Istri Mungil Tuan Muda

Istri Mungil Tuan Muda
Part 15


__ADS_3

Saat Naila sudah hampir mendapatkan selimut tersebut, tiba tiba saja ada suara seseorang yang mengagetkan nya,


" Apa yang kamu lakukan? " ucap seseorang tersebut,


Kemudian Naila menoleh ke arah suara tersebut dan nampak lah Satya yang baru keluar dari kamar mandi dengan tangannya yang sedang memegang sebuah handuk kecil untuk digunakan mengeringkan rambutnya yang basah,


Saat Satya keluar dari kamar mandi, dia hanya menggunakan celana pendeknya dan dia tidak menggunakan atasan apapun, jadi dadanya yang kotak - kotak itu terpampang jelas,


" Tuan Muda.. " ucap Naila sambil memandang Satya,


" Aku tanya, Apa yang kamu lakukan disitu? Apa yang kamu cari? " tanya Satya lagi dan mulai mendekati Naila,


" Itu aku.. " ucap Naila sambil menurunkan tangannya yang tadi dia gunakan untuk menggapai selimut,


Namun, dia tidak sadar kalau dia masih di atas kursi dan kakinya mulai melangkah ke arah yang tidak ada pijakannya,


Dan itu membuat Naila kehilangan keseimbangan nya,


" Ehhh.. " ucap Naila ketika sadar dia akan segera jatuh,


Melihat hal itu membuat Satya langsung berlari ke arah Naila,


" Hati - hati.. " ucap Satya sambil berlari,


' Wahhh.. aku akan jatuh.. " batin Naila,


Saat Naila berpikiran dia akan jatuh dari kursi dan akan mendarat di lantai yang keras, dia kemudian menutup matanya dan pasrah dengan keadaan nya nanti,..


Kemudian..


Brukk..


" Aduh.. " keluh Naila saat dia mendarat dilantai,


' Tapi, tunggu sebentar.. Kok lantainya empuk ya? dan badanku gak sakit! ' batin Naila,


Kemudian tangan Naila yang sebelah kanan mulai meraba bagian lantai tersebut, dengan matanya yang masih tertutup,


" Lantai nya kok empuk ya dan juga.. " ucap Naila sambil meraba lantai tersebut,


" Apakah kamu sudah selesai merabanya? " ucap Seseorang,


Mendengar hal tersebut membuat Naila langsung membuka kedua matanya dan menatap ke arah suara tersebut,


Dan betapa kagetnya dia, kalau yang dari tadi dia raba adalah dada bidangnya Satya, dan ternyata Naila tadi jatuh tepat di tubuh Satya,

__ADS_1


Dan Posisi nya saat ini Naila berada di atas tubuh Satya dengan posisi tengkurap dan kedua tangannya berada di dadanya Satya, dan juga wajahnya Naila sangat dekat dengan wajah Satya,


" Tu - Tuan muda! " ucap Naila terbata - bata saat memandang Satya,


" Aku tanya, Apakah kamu sudah selesai merabanya? Atau masih kurang? " tanya Satya sambil menunjukkan senyum manisnya,


" I - Itu.. " wajah Naila mulai memerah


" Maafkan Saya.. " ucap Naila sambil mulai duduk dan menjauh kan tubuhnya dari Satya,


Setelah Naila duduk dan mulai menjauh, barulah Satya bisa duduk juga,


" Ma - Maafkan saya, Tuan Muda! " ucap Naila sambil menundukkan kepalanya,


" Sebenarnya apa yang kau lakukan barusan? Apa yang kau cari di atas lemari? " tanya Satya sambil mengelus kepalanya yang tadi sempat terhantup di lantai saat menolong Naila,


" Hmm, itu.. "


" Saya mau mengambil selimut itu.. " ucap Naila sambil menunjuk Selimut tersebut, dan kemudian Satya juga mengikuti arah yang ditunjukkan oleh Naila,


" Hmm, selimut itu.. Memangnya untuk kamu apa Selimut itu? Apakah yang dikasur itu kurang hangat? " tanya Satya sambil menoleh ke arah Selimut yang berada di kasurnya itu,


" Hmm, bukan seperti itu! Itukan selimut milik Tuan Muda dan juga saya berniat untuk tidur di sofa aja kok, jadi nya saya mau mengambil selimut itu.. " ucap Naila sambil menatap Satya,


" Hah.. Maksudnya kamu mau tidur di sofa malam ini dan tidak tidur dengan ku di kasur itu? " tanya Satya pada Naila,


" Tapi kenapa? " tanya Satya lagi,


" Itukan Kasur dan selimut milik Tuan Muda, jadi saya tidak merasa nyaman jika memakai barang milik Tuan Muda juga.. " ucap Naila dengan kepalanya yang menunduk,


Mendengar hal tersebut membuat Satya mengacak kasar rambut nya dan mulai berdiri, dan kemudian dia langsung menarik tangan Naila,


" Duduk disini.. " ucap Satya saat mendudukkan Naila di kasur nya, sedangkan dia sendiri berjongkok di depan Naila,


" Tu - Tuan Muda, anda kenapa seperti ini? " tanya Naila saat melihat Satya berjongkok di hadapannya,


Namun, Satya tidak memperdulikan perkataan Naila dan dia mulai memegang kedua tangan Naila,


" Aku mau tanya padamu.. " sambil memegang kedua tangan Naila


" Sebenarnya posisi ku dan kamu disini sebagai siapa? " tanya Satya sambil menatap Naila,


" Hmm, anda adalah Tuan Muda dirumah ini.." ucap Naila sambil menatap Satya,


Satya hanya bisa menghela nafas nya ketika mendengar jawaban Naila,

__ADS_1


" Dan kamu.. " ucap Satya lagi,


" Hmm.. " ucap Naila sambil mencari jawaban yang pas,


" Kata Mama dan Kaila, aku i - istrinya Tuan Muda.. " ucap Naila sedikit ragu dengan jawaban nya,


Mendengar jawaban Naila membuat Satya tersenyum kecil,


" Bukan katanya lagi, tapi kamu sudah menjadi Istri aku.. " ucap Satya sambil menatap Naila,


Kemudian Satya mengangkat kedua tangan Naila dan menaruhnya di pipinya,


" Jadi kita berdua sekarang adalah pasangan suami - istri di rumah ini.. "


" Dan semua barang milik ku di dalam rumah ini adalah milik kamu juga.. " ucap Satya,


" Hmm, semuanya? " tanya Naila,


" Yah, tidak semuanya sih,.. " ucap Satya sambil memandang ke arah lain,


" Tapi, walaupun begitu. Kamu tidak usah ragu untuk memakai barang yang ada disini.. "


" Terutama untuk tidur di kasur ini dan memakai selimut ini juga.. " ucap Satya sambil menepuk kasur dengan sebelah tangan nya,


" Ini adalah hal yang wajar jika pasangan suami istri itu tidur bersama.. "


" Kamu mengerti hal ini kan.. " ucap Satya sambil memandang Naila kembali,


" Hmm, aku mengerti.. "


" Tapi, Tuan Muda.. "


" Dan satu hal lagi, berhentilah memanggil ku dengan sebutan Tuan Muda.. "


" Aku adalah suami kamu bukan majikan kamu.. " ucap Satya,


" Lalu, saya harus memanggil anda dengan apa? " tanya Naila,


Mendengar perkataan dari Naila membuat Satya berpikir


' Panggilan apa yah, yang cocok! ' batin Satya,


Tiba tiba Satya mendapat sebuah ide yang bagus, dan kemudian dia mulai menatap Naila lagi,


" Bagaimana kalau panggil aku dengan sebutan.. "

__ADS_1


" Sayang! " ucap Satya sambil tersenyum pada Naila,


" Ehhh.. " ucap Naila kaget dengan perkataan Satya,


__ADS_2