
Kota A
Sekarang ada seorang gadis mungil yang sedang sibuk membersihkan lantai lobby hotel, bukan hanya dia saja tetapi teman-temannya yang lain juga sedang sibuk membersihkan seluruh hotel itu, karena hotel itu akan kedatangan seorang tamu yang sangat penting.
" Naila sudah selesai belum membersihkan bagian lobby nya? " tanya seorang gadis kepada Naila. Ya, gadis yang sedang membersihkan lobby itu adalah Naila, dan yang sedang bertanya dengan Naila adalah sahabat nya Adelia.
" Sebentar lagi Del! Memangnya ada apa? Apakah ada yang masih perlu dibersihkan? " jawab Naila sambil membersihkan lantai lobby.
" Iya masih ada! Tapi kita kekurangan sabun pembersih nya! Bisakah kau ambilkan setelah selesai bagian itu? Aku dipanggil oleh Pak Rio, sebentar lagi aku akan kembali! " Jawab Adelia kepada Naila.
" Baiklah! Serahkan saja semuanya padaku! "
balas Naila sambil melanjutkan kegiatannya.
Beberapa saat kemudian,
" Hah, akhirnya selesai juga bagian ini! " mengelap keringat nya, " Sekarang waktunya mengambil sabun pembersih dan melanjutkan yang lainnya! " bergegas menuju gudang untuk mengambil sabun pembersih.
Namun, di tengah perjalanan Naila melihat ada seorang pria yang sedang berdiri didepan lift sambil menatap jam tangan nya. Kemudian Naila menghampirinya.
" Anu,. permisi Tuan! " ucap Naila kepada Pria tersebut.
" Hmm! " ucap pria itu sambil menatap Naila.
" Sebaiknya Tuan melewati lift yang lain saja atau bisa lewat tangga darurat saja! " Ucap Naila sambil menatap pria tersebut.
" Hah? " tanya pria tersebut bingung.
__ADS_1
" Ah, pantas saja Tuan tidak tau! " berjalan disamping Lift, " Sepertinya tandanya tidak ditaruh ditempat yang benar! " memperbaiki letak tanda lift sedang rusak. " Lift ini sedang rusak Tuan! " ucap Naila sambil menatap pria tersebut.
" Sebaiknya Tuan segera mencari Lift yang lain atau bisa melewati tangga darurat saja, disebelah sana! " sambil menunjukkan arah
" Dari yang saya liat sepertinya Tuan sedang terburu-buru ya! Apakah anda Tamu di sini atau orang baru disini? Sepertinya saya baru liat anda disini! " tanya Naila sambil menatap pria tersebut.
' Apa-Apaan gadis ini? Apakah dia tidak mengenali ku? Apakah aku perlu mengetesnya?! batin pria tersebut.
" Tuan? " sambil melambaikan tangannya
" Apakah Tuan baik-baik saja? "
" Eh! Iya?! " ucap pria tersebut.
" Apakah anda tersesat Tuan? Kalau anda tersesat saya bisa membantu anda Tuan! " tanya Naila.
" Ah, begitu ya! Tapi kenapa anda menunggu disini? Lebih baik anda menunggu di bagian resepsionis saja! " sambil menunjukkan arahnya.
" Ah, itu tidak perlu! Tapi terimakasih atas pemberitahuan nya! " ucap pria tersebut
" Sama-sama Tuan! Sudah tugas saya membantu para tamu yang ada disini! Baiklah kalau begitu saya permisi dulu Tuan! " ucap Naila sambil melanjutkan perjalanan nya.
" Tunggu sebentar! " panggil pria tersebut.
" Iya, Tuan! Apa ada yang anda perlukan lagi?"
tanya Naila yang sudah berhenti setelah dipanggil pria tersebut.
__ADS_1
" Bukan itu! Tapi saya hanya ingin bertanya!
Apakah kamu tidak mengenal siapa saya? " tanya pria tersebut kepada Naila.
" Hmm, saya tidak mengenal anda siapa! Saya juga baru pertama kali ini melihat anda Tuan! Memangnya ada apa ya? " ucap Naila setelah melihat secara jelas pria tersebut.
" Ah, tidak apa-apa kok! Saya kira kamu mengenal saya juga, seperti kebanyakan orang! " ucap pria tersebut.
" Ah, begitu ya, sepertinya anda orang yang sangat penting ya! Kalau begitu saya permisi dulu Tuan, masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan! " ucap Naila sambil melangkah pergi tanpa menunggu jawaban dari pria tersebut.
' Hmm, gadis yang menarik dan sangat manis dan juga berbadan mungil? Tapi tidak masalah untuk ku! Dia sangat berbeda dari kebanyakan wanita yang sukanya mengejar-ngejar ku! Sepertinya aku harus menyuruh Ken untuk segera menyelidiki nya! ' batin pria tersebut sambil menatap Naila pergi.
" Maafkan saya, Tuan Muda! Sepertinya kita salah arah tadi! " Ucap seseorang yang baru datang,
" Tidak masalah, Ken! Tapi sebagai gantinya kau harus menyelidiki seorang gadis untukku!" ucap pria tersebut.
' Hah?! Seorang gadis?! Sejak kapan Tuan Muda Satya mulai tertarik dengan seorang gadis?! batin Ken berbicara.
Ya, pria yang tadi berbicara dengan Naila adalah seorang Satya Mahardika.
" Aku tau apa yang kau pikirkan Ken!
Lakukan saja apa yang aku suruh! " ucap Satya sambil berjalan meninggalkan tempat itu.
" Baiklah Tuan Muda! " ucap Ken sambil mengikuti langkah Satya.
' Sebentar lagi kita akan bertemu lagi gadis manis! Tidak akan ada seorang pun yang akan lepas dari jangkauan seorang Satya Mahardika! Jadi bersiap-siaplah! ' batin Satya.
__ADS_1