Istri Mungil Tuan Muda

Istri Mungil Tuan Muda
Part 25


__ADS_3

******


Setelah mendengar omelan dari adiknya, baru Satya menyadari kesalahannya,


" Kaila benar.. " ucap Satya, lalu Naila dan Kaila menatapnya,


" Seharusnya aku tidak seperti ini, aku sudah membuat mu tidak bisa makan! " ucap Satya lalu melepaskan tangannya,


" Aku gak apa - apa kok! " ucap Naila sambil tersenyum menatap Satya,


Lalu Satya menatap Kaila,


" Kaila.. " panggil Satya,


" Apa? " tanya Kaila,


Satya menghela nafasnya, ' Kalau sudah seperti ini, aku harus membujuk Kaila! ' batin Satya,


" Baiklah, agar kamu mau memaafkan Kakak, apa yang bisa Kakak lakukan? " tanya Satya pada Kaila,


Mendengar hal itu langsung membuat Kaila tersenyum,


" Beneran? Kakak mau lakuin apapun.. " ucap Kaila memastikan,


" Tentu saja, asalkan masih wajar - wajar aja.." ucap Satya,


" Jangan khawatir, ini masih wajar kok.. " ucap Kaila,


" Baiklah, jadi apa yang kamu mau? " tanya Satya,


Kaila lalu tersenyum lebar sambil menatap Satya dan Naila,


" Aku mau hari ini Kakak ipar ikut denganku belanja ke Mall dan Kakak Satya yang harus membayar Semua belanjaan kami nantinya! " ucap Kaila,


" Hanya itu saja? " tanya Satya,


" Iya itu aja! Bagiamana setuju? " tanya Kaila,


" Baiklah, kalau hanya segitu sih gampang! " ucap Satya,


" Yeay, kalau begitu! Sekarang aku akan mengganti pakaianku dulu, kalian makan saja dulu, nanti kita berangkat setelah kalian selesai makan! " ucap Kaila,


Setelah mengatakan keinginannya, Kaila meninggalkan Satya dan Naila,


" Maafkan aku ya, Sayang! Gara - gara aku kamu tidak bisa makan,. " ucap Satya sambil mengelus pipi Naila,


Naila tersenyum, " Aku gak apa - apa kok, lagi pula aku belum terlalu lapar.. "


Krucuk.., suara perut Naila yang minta diisi,


Mendengar itu membuat Satya tersenyum geli, " Sepertinya perut kamu tidak setuju dengan mulut kamu, Sayang! " ucap Satya,


Naila tersenyum terpaksa, ' Haaa.. Malu banget! ' batin Naila,


" Ya udah, kita mulai makan aja sekarang! " ucap Satya yang langsung di setujui oleh Naila,

__ADS_1


Setelah itu Satya langsung melepaskan tangannya dari Naila, lalu Naila ingin beranjak dari pangkuan Satya, tapi..


" Ehhh, kamu mau kemana? " ucap Satya mencegah Naila berdiri,


" Mau pindah tempat duduk.. " ucap Naila,


" Siapa yang menyuruh mu untuk pindah? Kamu duduk disini aja! " ucap Satya,


" Ehhh, tapi kan tadi.. " ucap Naila,


" Tapi kan hanya meminta melepaskan tanganku aja, bukan menyuruh mu untuk pindah kan.. " ucap Satya,


" Tapi, bagaima-.. "


" Syuutt,, kamu makan sambil aku pangku, tidak boleh pindah, dan aku mau kamu menyuapkan ku makanan! "


" Dalam artian kita makan dalam satu piring! " ucap Satya,


" Ehhh,, tapi.. " ucap Naila ingin protes,


" Tidak ada alasan lagi! Sekarang aku ingin kamu mengambilkan makanan dan kita makan dalam satu piring.. " ucap Satya,


" Kamu mengerti, Sayang? " ucap Satya,


Naila menghela nafas, " Baiklah.. " ucap Naila,


" Istriku memang paling terbaik! " ucap Satya sambil mengecup pipi Naila, yang langsung membuat wajah Naila memerah,


Setelah itu, mereka berdua akhirnya makan juga, dengan Naila yang bergantian menyuapkan dirinya dan juga Satya,


******


sedang berada di Sebuah Mall yang terbesar di kota A.


Kenapa bisa ada Ken? Karena sebelum mereka pergi tadi, Kaila meminta nya untuk ikut dan sekalian membantu Satya saat membawa belanjaan mereka nantinya,


" Kakak ipar, apa yang mau kakak beli? Dari tadi Kakak hanya mengikuti ku saja! " ucap Kaila,


" Aku gak beli apa apa kok! " ucap Naila,


" Ehhh, kenapa? " tanya Kaila sambil menghentikan langkahnya,


" Semua barang yang ku butuhkan sudah disiapkan Mama di rumah, dan kalau ingin membeli barang disini pasti harga nya sangat mahal, aku mana mampu membelinya.. " ucap Naila,


" Astaga, Kakak ipar! " ucap Kaila sambil menepuk jidatnya,


" Kakak gak tau suami kakak itu siapa? " tanya Kaila,


" Tau kok.. "


" Tuan Muda Satya Mahardika kan.. " bisik Naila, karena tidak mau Satya mendengar


dia mengatakan ' Tuan Muda ',


" Nah, itu dia.. " ucap Kaila,

__ADS_1


" Asalkan kakak ipar tau ya! Kita bisa bebas belanja disini sepuasnya tau.. "


" Kakak ipar tau kenapa? " tanya Kaila,


Naila menggelengkan kepalanya, " Enggak! "


" Karena Mall ini milik Kak Satya! Jadi kita bisa sepuasnya memilih barang - barang yang ada di sini.. " ucap Kaila sambil merentangkan tangannya,


Mata Naila membulat sempurna setelah mendengar Kaila, " Beneran? " tanya Naila memastikan,


Kaila tertawa melihat reaksi Naila, " Iya, kakak ipar! Walaupun Kak Satya baru hari ini sih membelinya! " ucap Kaila santai,


" Ehh,, baru beli? " tanya Naila lagi,


Kaila menganggukkan kepalanya, " Yap! Karena Kak Satya ingin Kakak ipar bisa memilih barang - barang yang ada disini dengan sepuas yang kakak inginkan! "


" Jadi, tunggu apa lagi! Waktunya kita belanja sepuasnya! " ucap Satya sambil menarik tangan Naila,


" Ehhh.. " ucap Naila saat tangannya di tarik Kaila,


" Kaila, jangan menarik tangan Kakak ipar mu seperti itu! " ucap Satya dibelakang Kaila dan Naila,


" Oke kak! Tapi kalian juga jangan lambat seperti itu jalannya.. "


" Dan Kak Ken, masih semangat kan membawa barang barang kami, soalnya kami masih ingin membeli yang lainnya! " ucap Kaila pada Ken,


Yang ditanya hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum terpaksa menanggapi Kaila. Bagaimana gak terpaksa?


Soalnya sudah banyak sekali barang milik Kaila yang dibawa oleh Ken,


Ken menghela nafas panjang, ' Resiko pergi belanja bersama perempuan, ya seperti ini.. ' batin Ken,


Lalu ada sebuah tangan yang menepuk bahu Ken,


" Bersabarlah! " ucap Satya pada Ken,


" Terimakasih, Tuan Muda! " ucap Ken,


" Aisshhh, kau ini berhenti lah memanggilku dengan sebutan itu. Kita sekarang tidak berada di kantor, jadi santai saja! "


" Dan juga, kita kan sudah seperti saudara, jadi panggil dengan namaku saja! " ucap Satya,


Ken tersenyum, " Baiklah, Satya! "


" Itu baru benar! "


" Ya, udah kita harus menyusul mereka berdua, jangan sampai mereka marah lagi!


Kau tau kan bagaimana menyeramkan nya cewek kalau lagi marah! " ucap Satya,


Ken mengangguk, " Ya udah ayo! " ajak Satya,


Kemudian Satya dan Ken, segera mendekati Kaila dan Naila, dan pada akhirnya mereka menghabiskan waktu luang berempat di sebuah Mall,


*******

__ADS_1


__ADS_2