INDIGO (Love Two World)

INDIGO (Love Two World)
Banyak Waktu Untuknya


__ADS_3

Eunha memindahkan Jaemin agar lebih menjauh dari ponselnya, lalu ia tinggal ke belakang sebentar.


"Hai putra daddy, daddy sedang makan siang, mau tidak? Kali ini kamu tidak akan bisa mengganggu daddy makan.." Jungkook berbicara pada Jaemin, seolah olah Jaemin mengerti apa yang sedang ia bicarakan.


Yang tadinya Jaemin sibuk bermain, setelah mendengar suara daddy nya kini Jaemin berpaling ke sumber suara daddy nya berasal, ke ponsel itu, dengan senyuman lebar saat melihat daddy nya Jaemin menghampiri ponsel itu dengan merangkak ala bayi dengan cepat.


"Ehh.. Ehehe tampannya.. Hati hati, Jaemin kamu ingin apa? Bahagia sekali menghampiri daddy ahaha" Jungkook berucap diiringi dengan gelak tawa akibat tingkah putranya.


Dan.. Yah baiklah, mungkin Jaemin bahagia karena menemukan mainan barunya, bukan bertemu daddy nya. Ponsel itu berhasil ia raih dan ia gigit.


"Amm.. Mm.. Uwauwammmm.."


"Yahh? Ahahaha uhuk uhuk!! Ahaha jahat tapi lucu, Eunha-ahh.. Sayanggg!! Ponsel mu di gigit Jaemin.. Ahaha mulutnya penuh di kamera, Eunha-ahh sayangg!! Ahahaha" Jungkook tertawa terbahak bahak melihat putranya. Mungkin kalau ia sedang berada di sekitaran orang banyak, sudah di pastikan ia akan mendapat tatapan aneh oleh orang orang yang melihatnya, orang gila mungkin?


Eunha masuk dengan membawa sebuah mangkuk yang berisi makanan untuk Jaemin, "Baiklah.. Baiklah.. Sayang ayo makan siang dulu putra mommy haru- astaga!! Kamu apakan ponsel mommy? Ahaha" Eunha menggendong Jaemin dan mengambil ponsel dari tangannya.


"Eunha-ahh.." panggil Jungkook.


"Iya sayang? Ahaha putra mu ini nakal, tadi sudah aku jauhkan dia dari ponsel, bisa juga ya mengambilnya hmm? Mommy gelitiki mau?? Ululu.." gemas Eunha.


Jaemin hanya tertawa melihat mommy nya.


***


"Baiklah, pakai dumble sudah biasa, daddy ingin yang extream lagi, ayo Jaemin masuk ke dalam keranjang.." Jungkook berucap dengan menjulurkan kedua tangannya ke Jaemin.


Putranya yang tidak tau apa apa dan hanya bisa menghisap empeng bayi itu terlihat polos diam dan menurut ulah daddy nya. Jungkook mengangkat Jaemin dan memasukkannya ke dalam tas keranjang dan ia pakai sebagai pengganti dumble untuk gym-nya hari ini.


"Akh.. Lihat Jaemin, otot daddy besar kan? Ini yang membuat mommy mu suka ahk.. Berbobot juga ya putra daddy?"


"Ya jelas berbobotlah, karena dia manusia. ck ck Jaemin Jaemin, kamu ini mau saja di permainkan daddy mu, jangan diam begitu! Kamu bukan dumble yang seenaknya bisa di buat alat olahraga!" seru Eunha sembari meletakkan handuk Jungkook di meja.


Jungkook hanya terkekeh tapi tetap saja meneruskan olahraganya itu, bukannya mengeluarkan putranya dari keranjang

__ADS_1


"Astaga tampan sekali putra mommy, ayo turun dari keranjang, kamu harus tidur sayang.." ujar Eunha lembut pada Jaemin.


Jaemin tetap saja diam karena menikmati ayunan yang di buat oleh daddy nya sendiri sambil menghisap empeng bayinya itu.


"Dia masih ingin bersama ku sayang.." Jungkook menatap Eunha dengan tatapan memelas yang di buat buat agar Eunha mau menuruti keinginannya untuk bisa lebih lama lagi dengan putranya.


Eunha yang sudah mengerti akan tatapan Jungkook hanya menghela nafas pelan, "Begitu yaa? Dasar! Setelah ini mandi ya sayang, aku akan membersihkan kamar Jaemin dulu, aku mencintai mu.." Eunha mencium bibir Jungkook sekilas lalu pergi meninggalkan daddy dan anak itu.


***


Di sore hari Jaemin sedang bersama dengan daddy kesayangannya, selalu dan setiap saat, bahkan Eunha sampai terheran pada Jungkook. Jungkook yang sekarang sudah berbeda dari dirinya yang dulu. Eunha masih ingat saat ia hamil Jaemin, Jungkook selalu pulang terlambat dan kadang juga lembur di kantor, sekarang malah kebalikannya, setelah Jaemin lahir ia selalu pulang kerja lebih cepat dari biasanya.


"Kamu sangat menyayangi putra mu ya? Sampai melupakan ku begini.." Eunha menatap Jungkook yang sedang bercanda dengan putranya.


"Iyalah tentu saj-apa? Tidak begitu Eunha-ahh aku juga menyayangi mu, mana mungkin aku melupakan mu! Baa.. Huu.. Lucunya..."


"Saat aku hamil kamu suka pulang malam sampai larut, begitu Jaemin lahir kamu ada banyak waktu untuknya.." Eunha berucap dengan mengerucutkan bibirnya, mambuat Jungkook menjadi gemas.


"Hmm sekarang gendong Jaemin" Jungkook menyerahkan Jaemin pada Eunha sembari memeluknya gemas.


"Siapa mommy nya Jeon Jaemin?" tanya Jungkook santai tanpa menatap lawan bicaranya.


"Aku lah!" jawab Eunha ketus.


"Yang menghamili mu siapa?" tanya Jungkook lagi.


"Ka-kamu.." jawab Eunha sedikit gugup.


"Dengar, hidup tanpa keadilan dan kejujuran maka bukan kehidupan namanya. Aku, Jeon Jungkook bukan pria pengecut, tidak akan ada Jaemin jika tidak ada kamu sendiri, dan apakah aku bersikap acuh tak acuh pada mu? Eunha-ahh haruskah merasa cemburu dengan anak sendiri? Aku tau perasaan mu"


"Sayang.. Bukan maksud ku untuk berpikiran seperti itu, hanya saja aku terheran pada mu dan pekerjaan mu, saat Jaemin di perut kamu selalu sibuk, begitu Jaemin lahir kamu banyak waktu di rumah" Eunha menundukkan kepalanya, benar benar tak berani kalau harus menatap kedua manik coklat milik suaminya.


"Ah.. Maaf untuk itu, hal ini juga tidak di rencana, terkadang aku berpikir, jika aku lebih peduli pada mommy nya, aku salah, dia akan berpikir bahwa aku tidak setuju memiliki anak, tapi aku tidak akan pernah melakukan hal itu, aku ingin aku belajar untuk bersikap adil dan normal"

__ADS_1


"Maaf membuat mu berdebat dengan ku lagi, bukan maksud ku untuk bersikap payah seperti ini, kamu pasti mengira aku tidak suka dengan Jaemin ya?" Eunha memberanikan diri untuk mengadahkan kepalanya menatap Jungkook dengan mata yang sudah berbinar binar.


Jungkook tersenyum dan mencium pucuk kepala Eunha, "Kamu wanita teristimewa bagi ku, kamu bukan wanita bodoh seperti wanita luar, Jaemin juga darah daging mu, mana mungkin kamu membencinya? Aku tidak berpikiran seperti itu"


"Maafkan mommy sayang, mommy tidak bermaksud menyinggung mu dan daddy mu, maaf.." ucap Eunha pada Jaemin dan Jungkook.


"Lihat, dia menggenggam jari telunjuk mu, aku cemburu kalau satu ini, setiap aku lihat dia selalu seperti itu, aku jarang seperti itu.." ujar Jungkook dengan mengerucutkan bibirnya.


"Hehe karna dia tau bagaimana cara untuk menghibur mommy nya" Eunha menyengir memamerkan deretan gigi putihnya lalu mencium gemas pipi Jaemin yang berisi.


***


Niatnya Eunha akan menidurkan Jaemin, tapi Jaemin nangis terus di kamarnya. Ternyata ia ingin bersama daddy nya dan tidur di kamar Eunha dan Jungkook. Dan sekarang.. Mereka bertiga sedang bercanda gurau.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Gimana? Gimana? Dianjurkan membacanya malam yaaa wkwk inget lo puasaaaa wkwk

__ADS_1


Salam hangat dari istri sahnya Jungkook 😍


__ADS_2