INDIGO (Love Two World)

INDIGO (Love Two World)
Memenuhi Keinginan


__ADS_3

"Akan ku fikirkan nanti" tangan Eunha bergerak untuk menyeka air mata suaminya itu, "Ayo tidurlah!" Jungkook hanya mengangguk.


Eunha tak langsung tidur, ia masih memandangi wajah Jungkook sambil memikirkan perkataannya barusan, ia benar benar merasa bersalah tak pernah memikirkan perasaan suaminya itu di tambah lagi rasa bersalahnya yang masih belum bisa memberikan sebuah keluarga pada Jungkook.


Ia menangis kala mengingat Jungkook dengan bahagianya bermain dengan seorang anak laki laki yang mereka temani saat di taman tempo hari. Ia pun juga terlihat berkali kali menepis air matanya.


***


Keesokan paginya, setelah sarapan mereka bersiap siap untuk berangkat ke kantor. Jungkook terlebih dahulu mengantarkan Eunha. Kini mereka sedang dalam perjalanan.


"Aku sudah memikirkannya, aku akan resign. Hari ini adalah hari terakhir ku bekerja" ucap Eunha memecah keheningan saat itu.


Jungkook hanya tersenyum lembut, "Aku hanya ingin yang terbaik untuk mu" ucapnya.


Tak lama kemudian, mobil Jungkook sampai di kantor tempat istrinya itu bekerja. Sebelum turun Eunha berpamitan kepada Jungkook dan tak lupa Jungkook memberikan kecupan hangatnya itu di dahi, pipi, dan bibir istrinya.


***


Malam harinya, Eunha dan Jungkook sedang berada di ruang tv, berhubung besok hari libur Eunha berniat menemani Jungkook untuk menonton acara sepak bola. Saat Jungkook sedang mempersiapkan snack, Eunha pamit untuk ke kamar mandi yang terletak di kamarnya. Namun, sudah lebih dari setengah jam Eunha tak kembali ke ruang tv, karna takut terjadi sesuatu pada Eunha, Jungkook memutuskan untuk melihat Eunha di kamarnya.


Kini Eunha duduk di pinggir ranjang, bahkan ia sengaja mengganti piyamanya dengan lingerie hitam berjarak 5 cm diatas lutut, hingga membuat lekuk tubuhnya terlihat begitu menggoda. Sedangkan Jungkook, ia kini baru saja memasuki kamar. Betapa terkejutnya Jungkook saat melihat Eunha yang terlihat sangat cantik dalam balutan lingerie berwarna kesukaannya itu. Walaupun ia sudah berkali kali melihat seluruh tubuh Eunha. Namun, sedikit pun ia tak merasa bosan dan malah membuatnya semakin candu.


Jungkook melangkahkan kakinya untuk lebih mendekat pada Eunha. Sesampainya di hadapan Eunha, tangannya kini mulai membelai lembut rambut Eunha, ia juga menggerakkan satu tangannya untuk mengusap bibir Eunha. Perlahan tapi pasti ia mendekatkan bibirnya pada bibir Eunha sampai pada akhirnya bibir mereka saling bertemu. Jungkook sedikit ******* dan memberikan sedikit gigitan pada bibir yang ia rasa manis itu.


Sebelumnya juga Eunha pernah diam diam pergi ke rumah sakit untuk melakukan program hamil


Mungkin inilah saatnya. Gumam Eunha dalam hati.


Saat ini satu tangan Jungkook berada di pinggang Eunha dan satunya lagi mendorong tengkuk Eunha agar memperdalam ciuman mereka.


Jungkook melepas ciumannya, kening mereka saling menempel. Berebut oksigen yang berada di sekitarnya. Jungkook tersenyum begitu juga dengan Eunha.


***

__ADS_1


Jungkook mendorong dan menjatuhkan tubuh Eunha di atas ranjang berukuran king size itu. Ia terus ******* bibir Eunha tanpa henti, rasanya ia begitu candu akan rasa manis dari bibir merah istrinya itu.


Kini, bibir Jungkook beralih ke leher jenjang milik Eunha, demi apapun Eunha begitu menikmatinya. Tangannya tak tinggal diam, ia mulai menyusup kedalam balutan lingerie berwarna hitam itu. Dengan sekali tarikan mampu membuat lingerie itu terlepas dari tubuh sang pemiliknya. Jungkook mulai menindih tubuh Eunha.


Tubuh Eunha terhentak dengan kasar, ia memejamkan kedua matanya saat suaminya itu semakin menyakitinya dibawah sana.


Malam itu menjadi malam yang panjang, hanya terdengar suara desahan yang memenuhi sesisi ruangan itu. Keringat tak hentinya mengucur dengan derasnya. Padahal malam itu hawa dingin sangat mencekam tapi tidak bagi mereka berdua.


Jungkook melepas kenikmatan itu setelah semalaman penuh menjajah Eunha. Jungkook ambruk di samping Eunha, ia juga tak hentinya menciumi Eunha yang sudah terlihat kelelahan dan ia memeluk tubuh mungil istrinya itu dan semakin mengeratkan pelukannya.


***


Keesokan paginya, Jungkook terlebih dahulu terbangun, kedua matanya mengerjap menyesuaikan cahaya yang masuk dari cela yang ada di kamarnya itu. Ia melihat Eunha yang masih tertidur dengan posisi memeluknya, Jungkook memperhatikan tubuh polos Eunha yang masih tertutup selembar selimut bersama. Ia tersenyum lalu memeluk dan menciumi wajah Eunha, bahkan ia tak segan menggigit pipi chubby istrinya itu.


Tak lama kemudian, karna merasa ada sesuatu yang hangat berkali kali menempel di wajahnya Eunha pun terbangun, mereka saling memeluk kembali lalu beranjak untuk masuk kedalam kamar mandi.


Jungkook mengangkat tubuh Eunha ala bridal style dan menggendongnya masuk ke dalam kamar mandi, dan ikut serta dalam ritual mandi bersama.


^


Pagi itu, Eunha terlebih dahulu terbangun. Ia turun dari kamar mandi dan hendak menyiapkan sarapan. Namun, kepalanya tiba tiba terasa berputar putar, perutnya seakan di aduk begitu hebat.


Eunha menggembungkan mulutnya ia merasa ada sesuatu yang tertahan di tenggorokannya. Ia segera masuk ke dalam kamar mandi dan memuntahkan cairan yang membuat perutnya seakan diaduk aduk sepagi itu.


Jungkook yang mendengar suara dari kamar mandi langsung terbangun dan tidak mendapati Eunha di sampingnya. Ia beranjak turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi, kebetulan waktu itu pintu kamar mandinya hanya tertutup sebagian, jadi ia leluasa untuk masuk ke dalamnya.


"Sayangg.. Kau kenapa? Apa kau sakit? Katakan! Apa yang sakit?" ucapnya khawatir, ia dengan segera membantu Eunha yang terduduk lemas di lantai itu agar berdiri dan memapahnya keluar kamar mandi untuk duduk di pinggiran ranjangnya.


Namun Eunha hanya menggelengkan kepalanya.


"Kita ke rumah sakit sekarang!" ia mengangkat Eunha kembali ke kamar mandi, mandi bersama dan setelah itu bersiap siap untuk berangkat ke rumah sakit.


Sesampinya di rumah sakit, Jungkook menyuruh Eunha duduk di kursi tunggu, sedangkan dia mengambil nomor antrian itu dan kembali duduk di samping Eunha.

__ADS_1


Eunha kembali menggembungkan mulutnya menahan sesuatu agar tidak keluar.


Bahkan aku tidak memakan apa pun pagi ini, tapi mengapa aku begitu mual? Pikirnya.


Karna sudah tak tahan, Eunha meminta izin pada Jungkook untuk pergi ke toilet. Disana, ia kembali mengeluarkan isi perutnya. Setelah dirasa cukup, Eunha hendak kembali namun langkah kakinya tiba tiba terhenti saat tangan kecil menarik narik baju yang saat itu tengah ia pakai. Hal ini sukses membuatnya kaget dan sedikit terjingkat. Ia membalikkan tubuhnya untuk melihat siapa yang menarik narik bajunya itu.


"Eoh! Astaga! Yurra-ahh kau ini mengagetkan ku saja" seru Eunha, tangannya refleks memegangi dadanya. Ia begitu terkejut seakan jantungnya hampir terlepas dari tempatnya.


"Sedang apa Eonnie disini?"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Maap ni yak aku bukannya gamau buat adegan anunya lebih panas, tapi memang aku sama sekali gatau, yaa.. Karna aku sendiri juga emang masih kecik sangat 😂😂😂 Masih belum tau apa apa wkwk 😂😂😂

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votenya yaa kakak kakak hehe 😅


Salam hangat dari istri sahnya Jungkook 😍


__ADS_2