Istri Bar-bar Tuan Muda

Istri Bar-bar Tuan Muda
chapter 13


__ADS_3

" cih Narsis banget sih om om, gak ingat umur apa , usah tua juga " ucap Jannah kesal.


" saya itu bukan tua tapi Mateng, ibarat buah, nah modelan saya ini yang banyak di cari ibu-ibu" kekeh nya.


Jannah yang jengah mendengar ucapan Alvin cuma bisa membuang muka kesal, ternyata om om mesu** bisa narsis juga ucap jannah dalam hati.


" oh iya, tadi pas di kampus ada loh, orang ngomong gini, kenapa kalau suami gua lumpuh ha, Lo gak tau aja kalau ***-***, sama suami lumpuh itu giman sensasi nya, ck padahal aku kan juga mau di gituin sama istri aku, gak kebayang deh kalau beneran apa yang di ucap orang itu tadi " ucap Alvin menggoda jannah


" ck, tadi tu, aku ngomong kek gitu biar gak di gangguin aja sama si bika kampre*** itu, makanya aku ngomong kek gitu, aslinya nya mah engga "


" kamu mau coba gak ?"


" coba apa ?"


" itu, ***-*** "


" apaan sih om,emang dasar om om mesum " ujar Jannah malu. entah kenapa tadi dia bisa ngomong seperti itu.


". hahaha saya juga bercanda kok, tapi kalau kamu emang udah siap, aku mau kok " kekeh Alvin yang semakin membuat Jannah malu


" om lagi masak apa ?" tanya Jannah mengalihkan pembicaraan.


Alvin yang tau kalau Jannah mengalihkan omongannya tadi, cuma bisa tersenyum, Alvin tau kalau Jannah malu, bahas yang begituan.


" om ajarin masak dong ?"


" emang kamu gak bisa masak ? " tanya Alvin


" kalau aku bisa masak, usah dari kemaren aku masak dirumah ini "


" hadeh, gaya doang tomboy, masak gak bisa "


" mau ajarin gak nih, ngoceh Mulu "


" iya deh iya ayok "

__ADS_1


" kita mau masak apa nih om ?" tanya Jannah bingung, pasalnya ia tak tahu apa yang mau di masak.


" kita masak ayam kecap aja yah biar gampang, nah kamu cuci ayam nya dulu "


" oke " jawab Jannah singkat.


Dengan semangat jannah mengeluarkan ayam dari bungkusan kresek tempat ayam tadi.


" om kok ini bahan-bahan banyak, kemaren aku liat kulkas kosong " ucap Jannah heran, sebab sudah banyak barang belanjaan yang ada di atas meja dapur.


" iya pulang kantor saya tadi ke supermarket yang ada di ujung gang sana, saya belanja kebutuhan ini semua, sepertinya cukup lah satu Minggu ini, menjelang asisten rumah tangga yang baru datang " ujar Alvin menjelaskan. Alvin akan mengambil asisten untuk bekerja dirumahnya, agar jannah tak terlalu capek, apalagi Jannah tidak bisa masak.


" wihh, suami idaman yah, bibi enakan leha-leha di kamar, suami pulang kantor langsung belanja " ucap Jannah cengengesan.


" bisa yah kamu "


" eh itu ayam nya kenapa di sabunin " turu Alvin kaget, melihat Jannah sudah menuangkan beberapa tetes sabun cuci piring.


" lah, kata om di cuci, ya udah aku mau cuci ayam nya dulu " ucap jannah dengan polosnya.


" om juga gak bilang, mana aku tau " elak jannanh membela diri


" sekarang udah tau kan ?"


akhirnya Alvin lah yang mengerjakan semuanya, mulai dari mencuci ayam, memotong bahan-bahan. Jannah masih asik bertanya-tanya tentang jenis-jenis bumbu dapur. Alvin dengan sabar menjawab satu-satu, bahkan membedakan jahe sama lengkuas pun Jannah tak tahu.


" Taraaaaa udah Mateng "


"hummmmmm enak banget aromanya om, jadi laper " ujar jannah memegangi perutnya.


" ya udah ayok makan "


mereka berdua pun makan dengan lahap, apalagi Jannah. bahkan dia nambah lagi porsi makan nya. ketika sedang asik makan, pintu di ketuk dari luar, Alvin yang tidak memungkinkan untuk membuka pintu akhirnya mau tak mau Jannah lah yang bergerak Menuju ke pintu tersebut.


ceklek.,,,,,,

__ADS_1


" eh, mama irene " ujar Jannah kikuk pasalnya dirinya ketemu dengan sang mertua ketika hari pernikahan aja, itupun gm tak mengobrol banyak.


Irene yang melihat Jannah mengenakan baju kaos Alvin mengerutkan keningnya, seperti tidak suka pakaian anak nya si pake orang lain.


" ayok masuk ma, kebetulan kita lagi makan " ajak jannah dengan ramah .


" Alvin nya mana ?" tanya mam irene, bahkan dia enggan menjawab ucapan dari Jannah


" mas Alvin di meja makan ma, lagi makan , ayok ma langsung aja kita makan bareng-bareng " lagi-lagi Irene tak menjawab ucapan jannah


" alvinnn,,,,,, " ujar mama Irene tak kala melihat Alvin yang masih asik makan.


Alvin yang mendengar kalau itu suara dari mama tirinya segera menoleh dan benar,mama Irene Menuju ke arahnya.


sesampainya di meja makan, mama Irene langsung memeluk Alvin gak lupa juga dia mencium pipi anak nya tersebut. Jannah yang melihat itu semua merasa heran, kok ada anak tiri dan ibu tiri bertemu saling cium pipi pikir nya.


" kamu kok gak pulang sih Vin, mama kan kangen " ujar mama Irena menegang tangan sang anak.


lagi-lagi janah di buat tak percaya dengan apa yang di lihat olehnya.


" kan Alvin Sekarang udah nikah mah, jadi Alvin harus mandiri, tinggal. sendiri, ini juga rumah Alvin "


" ini rumah impian kamu sama Celine waktu itu kan, sayang banget yah, kamu gak jodoh sama Celine, tapi kami tenang aja, mama pasti akan mendoakan yang terbaik buat pernikahan kamu " uajr mama Irene masih menatap Sang anak, tak lupa juga tangannya masih memegang tangan Alvin.


" mama gak makan ?" Jannah berusaha basa basi dengan sang mertuanya.


" Iyah mam, ayok makan mam , ini Alvin yang masak mam " uajr Alvin


" loh, kok kamu yang masak, emang istri mu seharian kemana, kenapa kamu yang masak ? " tanya mama irene tiba-tiba


" Jannah sibuk sama kuliah mah, apalagi ini diaa juga baru pulang, ya udah aku bantu aja dengan masak, tapi ini gak sepenuhnya Alvin yang ngerjain, tadi sempat di bantu sama Deden juga " ujar Alvin berusaha menutupi, kalau Jannah tak bisa masak.


" Iyah, mama kaget aja, masa iya sebagai istri, gak mau masak buat suaminya, dah tau suami gak bisa jalan, bisa-bisanya gak mau bantuin masak " ujar mama Irene dengan tatapan sinis


" siala*** ternyata gua punya mertua Julid juga, gua pikir kemaren dia akan beda smaa mertua-mertua pada umum nya, ternyata engga sama aja, sama-sama nyebelin " umpat Jannah dalam hati.

__ADS_1


" oh iya Vin, ini mama tadi bawa makanan, makanan ini makanan kesukaan kamu, gak tau kenapa mama tiba-tiba kangen kamu tadi, ya udah mama buat lah, mama anter kesini, sekalian mau jengukin kamu, apa kami di perhatikan sama istri kamu, kan kamu tau kalau istri kamu ini bisanya cuma balapan doang.


__ADS_2