
Kamu pikir mama takut ? engga sama sekali gak takut, kalaupun mama di penjara, mama sudah menyiapkan seseorang untuk memata-matai kalian " ucap mama irene santai.
dengan santai nya ia berjalan menuju ke arah Alvin kalau membelai wajah anak tirinya, Alvin yang mendapat perlukan seperti itu dari mama tirinya merasa sangat menjijikan, ternyata begini sifat asli ini tirinya tersebut.
keesokan paginya kantor Alvin mengalami kerusuhan, Alvin dan juga Deden yang baru datang setelah meeting dari luar merasa heran, ada apa sebenernya, kenapa ribut-ribut.
Deden pun gak kalah panik,dengan langkah yang tergesa-gesa Deden mendorong kursi roda Alvin dengan cepat.
Ting........
bunyi lift ketika hendak keluar tiba-tiba Alvin di tarik seseorang dan langsung melayangkan pukulan ke arahnya.
BUGH.....
" sialan"
BUGH......
BUGH....
Alvin yang mendapat serangan mendadak tak sempat mengelak dari serangan tersebut.
" berdiri Lo bajinga***, dasar anak tak tahu diri " ucap Bayu.
yah ternyata yang membuat kerusuhan tersebut adalah Bayu.
Alvin yang masih terkapar tak kuat untuk berdiri, kalaupun dia berdiri nanti akan ketahuan pikiran nya. ketika Deden mau membantu nya untuk bangkit, Bayu langsung menarik lengan Alvin supaya berdiri.
" Lo gak usah pura-pura, gua tau kalau Lo itu gak lumpuh " dengan tarikan paksa Alvin pun berdiri,
para karyawan yang melihat kerusuhan bertubi-tubi datang dan menyaksikan, apa yang terjadi dengan bos mereka, mereka pun kaget karena melihat bos mereka sudah berdiri tegap seperti beberapa bulan yang lalu.
__ADS_1
" tuh kan, Lo bisa berdiri, dasar pembohong " lagi Bayu memukul adik tirinya tersebut.
" mas udah, Lo kenapa sih mukul adek Lo sampe segitu nya " ujar Deden melerai Bayu supaya tidak memukuli teman nya tersebut.
" Lo mau tau kenapa gua sampe se emosi ini, Lo tau dia udah lecehin mama gua, dia mau perkos* mama gua, untung aja mama gua bisa kabur dari rumah itu, gua gak nyangka kalau Lo sampai nekat melakukan hal menjijikan itu " ujar Bayu masih dalam keadaan emosi.
Deden yang mendenger ucapan Bayu di buat melongo tak percaya, apa benar teman nya ini melakukan hal yang sekeji itu.
" gua gak percaya mas, gak mungkin teman gua melakukan hal kek gitu, gua tau kalau Tante Irene itu selama ini memperlakukan Alvin emang lebih daripada anak tiri, menurut ku, emang mama mas aja yang kegatelan " ujar Deden membela teman nya tersebut.
" Lo itu cuma teman nya, emang Lo tau dia ngapain aja dirumahnya, apalagi istrinya jarang di rumah, apa gak mungkin mereka melakukan itu " ucap Bayu terus memojokkan Alvin.
" gua gak pernah melakukan itu, ngapain juga gua meniduri mama tiri gua sendiri, cih ternyata wanita itu semakin menjadi-jadi ternyata " ucap Alvin merasa jijik
" Lo gak usah sok, padahal ini semua kerjaan Lo bajiga*** " ketika Bayu ingin meninju Alvin lagi, tiba-tiba ia di serang seseorang dari belakang.
BUGH.......
" kenapa Lo mukul suami gua ha " ternyata Jannah yang memukul Bayu tadi.
" kenapa Lo nanya ke gua, harusnya Lo tanya sama suami Lo ini, ngapain dia lecehkan mama gua "
" kalau gua bilang mama Lo yang ngejar-ngejar suami gua gimana ?"
" kau itu cuma orang baru yang datang di keluarga gua, gak usah sok paling tau bangsa* " umpat Bayu kesal.
"kalau gua bilang mama Lo, atau mama mertua gua yang narok obat perangsang di minuman suami gua, apa Lo percaya ?" tanya jannah masih dengan santai nya.
" gak mungkin mama gua memikirkan hal menjijikan itu, udah gau suami kau itu yang tidak beres, bisa-bisanya dia melakukan itu sama mama tiri nya sendiri "
" Lo kalau gak tau jalan cerita nya jangan menghakimi orang tanpa bukti dong, menurut Lo emang ada mama tiri datang kerumah anak nya di saat istri anak nya tidak ada dirumah, ah bukan itu aja, bahkan mama mertua ku juga menyuapi suami ku makan, apa iya itu sayang ibu sama anak ? bahkan pas aku ganti baju ke kamar mama mertua ku melancarkan aksinya, dia memasukan sesuatu ke dalam minuman suamiku, terus dia memaksa mas Alvin masuk ke kamar tamu , apakah itu wajar, sedangkan istrinya ada dirumah ?"bayu yang mendengar itu semua menjadi ragu, apa iya mama nya seperti itu, tapi mna nya cerita kalau dia hampir di lecehkan oleh Alvin bahkan pas pulang baju mama nya sudah robek-robek.
__ADS_1
" tapi kenapa mama las pulang dari rumah kalian baju nya sudah sobek-sobek ?" tanya Bayu
" kalau gua bilang mama Irene sengaja merobek baju nya apakah kakak ipar percaya ?" tanya Jannah lagi
Bayu pun terdiam, dia bingung mana yang akan dia percaya, di satu sisi sia tidak terima orang tua satu-satunya, ingin di lecehkan oleh anak tirinya sendiri, disisi lain omongan Jannah ada benar nya juga.
" gua ada satu rahasia loh kalau Lo mau tau, mungkin kalau Lo tau, Lo semakin gak percaya deh " ucap Jannah ingin membuat Bayu penasaran.
" apa ?" tanya Bayu jutek
Jannah berjalan perlahan mendekati bayu, lalu membisikkan sesuatu ke bayu, Bayu yang mendengar bisikan jannah membulatkan matanya tak percaya.
" gimana ?" tanya Jannah
" gak, gak mungkin, gak mungkin mama saya seperti itu " pikir nya.
" gua juga gak percaya, tapi mama Lo yang bilang duluan, gua ada loh rekaman nya, jadi tinggal nyari bukti, udah deh, jadi siap-siap aja yah "
Bayu yang semakin terpojok akhirnya memutuskan untuk pergi dari kantor Alvin. dia bingung harus ngomong apa lagi, kalau memang benar mama nya pelaku nya.
" kalian balik ke meja masing-masing, jangan sampai berita ini tersebar di media, kalau saya tau ada yang menyebar nya ke media, kalian tunggu saja, hadiah apa yang akan kalian dapatkan " ancam Deden
para karyawan akhirnya memutuskan untuk bubar, Jannah yang melihat Deden memapah Alvin masuk ke ruangan nya segera membantu nya.
" kenapa gak melawan aja sih tadi om, liat ni om jadi babak belur gini, huftt untung aja wajah gantengnya gak ilang " ujar Jannah tanpa sengaja.
" malas aja cari ribut " ucap Alvin singkat.
" kamu kenapa ada di kantor saya ?" tanya Alvin bingung, pasalnya, Alvin gak pernah memberitahu alamat kantornya.
" aku tadi disuruh bapak Dodi kesini, buat nganter ini, aku juga awalnya gak tau kalau om ada disini,aku juga baru tau dari resepsionis kalau kantor ini milik om, ternyata suamiku kaya banget, kalau tau dari awal, udah ku habisin duit om " kekeh jannah
__ADS_1
Alvin yang melihat senyum Jannah merasa deg-degan, ada apa dengan dirinya.