
Tak berhenti sampai disitu, Jimin juga masih ingin menyiksanya sampai sampai ia ingin membawa Eunha juga sekalian ke alamnya.
Brrruuuaaakkk!!!
"Eunha-ahh!" teriakan seorang pria yang tak lain adalah Jungkook membuat Jimin seketika menghentikan aksinya.
Jungkook tiba tiba mendobrak pintu kamar Eunha, ia tidak melihat apapun kecuali angin yang berhembus kencang dan Eunha yang sudah berlumuran darah, Jungkook berlari ke arah Eunha, saat melangkah tiba tiba sebuah kursi menghantamnya, membuat dahi Jungkook terluka dan mengeluarkan darah.
"Pergi dari sini!!" tiba tiba terdengar suara teriakan, ya suara itu adalah suara teriakan Jimin.
"Siapa kau? Apa mau mu? Kaulah yang seharusnya pergi!!" jawab Jungkook lantang.
Jungkook itu petakut, bahkan sangat penakut. Dia bisa saja lari secepatnya dari sana, tapi itu tidak ia lakukan. Ia tetap berlari menemui Eunha, menggendong tubuh mungilnya dan bergegas pergi meninggalkan kamar Eunha dan membawanya keluar rumah.
Begitu sampai di luar rumah, suasana mencekam masih terasa di mana mana, Jungkook bahkan masih bisa mendengar suara gemaan mengerikan yang berasal dari dalam rumah Eunha, suara seperti orang yang sedang meronta ronta.
***
Pagi harinya Eunha terbangun dan sadar bahwa ia sudah berada di kamar Jungkook, Eunha melihatnya yang juga tidur di sampingnya sambil memeluk erat tubuhnya. Eunha melihat dahi Jungkook yang terluka.
Astaga.. Apa terjadi sesuatu tadi malam? Pikir Eunha.
"Jeon Jungkook.. Bangun sayangg..." panggil Eunha lirih seraya menggoyang goyangkan tubuh kekar Jungkook yang tengah tertidur dengan lelapnya.
"Euugghhh sayangg.. Kau bangun? Ahh apa yang sakit sayangg??" tanya Jungkook dengan cemasnya.
"Tidak.. Aku baik baik saja. Kau yang terluka, sudah di obati belum? Apa kau yang datang ke rumah ku tadi malam? Jungkook sudah ku bilang jangan datang ke rumah ku.." tutur Eunha.
"Luka ku sudah aku obati, apa kau gila eoh? Jika aku tidak datang tadi malam, ku yakin hantu itu sudah menghabisi nyawa mu. Aku tidak akan biarkan itu terjadi pada mu. Tidak akan!! Kau milik ku, bukan miliknya lagi!!!" seru Jungkook penuh penekanan.
"Jimin hanya sedang kesal, aku yakin hari ini dia sudah baikan, hmm mandilah dulu aku ingin ke rumah Nyonya Park, ada yang perlu ku katakan pada Yoongi Oppa dan Jin Oppa" Eunha mendorong pelan tubuh kekar seorang Jeon Jungkook, namun tak membuat pria itu bergeser dari tempatnya.
"Hmm, baiklah.." ucap Jungkook dengan nada malasnya. Namun, ia malah semakin menutup rapat matanya serta tubuh kekarnya itu dengan selimut.
__ADS_1
***
Berbagai macam cara sudah di lakukan Eunha. Namun Jungkook tetap tidak mau mandi. Eunha bahkan sampai menggigit ****** (susu) Jungkook agar ia bangun, tapi Jungkook hanya mengerang dan kembali tidur, Eunha tak mau kalah ia juga memaksa dan tak hentinya mengomel agar Jungkook mandi.
Saat di rasa sepi dan sudah tak terdengar lagi omelan Eunha, Jungkook mencoba membuka satu matanya untuk melihat sekitarnya. Benar saja Eunha masih tetap di sana, ia bahkan melototkan kedua matanya seolah ingin memakan hidup hidup Jungkook saat itu juga. Karna merasa takut akan tatapan membunuh Eunha, Jungkook akhirnya beranjak bangun dan melangkahkan kakinya dengan malas ke arah kamar mandi.
Setelah bergantian melakukan serangkaian ritual mandi kini mereka bersiap siap untuk pergi ke rumah Tuan dan Nyonya Park. (Orang Tua Jimin)
***
Eunha berkunjung ke rumah Tuan Park, karna sudah lama sekali ia tidak kesana, sudah jarang sekali Eunha bersenda gurau dengan mereka (Jin dan Yoongi), mereka sudah tau kabar tentang Eunha yang akan menikah dengan Jungkook. Yoongi Oppa adalah adalah orang yang paling bahagia atas kabar itu.
"Ini calon mu sayang? Wahh tampan sekali, kalian adalah pasangan yang sangat serasi. Semoga kalian selalu bahagia, ahh bibi ingin berbincang bincang dengan mu nak, tapi bibi ada urusan yang sangat mendadak sekarang ini" ujar Nyonya Park.
"Terima kasih bibi, hmm.. Gwaenchana bibi, lain kali Eunha akan sering sering datang berkunjung kemari kok"
"Ya sudah, bibi pergi dulu ya sayang. Byee sayangg.." pamitnya, ia langsung melangkahkan kakinya pergi meninggalkan ruangan itu. Memang terlihat sekali Nyonya Park sangat terburu buru.
Pasti urusan yang sangat penting. Gumam Eunha dalam hati.
"Masih oppa, dan bahkan tadi malam bukan hanya aku, dia juga menyakiti Jungkook" Eunha menunjuk ke arah dahi Jungkook yang luka, lalu Eunha terlihat menunduk, sedangkan Yoongi dan Jin membulatkan kedua matanya dengan sempurna.
"Gwaenchana, oppa yakin Jimin akan mengerti Eunha-ahh. Kau tinggal saja dengan Jungkook, toh kalian kan juga akan menikah, biarkan Jimin disana sendiri" usul Jin.
"Hmm benar, Jimin akan lelah dan ia akan kembali ke alamnya saat kau tidak lagi meresponnya, dari pada terus di rumah mu, itu akan membahayakan kalian berdua nantinya" imbuh Yoongi.
"Tapi apakah itu terlalu kejam? Apa tidak sebaiknya minta baik baik saja agar dia mau melepaskan mu sayang? Kita datangi saja dia sekali lagi" kini Jungkook ikut bersuara.
"Tidak! Aku tidak mau membahayakan diri mu lagi. Sudah cukup Jungkook!" seru Eunha.
"Sudahlah, lebih aman pakai cara ku saja, Eunha-ahh segeralah kau kemasi barang barang mu dan bawa ke rumah Jungkook!" perintah Yoongi.
***
__ADS_1
Setelah melewati perdebatan itu, Eunha memutuskan untuk berjalan jalan di sekitar koridor rumah Jimin, lalu kakinya tak sengaja melangkah ke salah satu ruangan, yang tak lain adalah kamar Jimin. Tak sengaja manik coklat milik Eunha itu menemukan pajangan foto keluarga besar Tuan Park dan Jimin yang berada di tengah mereka.
Satu satunya anak pewaris keluarga ini sudah tidak ada lagi, seketika itu juga hati Eunha kembali perih mengingat kembali saat dulu Eunha sempat sangat mencintainya, tak bisa hidup tanpanya dan sekarang Eunha malah akan menikah dengan orang lain. Sedih bukan?
Apa aku jahat Tuhan? Apa tindakan ku ini salah? Aku mengkhianati cintanya, tapi.. dia dan aku sekarang sudah berbeda kita sudah tidak bisa lagi bersatu mau bagaimana pun caranya itu. Tolong aku Tuhan, Tolong aku.. Gumam Eunha dalam hati.
Tak sedikit butiran bening meluncur dari kedua sudut matanya.
Eunha mengambil satu bingkai kecil di bawahnya, foto Jimin dengan jas formalnya, ia tampak sangat tampan dan berwibawa.
"Jimin-ssi, mianhae.." ucap Eunha gemetar sembari mengusap lembut foto Jimin.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votenya yaa kakak kakak hehe 😅
Salam hangat dari istri sahnya Jungkook 😍