik.


Cara penanggalannya juga tidak jauh berbeda, dimana satu tahun adalah 365/366 hari, yang berarti 12 bulan dan 52 minggu dengan 7 hari untuk setiap minggunya. Yang jumlah setiap tanggal per bulannya adalah 30 atau 31.


Yang dimana, cara pengucapan nama harinya berbeda. Tidak ada yang namanya hari senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu, dan minggu di dunia ini. Mereka menyebutnya dengan sesuatu yang lebih alamiah, seperti hari pertama adalah hari Matahari, hari kedua adalah hari Bulan, berlanjut dengan urutan kayu, Api, Air, Tanah, Angin dan Logam.


Tiga hari yang lalu, dokter kota Canavar, Claude Kimberly mengatakan bahwa hari itu adalah hari logam. Yang artinya hari ini adalah hari Air, kemarin adalah hari Api dan besok adalah hari Tanah.


Untuk penyebutan nama bulan, penduduk Verdernia menggunakan cara yang sederhana dan mudah untuk diingat. Seperti, bulan pertama adalah bulan ke-1, nama bulan kedua adalah bulan ke-2, bulan ketiga adalah bulan ke-3, dan seterusnya.


Seperti yang anak laki-laki itu katakan, tahun ini adalah Tahun ke-854 dalam kelender era ēnfinity, yang artinya, 2000 tahun yang lalu yang dia katakan adalah waktu sebelum kalender tersebut dibuat.

__ADS_1


__ADS_2