
Setelah selesai memilih pakaian untuk Satya dan juga untuk dirinya, Naila kembali duduk di atas tempat tidur, lalu matanya melirik ke arah Hpnya dan Naila ingin mengambil Hp nya itu.
Namun sebelum itu, terdengar suara pintu terbuka dari kamar mandi dan tampaklah Satya yang hanya memakai handuk sebatas pinggangnya nya saja, dan terpampang jelas abs nya lalu rambutnya yang basah menambah ketampanan Satya.
Dan hal itu berhasil membuat wajah Naila bersemu merah, lalu matanya menatap Satya tanpa berkedip.
Melihat itu membuat Satya tersenyum geli,
" Aku tau kalau aku sangat tampan,, tapi kenapa wajahmu bisa jadi semerah itu? " tanya Satya,
Mendengar hal itu kemudian membuat Naila sadar lalu dengan cepat mengalihkan pandangan ke arah lain,
" Ti_Tidak kenapa-kenapa kok! "
" Hmm,, i_ini pakaian anda, saya akan segera mandi juga! " ucap Naila segera melangkah menuju kamar mandi dan tidak lupa dia mengambil pakaiannya,
Namun dengan gerakan cepat, Satya menarik tangan Naila lalu membawanya ke arah dinding kemudian mengurung Naila dengan tubuhnya,
" Kenapa kamu terburu - buru, hmm? Bagaimana kalau kita mandi bersama saja? " tanya Satya dengan nada menggoda,
Mata Naila terbuka lebar saat mendengar perkataan Satya, " Ti_Tidak usah! Anda kan sudah selesai mandi! Bi_Biar saya mandi sendiri saja! " ucap Naila sambil berusaha untuk keluar dari kurungan Satya,
Namun Satya malah makin memojokkan Naila, " Aku tidak masalah kok kalau mandi lagi! " ucap Satya di samping telinga Naila,
Naila tidak bisa berkata - kata lagi, entah kenapa mulutnya seperti di lem, jadi Naila hanya bisa menundukkan kepalanya dan tangannya menggenggam erat pakaian nya,
' Siapapun tolong Naila dari Tuan Muda! ' batin Naila,
Melihat Naila yang diam saja membuat Satya tersenyum geli lalu dengan cepat bibir nya mencium bagian leher Naila,
' Wuahhh... Tuan Muda apa anda lakukan? ' batin Naila,
Lalu tangannya Satya dengan berani mulai memasuki pakaian Naila dan bibir Satya mulai turun dan akan menciumi ***** Naila,
__ADS_1
Merasakan pergerakan dari tangan dan bibir Satya membuat tangan Naila menjatuhkan pakaian nya dan beralih ke tangannya Satya yang berada di perutnya,
" He_Hentikan.. " ucap Naila,
Namun Satya tidak mendengar kan Naila, dan tangannya mulai naik ke arah *****Naila, tapi belum sampai di situ, tiba tiba saja terdengar seseorang yang mengetuk pintu,
Tok.. Tok.. Tok...
" Kak Satya,, Kakak ipar,, kalian sedang apa di kamar? Ini sudah siang,, apakah kalian akan berniat untuk tidur terus? " ucap adik perempuan Satya, Kaila dari luar
Mendengar hal itu membuat Satya membatalkan aksinya dan melepaskan tangannya dari tubuh Niala,
Melihat kesempatan itu membuat Naila berani mendorong Satya, lalu mengambil pakaiannya yang terjatuh tadi dan langsung berlari menuju kamar mandi,
Brak...
Naila menutup pintu kamar mandi dengan sangat kencang,
Melihat Naila yang sudah masuk ke dalam kamar mandi, membuat Satya langsung mengacak rambutnya kasar,
Kemudian Satya menuju pintu masuk lalu membukanya dengan cepat,
" Ada apa? " tanya Satya dengan wajah dinginnya,
Namun Kaila tidak mempan dengan hal itu, lalu dengan cepat dia langsung memasuki kamar Satya,
Satya kemudian menarik kerah baju Kaila,
" Ehhh,, apa yang kau lakukan, hah? Asal masuk kamar orang aja! " ucap Satya,
" Ihh, Kak Satya lepasin,, aku mau cari kakak ipar! " ucap Kaila berusaha melepaskan tangan Satya dari kerah baju nya,
Satya lalu menarik Kaila untuk keluar dari kamar nya,
__ADS_1
" Istriku sedang mandi, jangan kau ganggu dia! Sudah sana pergi! " ucap Satya yang sudah melepaskan tangannya dari kerah baju Kaila,
Kaila mengerucutkan bibirnya, " Aku kan hanya mau cari kakak ipar saja! Kenapa sih jadi kakak yang sewot? " ucap Kaila sambil menyilangkan kedua tangannya,
Satya juga ikut menyilangkan kedua tangannya, " Dia istriku, lalu apa masalahmu?" tanya Satya,
" Dia kan kakak ipar ku! " balas Kaila,
Satya mulai jengah dengan Kaila, lalu tangannya hendak menutup pintu,
" Ehh,, Kakak tunggu aku belum sele_... "
Brak...
Perkataan Kaila terpotong oleh suara pintu yang tertutup,
" Cih, awas aja nanti! Sudahlah, lebih aku turun saja kebawah! " ucap Kaila lalu berjalan meninggalkan kamar Satya,
Didalam kamar, Satya mulai memasang pakaian nya dengan wajahnya yang kesal,
" Dasar adik pengganggu! Sepertinya aku harus segera meminta Mama untuk membawa Kaila pergi dari rumah ku! " gumam Satya,
Beberapa menit kemudian..
Satya selesai dengan pakaian nya, lalu menatap dirinya di kaca,
" Tidak buruk juga, pilihan nya! " ucap Satya sambil memperhatikan pakaian yang tadi dipilihkan oleh Naila,
Pakaian yang dipilih kan oleh Naila adalah, blazer jas berwarna biru muda dengan dalaman kaos putih polos, dan celana jeans hitam.
Kemudian Satya menaikkan sedikit ke atas lengan jas nya, lalu memakaikan aksesoris kalung dengan mata kalungnya batu kristal berbentuk lonjong dengan warna biru muda.
Tak lupa Satya memakai jam tangan berwarna hitam, lalu memakai parfum ditubuhnya.
__ADS_1
setelah itu, Satya duduk di atas tempat tidur lalu membuka Tab nya untuk mengecek kondisi Perusahaan nya sembari menunggu Naila keluar dari kamar mandi.