Istri Bar-bar Tuan Muda

Istri Bar-bar Tuan Muda
chapter 36


__ADS_3

Sang asisten pun mengangguk mengiyakan.setelah Deden sudah keluar dari dapur ia segera membuatkan makanan yang enak untuk sari. sang asisten rumah tangga merasa bahagia, seenggaknya Deden sudah mau berbicara dengan sari, bik Asmi yang tahu bagaimana berantakan hidup nya Deden, apalagi setelah kepergian Linda kekasih majikannya itu.


" semoga aja den Deden bisa mendapatkan perempuan yang baik sama dia, yang tulus sayang sama dia, yang paling penting setia sama den Deden " ujar bik asmi berdoa dalam hati.


...****************....


.


" vinaaaaaa " teriak Jannah ketika ia sudah tiba di tempat perkumpulan teman-teman nya.


" apa " ujar Vina singkat


" Lo kok gak nungguin gua sih, kesal banget tau gak, udah capek-capek gua sama mas Alvin nyusul Lo, biar kita sama-sama berangkat gitu, eh taunya Lo udah pergi duluan " kesal Jannah. sebelum ia berangkat Jannah mengajak Alvin untuk menjemput Vina kerumah nya terlebih dahulu, tapi pas mereka sudah tiba dirumah Vina, ternyata Vina sudah berangkat duluan sama Sandy


" Iyah, gua udah jalan duluan sama Sandy tadi, Lo juga gak ngomong ke gua kalau mau berangkat barengan, yah Mana gua tau " ucap Vina


" iya, paling engga kan, kasih kabar gitu kek, ini mau pergi-pergi aja Lo " ucap Jannah masih kesel


" ya udah sih, lagian Lo juga udah sampai disini kan, masih aja ngomel-ngomel, heran gua, kok gua liat Lo akhir-akhir ini, makin bawel yah " ujar Vina heran


" engga lah, perasaan Lo aja kali, biasa aja gua mah " elak jannah yang memang tidak merasa kalau dirinya bawel.


" iya deh, iya, nih tadi bunda nitip " Vina menyodorkan paper bag yang di bawanya tadi.


" apa nih ?" tanya Jannah bingung


" biasa salad buah "


" bunda udah balik ? kapan ?"

__ADS_1


" semalam sampe di rumah, pas tau kalau mau berangkat hari ini, makanya bunda buat salad buah, buat anak angkat nya hahahaha " kekeh Vina


" bodoamat, yang penting bunda buatin ini buat gua wleeee " ujar Jannah tak mau kalah.


Jannah membuka salad buah yang di berikan Vina tadi, matanya berbinar melihat salad buah tersebut, Vina yang melihat Jannah seperti itu, malah mengerutkan kening nya, tumben banget ini anak kek gak biasa nya.


" ya elah, biasa aja kali, mandangin nya, kek baru nyoba itu aja Lo " ujar Vina membuyarkan fokus Jannah terhadap salad buah tadi.


" apa sih Lo, berisik banget "


Alvin yang masih setia berdiri di samping istri nya cuma bisa menggelengkan kepala melihat tingkah laku nya, memang Jannah tak seperti biasanya, menurut nya. benar apa yang di katakan oleh Vina tadi, Jannah agak bawel akhir-akhir ini, dan kelakuan nya pun agak aneh.


" mas mau ?" tanya Jannah menyodorkan sendok ke arah suaminya, bermaksud ingin menyuapi suami nya.


Alvin yang melihat hal tersebut tanpa pikir panjang langsung membuka mulut nya dan memakannya.


Vina dan Sandy yang ada disana malah jengah melihat tingkah laku Meraka ini.


" kenapa sih, panas aja Lo pada, makanya nikah dong wleeeee " ejek Jannah , Alvin malah menambah memanas-manasi Vina dan juga Jannah dengan mengelus kepala sang istri.


" sayang, mas angkat telepon bentar " ujar Alvin sebab dari tadi hp nya berbunyi terus tapi ia engga mengangkatnya, namun sudah lebih dari 10 kali bahu menelpon akhirnya Alvin berinisiatif untuk mengangkatnya dulu dengan sedikit menjauh dari arah istri dan teman-teman dari Jannah


Rombongan teman Jannah yang datang heran melihat jannah, dia sama laki-laki selain Sandy, mereka tau kalau Sandy ada belok-belok nya, makanya selalu berteman dengan Jannah dan juga Vin. ternyata tak banyak yang tau kalau Jannah sudah menikah, padahal waktu dia menikah di siarkan langsung, entah mereka yang gak tau, Karena Jannah gak pernah memposting fotonya di media sosial jadi karena itu banyak yang tidak tahu kalau Jannah sudah menikah, walaupun waktu itu di adakan secara live.


Tak berselang lama, Deden dan juga Randy pun tiba di tempat mereka janjian, bersama dengan anak-anak yang lain. telah banyak yang datang, ada juga beberapa teman dari Randy yang sudah bergabung, sebagian ada juga yang membawa pasangannya.


namun Randy tak menghiraukan teman-teman yang memanggil nya, ia malah fokus mencari seseorang yang sudah membuat perasaan nya tak karuan. matanya mencari kesana-kemari dan yah matanya tertuju ke arah perempuan yang sedang duduk bersama dengan sahabatnya.


mereka selalu bertiga, Randy sudah tahu sejak awal dia ikut gabung di komunitas ini. pandangan nya pun tak. beralih menatap wanita yang sedang tertawa itu. Randy lantas memegangi dadanya yang merasakan kalau detak jantung nya sudah tak stabil. ia merasa detak jantungnya berdetak lebih cepat tak kalah matanya tak sengaja menatap perempuan itu yang mana perempuan tersebut menatap nya juga laku tersenyum.

__ADS_1


Deden yang melihat adik nya memegangi dada nya lalu tersenyum tanpa sebab, Deden pun mengerutkan kening nya, lalu menjentik kepala sang adik.


pletak....


" awwww " ringis Randy yang baru sadar dari lamunannya tatkala sang Abang menjentik kening nya.


" Lo apa-apaan sih bang, Lo kira gua bocil main di pletak-pletak gitu " kesal Randy Sandy mengusap kening nya.


" Lo juga ngapain ha? senyum-senyum gak jelas, apalagi sambil megang dada gitu, aneh banget " ucap Deden


" gua itu lagi ngeliat cewe yang gua ceritain ke Lo waktu itu, ternyata dia pergi juga, sumpah yah, gua seneng banget,kek nya bisa nanti gua deketin dia, apalagi kek nya dia pergi sendiri kek biasanya, jadi nanti bisa dong gua bareng dia " ujar Randy dengan PD nya.


" emang perempuan yang mana sih yang Lo suka itu, gua jadi penasaran, seperti apa sosok perempuan yang udah buat hati adek gua bergetar " ujar Deden dengan penasaran perempuan mana yang di inginkan oleh adek nya tersebut.


" itu yang bertiga di sana, 1 cowo nya, itu tu " tunjuk Randy ke arah perempuan tersebut.


" jadi Lo suka yang mana, disana kan ada 2 orang cewek nya ?" tanya Deden makin penasaran.


" itu yang pake Hoodie hitam, cantik kan, apalagi lagi ketawa kek gitu " ujar Randy sambil memperhatikan perempuan tersebut dari jauh.


Deden yang melihat siapa perempuan yang pake Hoodie hitam tersebut tak bisa menyembunyikan keterkejutan nya. apa iya adik nya menyukai perempuan tersebut.


" seriusan Lo suka sama dia ?" tanya Deden masih tak percaya


" serius, udah dari lama gua suka sama dia " ucap Randy dengan yakin.


" Lo itu kalau mau suka sama cewe liat-liat dulu lah status cewe nya, masa iya wanita yang udah punya suami Lo sukai " kekeh Deden sambil meninju perut sang adik dengan pelan.


Randy yang penasaran dengan ucapan Abang nya segera menyusul nya, apa maksud dari ucapan nya tersebut.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


maaf yah gak up udah beberapa hari. insya Allah bakalan rutin up lagi. jangan lupa like yah, koment sama kasih gift juga boleh, makasih semua,, salam hangat 🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2