
Jannah yang baru sampai dirumah ternyata keduluan mama mertua nya, irene ternyata sudah ada dirumah, sedang menyuapi suaminya makan.
" sumpah yah ini kek aneh gitu, kok ada mama tiri sebaik itu sama anak tiri, sampai makan pun harus di suapin, kalau masih bocil mah wajar, lah ini udah mau jadi bapak-bapak, masih aja makan nya di suapin, gua harus cari tau, sebenernya mama mertua gua ini tulus apa engga sayang nya ke om Alvin, apa iya sayang ibu ke anak, atau ada hal lain " gumam jannah sambil melihat mereka berdua.
sebelum datang nya Jannah........
Alvin yang sudah sampai terlebih dahulu di rumah heran sebab jannah belum sampai dirumah.
ketika sedang asik duduk di sofa, Alvin mendenger suara mobil datang, Alvin mengerutkan keningnya, gak mungkin kan jannah pulang pake mobil pikir nya.
Alvin melihat dari jendela ternyata yang datang mama nya, segera Alvin berlari ke kamar tamu untuk mengambil kursi roda nya, Alvin takut mama nya masuk dan melihat kalau Alvin bisa berdiri.
benar saja setelah Alvin duduk di kursi roda nya, Alvin mendengar ketukan pintu dari luar. dengan langkah yang agak malas Alvin mendorong kursi roda nya ke pintu untuk membuka nya.
" eh mama " ucap Alvin pura-pura kaget
" hy sayang "
" masuk ma " ujar Alvin menyuruh mama nya masuk, namun yang terjadi malah mama Irene mendorong kursi roda Alvin agar masuk bersama dengan dirinya.
" mama ada perlu apa ?" tanya Alvin dengan tak sabar
" mama kangen aja sama kamu, sekalian tadi mama masak banyak,ya udah mama anter aja buat kamu, istri kamu kan gak bisa masak, makanya mama yang masakin, apalagi kamu baru pulang dari kantor kan, istri kamu malah gak dirumah gimana sih ?"
" Jannah ada kelas tambahan mah, makanya dia agak telat pulang nya, dia juga udah ngasih kabar tadi ke aku " ucap Alvin berbohong.
" kamu pasti belum makan kan, ini mama masakin makanan kesukaan kamu, kamu makan yah " dengan terletan mama Irene menyiapkan semua.
Alvin cuma melihat aktivitas mama nya tersebut.
" sini mama suapin, mama tau kamu pasti capek baru pulang, aakk " mama Irene pun menyuapi Alvin. Alvin yang mendapat perlakuan seperti itu, mengerutkan keningnya, tumben banget mama tirinya seperti ini pikirnya.
__ADS_1
" maaf ma, Alvin makan sendiri aja, yang lumpuh itu kaki Alvin, bukan tangan "
Alvin ingin mengambil sendok dari mana tirinya tersebut tapi segera di tahan oleh Irene.
" udah mama aja aaakk " dengan terpaksa Alvin membuka mulut nya dan mengunyah makanan yang ada di sendok.
" kalau istri gak bisa masak emang kek gini, jadi suaminya terlantar, mana istri kamu sibuk sendiri sama kuliah nya, makanya kalian tinggal dirumah utama aja biar mama bisa rawat kamu "
" Alvin kan mau mandiri mah, kapan lagi Alvin bisa merasakan hidup berdua dengan istri alvin.kan kita lagi nikmati momen-momen itu ma " ujar Alvin
Irene malah mengepal kan tangan nya dengan kuat, mendengar ucapan dari Alvin.
ketika mau menyuapi nya lagi malah Alvin gak sengaja melihat Jannah sudah berdiri agak jauh dari mereka berdua, sepertinya dia baru datang, semoga aja Jannah gak mendenger ucapan mama tadi gumam Alvin dalam hati.
" selamat sore " ucap jannah tersenyum mempelihatkan giginya yang putih
" udah pulang ?" tanya Alvin basa basi.
" suamiku lagi apa ?" tanya jannah melotot kan matanya ke sang suami.
" enak yah makan disuapi sama mama tercinta " sindir jannah .
" aku mau rehat dulu, mau tidur capek banget " ucap nya lalu berjalan masuk ke dalam kamar nya, meninggalkan suami dan mama mertua nya.
15 menit berlalu jannah tak nampak batang hidungnya, benar saja kalau dirinya mungkin benar-benar tidur.
" waktunya menjalankan misi " ujar Irene
Irene mengambil air minum tak lupa juga memasukkan sesuatu ke dalam minuman nya. lalu memberikan nya ke Alvin untuk diminumnya.
" nak minum dulu " ujar mama Irene memberikan Alvin segelas air minum. tanpa curiga Alvin meminumnya sampai habis.
__ADS_1
tak lama dari itu Alvin merasa tubuh nya tiba-tiba panas, mama irene yang melihat gerak-gerik Alvin merasa senang.
" yes sebentar lagi, aku akan mendapatkan mu seutuhnya " gumam mama Irene memperhatikan Alvin yang mulai gelisah.
" kamu kenapa Vin ?" tanya mama Irene pura-pura khawatir.
" gak tau mah, tiba-tiba tubuh Alvin rasanya panas banget ini " ujar Alvin mengibaskan tangannya.
" ya udah kamu mama antar ke kamar tamu aja yah, kan kalau naik ke atas susah nantinya " sebelum Alvin menjawab Irene sudah mendorong nya menuju ke kamar tamu.
Alvin yang merasa tubuhnya terpengaruh obat, mencoba untuk berfikir positif, apa mungkin yang lakuin ini semua mama tirinya, tapi buat apa mama Irene melakukan ini semua pikir nya.
" ma, mama bisa pulang gak, tinggalin aku sendiri ma " ujar Alvin menyuruh mama Irene keluar, namun bukannya keluar mam irene makin masuk ke dalam, dan berusaha menggoda sang anak tiri.
" kamu itu kepanasan nak, sini mama bantu bukain baju kamu " Irene langsung membuka baju kemeja sang anak.
benar saja semakin Alvin bersentuhan dengan sang mama, semakin gaira** nya membuncah ingin di sentuh terus-menerus.
" mama masukin apa meminum aku tadi ?" tanya Alvin gak tahan.
" gak ada sayang, mama cuma kasih kamu minum aja gak lebih " ujar mama Irene sambil menggoda sang anak.
Alvin yang semakin terpengaruh oleh obat tersebut, di buat prustasi oleh nya. apalagi mama Irene semakin menggoda nya dengan menurunkan sedikit bajunya sehingga belahan d*da mama tirinya hampir terlihat.
" apa yang mama lakuin sih akhhhhhh " ujar Alvin berteriak tak kuasa menahan gejolak nya.
" hahah, Kamu tau kenapa saya melakukan ini sama kamu, asal kamu tau yah, sebelum saya menikahi papa kamu itu, saya sudah lebih dulu jatuh cinta sama kamu, tapi apa papa mu malah melamar ku menjadi istrinya, kamu pikir aku cinta sama papa kamu, gak, sama sekali gak cinta, aku cinta sama kamu sayang, makanya aayok kita bersenang-senang " ujar irene menjelaskan semuanya.
Alvin yang mendenger ucapan mama tirinya, di buat tidak percaya, ternyata selama ini mama tirinya menyukainya.
" apa mama sadar sudah ngomong kek gitu, ingaat mah aku ini anak mama "
__ADS_1
" cuma anak tiri sayang " ujar irene membelai wajah sang anak.
Alvin yang mendapat perlakuan seperti itu malah jijik melihat tingkah laku mama tirinya tersebut. karena tidak tahan dan takut nanti terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, akhirnya Alvin memilih berdiri dan berlari menuju ke kamar nya, dimana sekarang jannah berada. mama irene yang melihat Alvin berlari malah bengong.