Istri Bar-bar Tuan Muda

Istri Bar-bar Tuan Muda
Hari Pernikahan part2


__ADS_3

sesampainya di gedung tempat pernikahan, tamu undangan sudah ramai, bahkan wartawan pun sudah ada yang menanti, Alvin sengaja mengundang beberapa wartawan, Agar semua orang tahu kalau dirinya sudah akan menikah.


Alvin sempat jadi perbincangan publik, akibat dia gagal nikah dan di gantikan oleh sang kakak tiri yaitu Bayu. lalu sekarang, jagad Maya di heboh kan lagi dengan berita, yang mana tuan Alvin Wijaya tersebut meminang seorang wanita, entah wanita itu dari kalangan mana, mereka pun belum tau seperti apa sosok wanita yang sudah membuat Alvin bisa melupakan mantan istrinya tersebut.


Celine yang melihat dekorasi pernikahan Alvin sangat mewah dan megah, timbul lah rasa iri di dalam hatinya, dulu dia berharap nikah sama Alvin dengan pernikahan megah, seperti ini.


" baik lah acara akan segera kita mulai " ujar MC membuka acara t tersebut.


tibalah di acara inti yaitu proses ijab qobul.


yang mana Toni yang akan menikahkan sang anak


setelah selesai acara akad nya, Vina dan Jannah pun segera keluar dari kamar nya, menuju tempat dimana suami nya berada.


" Gil** rame banget woi " ujar Vina melihat banyak nya tamu undangan, belum lagi wartawan yang sibuk mengambil potret mereka berdua. ada juga yang sedang melakukan siaran langsung.


" ck alay banget sumpah, apaan sih pake live-live segara " umpat Jannah dalam hati


" ini lagi sepatu buat gua susah jalan aja Anji****, sumpah yah itu si om om awas aja nanti, liat aja, gak bakalan tenang hidupnya gua buat, enak aja dia ngasih gua baju sempit kek gini, apalagi itu sepatu mana tinggi banget lagi, kalau gua jatuh kan malu, di mana harga diri gua " Jannah masih mengomel dalam hati sambil tersenyum, terpaksa tersenyum lebih tepat nya.


sesampai di depan Alvin, Jannah cuma cengengesan, tapi sorot matanya mengisyaratkan awas yah Lo nanti.


" Jannah salam sama suami kamu "


Jannah pun menyalami tangan suaminya, namun sebelum itu dia genggam dengan erat, Alvin yang merasakan tangannya di genggaman seperti itu cuma bisa tersenyum menahan sakit nya.


" gil** ini tenaga nya kuat banget, bisa-bisanya patah nih tulang-tulang jari gua" umpat Alvin dalam hati menahan sakit.


acara demi acara telah hampir selesai tibalah saat nya salam-salaman, Vina dan juga Sandy yang udah datang tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. mereka pun sangat bahagia


" Jannah ,,,,,,,,,, " teriak Sandy, bukannya seperti teriakan cowo Maco malah Jannah dan juga Vina malah menutup telinganya.

__ADS_1


plak.......


" bisa gak sih Lo itu gak teriak, Lo pikir suara Lo itu merdu ke Rossa apa, mules ni kuping gua denger teriakan elo "


" pusing kali jan, bukan mules, Lo ada-ada aja sih " ujar Sandy dengan gemulai nya.


" ck bisa gak sih Lo itu Maco dikit Napa, lembek banget jadi cowo, jangan-jangan itu Lo lembek juga yah " ucap Vina tanpa menyaring kata-kata nya terlebih dahulu


" eh, apa Lo bilang, ini gua lemes, asal Lo tau aja yah kalau ini gua udah bereaksi, Lo bisa kenyang 9 bulan 10 hari, ingat itu " dengan gemulai nya.


Jannah dan Vina pun tertawa melihat tingkah laku teman nya tersebut. Alvin yang melihat Sandy yang lemes seperti itu, cuma bisa menggelengkan kepalanya, kok ada yah laki-laki nama Sandy, tapi kelakuan kek Selly.


" ini kado dari gua sama Vina, pokok nya gak mau tau Lo harus pake, kalau engga gua gak akan mau temanan sama Lo lagi " ucap Sandy menunjuk ke arah Jannah


Jannah langsung mengambil jadi dari sahabat-sahabat nya itu, kalau menyimpan nya di kursi tempat ia dan Alvin duduk.


" ya udah kita kesana dulu yah, selamat menempuh hidup baru, ingat Lo udah nikah jangan balapan Mulu " ketika hendak memeluk Jannah. Sandy langsung di tarik oleh Alvin.


" ya elah, baru juga 2 jam jadi suami udah posesif aja jadi lakik "


" iya dong, emang nya elu lemes "


" is sebel, sebel , Jan liat tuh suami Lo dia ledekin gua " ucap Sandy kesal


Jannah yang melihat hanya tersenyum, karena Sandy memang suka di ganggu kalau sudah seperti itu.


" mau makan gak om ?" tanya jannah pasal nya dirinya sudah sangat lapar, tadi pagi tak sempat makan.


" boleh " ucap nya singkat.


Jannah berjalan ke area tempat makanan yang di hidang, ketika sedang asik memilih makanan Yang akan di berikan ke suaminya, jannah di kaget kan dengan kedatangan seseorang

__ADS_1


" Alvin gak bisa makan udang "


" emang kenapa ?" tanya Jannah bingung.


" dia ada alergi sama udang, kalau mau ,kamu ambil ini aja, aku udah ambilin, aku jamin kalau Alvin suka sama makanan yang aku ambil " ujar wanita itu lagi.


" kok Lo tau makanan kesukaan alvin ?" tanya Jannah kesal, pasal dari tadi menurut nya orang ini terlalu ikut campur dan terlalu sok tau menurut Jannah.


" ya, iyalah gua tau semuanya, emang Lo gak tau kalau gua ini mantan nya Alvin, yah wajar dong kalau gua tau semuanya"


" oh, mantan, eh mbak, kalau udah jadi mantan jangan terlalu ikut campur yah mbak, mana sok ngatur lagi, sadar diri kalau udah jadi MANTAN "


Jannah tak jadi mengambil piring yang di beri Celine tadi, ia malah mengambil makanan tanpa melihat dulu.


" cih jadi mantan aja Sombong banget, gua yang udah sah jadi bini nya aja biasa aja tuh " omel nya lalu naik ke atas pelaminan tempat Alvin yang masih duduk menatap nya dari jauh.


" kenapa?" tanya Alvin yang melihat Jannah datang sambil mengomel.


" itu tadi, pas ambil makanan, gua ketemu sama manta elu " jawab nya judes


Alvin yang mendenger jannah ngomong pake bahasa gua elu, langsung menjentikkan jarinya ke mulut Jannah.


" ini mulut kek nya emang harus di kasih hukuman, ngomong sama suami aja gak ada sopan-sopan nya " ujar Alvin


" ck apa sih om sakit tau, main pukul Aja, belum sehari jadi istri udah kdrt aja suami ku "


" makanya kalau ngomong itu, liat-liat dulu ngomong sama siapa, masa iya ngomong sama suami, kek gitu "


" ya udah nih makan dulu " Jannah menyodorkan sendok ke mulut nya Alvin. tanpa pikir panjang Alvin langsung membuka mulut nya dan mengunyah makanan tersebut.


" kamu ga makan ?" tanya Alvin

__ADS_1


" makan dong, rugi engga, masa iya di acara sendiri gak makan, " Jannah pun langsung memakan makanan tersebut tak lupa juga dia menyuapi suaminya, kalau di lihat mereka seperti pasangan serasi yang saling mencintai, padahal aslinya engga seperti itu.


__ADS_2