
Cahaya mentari bersinar terang di luar tampak masuk ke dalam kamar melalui celah gorden.
Dan tampaklah sepasang suami istri yang baru saja di satukan dalam ikatan pernikahan kemarin walaupun hanya dalam keadaan senderhana.
Satya yang biasa nya bangun awal karena berangkat bekerja, sekarang masih dalam keadaan bergulung selimut karena saat dia tertidur tidak memakai baju, dan itu adalah kebiasaan yang tidak bisa hilang menurut Satya sendiri.
Walaupun Satya adalah sang Pemimpin dan Pemilik dari Perusahaan nya namun dia tetap berangkat lebih awal untuk memberikan contoh kepada para karyawan nya, dan itulah yang membuat para karyawan nya sangat menghormati dan menjunjung tinggi Satya.
Satya membuka kedua matanya dan melihat ke arah jam di nakasnya yang sudah menunjukkan pukul 8 pagi.
' Damn! Gue kesiangan! ' Batin Satya,
Kemudian dia mencari Hp nya yang berada di nakas, ketika sudah ketemu Satya segera memberitahu kan kepada Ken, bahwa dia akan terlambat untuk ke kantor hari ini.
Setelah dia mengetikkan pesan nya melalui aplikasi WhatsApp di Hpnya kepada Ken, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk Ken membalas pesan tersebut,
Satya,
Ken, hari ini sepertinya aku akan terlambat untuk ke kantor! Karena entah kenapa hari ini aku bangun kesiangan? Tolong kau siapkan mobil dibawah, sebentar lagi aku akan turun!
Ken,
Ngapain anda ke Kantor pada hari Sabtu,Tuan Muda? Kalau ada sesuatu yang ingin anda ambil di kantor beritahukan kepada saya aja! Nanti akan saya mengambil kan nya dan memberikan nya pada anda.
Ketika melihat balasan dari Ken, Satya merutuki kebodohan nya. Buat apa dia datang ke kantor pada saat semua orang beristirahat di rumah mereka.
Tak lama kemudian Satya mendapat kan pesan dari Ken lagi,
Ken,
Lebih baik anda lanjutkan tidur saja bersama Nona Muda. Sampai siang sekali pun tidak masalah. Itu terserah anda.
__ADS_1
kalau begitu saya undur diri, masih ada yang ingin saya kerjakan. Selamat beristirahat, Tuan Muda.
Setelah melihat pesan terakhir dari Ken membuat dia mengkerut kan dahinya, karena bingung dengan pesan dari Ken,
' Apa Maksudnya? Nona Muda? Siapa? ' batin Satya,
Saat Satya sedang memikirkan siapa Nona Muda yang dikatakan oleh Ken, tiba tiba saja Satya merasakan ada tangan yang sedang melingkar di tubuhnya,
Kemudian dia menatap seorang gadis mungil yang sedang memeluk dirinya dengan erat dan seolah mencari kehangatan dari tubuh miliknya.
Satya bingung! Siapa gadis ini? Kenapa dia bisa tidur dengannya dalam satu ranjang?
Kemudian Satya memperhatikan lagi siapa gadis yang sedang memeluk nya itu.
' Sepertinya gue pernah liat? Tapi dimana ya? ' batin Satya,
Saat Satya mencoba mengingat siapa gadis ini, tiba tiba saja kejadian di mana dia bertemu pertama kali dengan Naila dan pernikahan nya dengan Naila kemarin pun berputar di sekitar kepala Satya,
' Astaga! Kok bisa gue sampai lupa kaya gini sih? Dia kan cewek yang udah jadi istri gue kemarin!
Seperti gue membutuhkan liburan panjang deh, ini akibat dari berkas berkas yang menumpuk di meja gue. Sepertinya menjadi seorang pengusaha dan sekaligus Pemilik Perusahaan terbesar tidaklah mudah! batin Satya,
Setelah Satya selesai merutuki kebodohan nya, kemudian Satya kembali menatap cewek yang sekarang sudah menjadi Istri nya itu dan mengelus rambut nya dengan lembut.
Dia adalah Naila Faranaya, seorang cewek yang imut dan mungil, dan pertama kali bertemu dengan nya, Naila berhasil membuat Satya langsung jatuh hati dengan kepolosan miliknya, yang tidak mengetahui siapa sebenarnya dirinya ini.
Dan disaat dia meminta Ken untuk mencari tau identitas tentang siapa sebenarnya Naila Faranaya, dia merasa kecewa karena Ken tidak bisa mendapatkan nya karena menurut Ken identitas Naila itu di rahasiakan oleh seseorang yang sangat alhi di bidang ini.
Dan betapa kagetnya Satya saat dia diminta untuk pulang ke rumah dan menikah dengan gadis pilihan Mamanya, yang ternyata adalah gadis yang ingin dia ketahui tentang indentitas nya tersebut ternyata datang kepadanya melalui Mamanya sendiri.
Dan Satya berpikiran kalau yang telah menyembunyikan indentitas milik Naila adalah Mamanya sendiri.
__ADS_1
Kemudian, kejadian Dimana dia bertanya kepada Mamanya mengenai Naila pun berputar di dalam ingatannya,
Flashback..
Setelah Naila dan Kaila pergi meninggalkan Satya, kedua orangtuanya, dan Ken, untuk istirahat duluan di kamar mereka. Satya langsung menghadap ke arah Mamanya,
" Sepertinya ada yang perlu kita bahas dulu Mah! " ucap Satya pada Hana,
" Mama juga berpikiran sama dengan kamu! " ucap Hana sambil beranjak dari tempat duduknya,
Kemudian, Satya dan yang lainnya mengikuti Hana ke sebuah ruangan.
Setalah sampai mereka langsung duduk di sofa yang sudah tersedia didalam ruangan tersebut, tidak lupa Hana menutup pintu tersebut untuk menghindari seseorang masuk ke ruangan tersebut saat mereka sedang membahas sesuatu.
" Sebenarnya apa yang sudah Mama sembunyikan dari Satya? " tanya Satya langsung,
" Sebelum itu, Mama ingin kamu membaca sesuatu! " ucap Hana sambil menyerahkan sebuah bekas yang dia ambil sebelum dia duduk
" Apa ini? " tanya Satya,
" Itu adalah identitas mengenai Naila, yang ingin kamu ketahui! " ucap Hana,
Kemudian Hana menatap Ken, " Mama tau kamu hari ini mencari informasi itu kan, Ken?" tanya Hana,
Ken menatap Hana, " Iya, tapi tidak bisa mendapatkan nya dengan mudah! " ucap Ken,
Hana kemudian tersenyum, " Kerena Mama telah menyuruh Alex untuk menyembunyikan data tersebut! " ucap Hana,
" Pantas saja! " ucap Ken,
Alex adalah mata - mata paling terpercaya dan ahli di bidang IT, di dalam keluarga Mahardika. Namun hanya Keluarga Satya yang mengetahui mengenai Alex, sedangkan Keluarga mereka yang lain tidak mengetahui apapun.
__ADS_1