
Naila akhirnya selesai membersihkan badannya dan berganti pakaian yang sudah dipilihkan oleh Hana dan Kaila, dan semuanya itu membutuhkan waktu kira kira sekitar setengah jam lamanya,
Pakaian yang dipakai oleh Naila adalah dress Katniss putih dengan lengan pendek, panjangnya dibawah lutut sedikit, dan menutupi bagian punggung Naila,
Naila juga di make up oleh Kaila dengan sederhana, rambutnya yang semula lurus panjang di ubah menjadi agak bergelombang bagian bawahnya. Walaupun sederhana hal itu tidak mempengaruhi kecantikan Naila yang sudah ada sejak dia lahir.
Naila juga menggunakan aksesoris, seperti anting mutiara, gelang mutiara, kalung perak berbentuk hati, dan juga sepatu flat putih.
" Wah, Anak Mama Cantik sekali! " ucap Hana kagum setelah melihat Naila,
" Makasih Mah " ucap Naila dengan malu - malu,
" Pandai kamu Kaila! " ucap Hana memuji Kaila setelah melihat hasil karya Kaila pada Naila,
" Kakak ipar memang sudah cantik dari sananya! Jadi aku hanya mengubahnya sedikit saja! " ucap Kaila sambil menatap hasil karyanya pada Naila,
" Pasti Kak Satya tidak akan berpaling dari Kakak Ipar nantinya! Aku jamin itu! " ucap Kaila sambil tersenyum pada Naila,
Naila hanya tersenyum malu sambil menundukkan kepalanya setelah mendengar perkataan dari Kaila,
" Mama juga akan pastikan, kalau Satya sampai berpaling dari Naila akan Mama coret dia dari Kartu Keluarga! " ancam Hana,
" Mama sudahlah! " ucap Kaila pada Hana,
" Ehh?! " ucap Hana,
" Maaf ya, Sayang! Mama hanya tidak ingin kamu merasa tersakiti oleh seseorang! Walaupun itu anak Mama sendiri, akan Mama beri pelajaran pada nya! " ucap Hana sambil menatap Naila,
" Tidak apa - apa kok Mah! " ucap Naila sambil menggelengkan kepalanya
" Aku malah merasa sangat nyaman saat bersama kalian dan aku yakin tidak akan ada seseorang pun yang bisa menyakiti aku lagi, jika kalian berada di sampingku! " ucap Naila sambil tersenyum pada Hana dan Kaila,
" Naila! "
" Kakak ipar! "
Kemudian mereka berdua langsung menubruk badan Naila dan memeluk erat Naila,
__ADS_1
" Ehh?! Mama! Kaila! " ucap Naila kaget
" Mah, bagaimana kalau kita keluarkan saja Kak Satya dari Kartu Keluarga dan Kakak ipar yang menggantikan nya? " ucap Kaila pada Hana,
" Hmm! Boleh juga nanti Mama tanyakan pada Papa! " ucap Hana pada Kaila,
" Pffttt, hahahaha! " tawa Kaila dan Hana pecah seketika dan langsung melepaskan pelukan pada Naila,
Melihat hal itu membuat Naila juga ikut tertawa bersama mereka berdua,
" Hahahaha, ternyata Kakak ipar juga bisa tertawa ya! " ucap Kaila sambil menunjuk Naila,
" Haha! Ya udah kita segera turun aja, kita sudah lama disini, pasti mereka sudah menunggu kita! " ucap Hana setelah menghentikan tawanya,
" Terlebih lagi Kak Satya, benarkan Mah! " ucap Kaila sambil menyenggol lengan Hana, sambil menatap Naila,
Sementara Naila menundukkan wajahnya yang memerah,
" Sudah ah! jangan berkata seperti itu lagi, coba liat anak Mama sampai memerah seperti tomat wajahnya! " ucap Hana pada Kaila,
" Mama... " ucap Naila
' Padahal kan Mama duluan yang mulainya! ' batin Kaila,
Kemudian mereka bertiga langsung turun dan mulai berkumpul bersama yang lainnya,
Di bawah sudah terlihat Satya yang sudah rapi menggunakan setelah Jas hitamnya,
dan dia terlihat sangat tampan,
" Wahh, Kak Satya tampan banget! " ucap Kaila saat menuruni tangga bersama Naila dan Hana,
Setelah mendengar perkataan dari Kaila, Satya dan yang lainnya langsung menoleh ke arah mereka bertiga yang sedang menuruni tangga,
Sejenak mereka terhipnotis oleh kecantikan dari seorang Naila, termasuk juga Satya, dia tampak tidak bergerak sama sekali dari tempat dia berdiri, ( seperti patung), dan matanya sama sekali tidak berkedip saat menatap Naila,
Kalau saja Yudha tidak menepuk bahu nya mungkin Satya akan tetap seperti itu, bila perlu sampai besok pagi,
__ADS_1
" Jangan hanya ditatap aja! Sana jemput pengantinnya! " bisik Yudha pada anaknya itu,
Kemudian Satya langsung kembali dari lamunannya,
" Ekhem! Baiklah Pah! " ucap Satya yang langsung berjalan menuju Naila,
Saat Satya menuju ke arah Naila, Hana dan Kaila langsung meninggalkan Naila,
" Ayo, aku bantu! " ucap Satya pada Naila sambil menjulurkan tangannya,
Naila dengan wajahnya yang memerah memberikan tangannya pada Satya,
Kemudian mereka berdua berjalan bersama, dengan tangan Naila yang sudah memegang lengan Satya,
" Kau terlihat sangat Cantik! " bisik Satya di telinga Naila,
Mendengar hal tersebut membuat wajah Naila tambah memerah lagi,
" Anda juga terlihat sangat tampan, Tuan Muda! " ucap Naila pada Satya,
Mendengar hal itu dari Naila membuat Satya mengerutkan keningnya,
" Sepertinya setelah kita menikah nanti, kita harus membicarakan masalah panggilan untuk kita berdua! " bisik Satya pada Naila,
Mendengar hal itu membuat Naila bingung,
' Maksudnya apa? ' batin Naila,
***
Setelah itu mereka langsung mengadakan Pernikahan secara sederhana, dan setelah selesai mereka langsung berfoto berdua dengan memegang buku Pernikahan, yang sudah terdapat foto mereka berdua disitu,
Karena Pernikahan itu Sangat sederhana, jadinya hanya mereka dan para pekerja yang berada di kediaman itulah yang menjadi tamunya, dan memberikan selamat pada mereka,
Karena, Pernikahan itu sangat sederhana dan mendadak membuat keluarga besar dari Satya tidak bisa hadir, karena banyak dari mereka yang sangat sibuk dengan pekerjaan nya dan juga mereka berada di kota yang berbeda,
Walaupun sangat sederhana, mereka sangat menikmati acara tersebut dengan hikmat,
__ADS_1
' Tidak perlu sesuatu yang mahal dan mewah untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan. ' itulah yang dirasakan oleh Naila dan Satya sekarang,
Dan sekarang Naila sudah berganti indentitas menjadi seorang Nona Muda di kediaman Mahardika dan seorang Istri bagi seorang Satya Mahardika.