Istri Mungil Tuan Muda

Istri Mungil Tuan Muda
Part 27


__ADS_3

Masih ditempat Satya dan Naila,


Satya masih saja menjilati jemari Naila, walaupun ditangannya sudah tidak ada kream,


Hal itu membuat Naila bingung dengan tingkah Satya,


' Kenapa Tuan Muda tidak berhenti juga, padahal di jariku sudah tidak ada kream nya, ' batin Naila,


" Sa_Sayang.. tolong hentikan.. kream nya kan sudah tidak ada... " ucap Naila,


Satya lalu mengangkat kepalanya, lalu tanpa sengaja melihat kream didalam mangkuk, lalu dia menatap Naila dengan senyuman nya,..


" Kamu yakin kreamnya sudah tidak ada? " tanya Satya yang dibalas dengan anggukan kepala Naila,


Satya lalu mengambil kream yang didalam mangkuk menggunakan jarinya, lalu di usapkan nya di bibir mungil Naila,


Naila sangat kaget dengan kelakuan Satya, " Sa_Sayang.. " ucap Naila,


Satya lalu membawa Naila dan menjepit nya di dinding, lalu dengan senyuman dibibir Satya, " Kurasa kamu salah, masih ada kream disini... " ucap Satya langsung menciumi bibir mungil Naila yang terdapat kream tadi,


Mata Naila langsung membulat sempurna, lalu tangannya mulai mendorong tubuh Satya, tapi Satya sama sekali tidak menghentikan aksi nya,


Karena merasa terganggu oleh tangan Naila, Satya lalu memengang kedua tangan Naila dan letakkan di atas kepala Naila,


Satya lalu melepaskan ciumannya pada Naila, untuk membiarkan Naila mangambil nafasnya sejenak, " Ini untuk hukuman buat kamu karena tadi kamu, memanggilku dengan sebutan Tuan Muda.. " ucap Satya sambil mengusap bibir Naila,

__ADS_1


Mendengar hal itu membuat Naila kebingungan, " Dan yang ini karena kamu belum memberikan ciuman selamat pagi untuk ku.. " ucap Satya lalu melahap bibir mungil Naila lagi,


" Hmmpp... Sa_Sayang.. hen_hentikan.. " ucap Naila disela sela ciuman mereka,


Namun, Satya tidak memperdulikan perkataan Naila, dia tetap asik dengan menciumi bibir mungil Naila,


Hingga suara seseorang menghentikan aksinya, " ASTAGA!!! Mataku melihat sesuatu.." pekik seseorang itu sambil menutupi matanya dengan kedua tangannya,


Satya lalu menghentikan aksi nya, dan menatap seseorang tersebut, dengan wajah kesalnya, sedangkan Naila merasa sangat lega karena terlepas dari Satya,


" KAILA.. sedang apa kau disitu hah? " teriak Satya pada seseorang yang menggangu aksinya tadi, yang ternyata adalah adik nya sendiri yaitu Kaila,


Lalu Kaila melepaskan tangannya dan membuka kedua matanya, dan berjalan menuju meja makan sambil tersenyum,


" Kakak ipar, bagaimana dengan kue ku? Apakah sudah selesai? Tadi aku mencium aroma yang sangat harum.. " ucap Kaila pada Naila tanpa menghiraukan perkataan Satya,


" Sebentar lagi, kuenya belum aku hias... " ucap Naila kembali melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda gara gara Satya tadi,


Kemudian Kaila meninggalkan meja makan dan mulai mendekati Naila, " Wahhh, kue nya harum banget kak.. " ucap Kaila yang sudah duduk di kursi sambil memperhatikan Naila menghias kue nya,


Naila hanya tersenyum mendengar nya, sedangkan Satya mulai mendekati mereka berdua dan.. Ctak..


" Aduh.. " keluh Kaila saat Satya menjitak kepalanya,


" Ohh, ternyata kau yang sudah menyuruh istriku untuk membuat kue hah.. " ucap Satya sambil menyilangkan kedua tangannya,

__ADS_1


Kaila lalu menatap Satya dengan kesal sambil tangannya yang sedang mengelus kepala nya, " Kalau iya... kenapa? " Teriak Kaila,


Satya membalas menatap Kaila dengan kesal, " Kau.. " ucap Satya ingin menjitak kembali kepalanya Kaila, namun langsung dicegah oleh Naila,


" Aku gak 'papa kok, lagi pula aku senang kok membuatkan kue untuk Kaila,.. " ucap Naila sambil menatap Satya,


" Tuh, kakak ipar aja gak masalah, kok malah kakak yang sewot.. " ucap Kaila sambil memeletkan lidah nya,


Satya menatap tajam kearah Kaila sejenak, lalu berpindah menatap Naila, " Tapi Sayang.." ucap Satya,


Naila menjawab nya dengan menggelengkan kepalanya dan tersenyum, " Gak 'papa kok.. " ucap Naila,


Satya lalu menghela nafas nya, " Terserah kamu aja.. " ucap Satya mengalah,


Lalu Naila dan Kaila saling menatap satu sama lain dan tersenyum, lalu Kaila memberikan jempol nya pada Naila,


' Good job, Kakak ipar.. ' batin Kaila,


Tak lama kemudian, Naila selesai menghias kuenya, " Sudah selesai.. " ucap Naila,


Satya dan Kaila lalu menatap kue buatan Naila. Kue yang dibuat oleh Naila adalah Strawberry layer cake atau kue lapis stroberi, dengan kream berwarna pink dan hiasan buah stroberi diatasnya,


" Wuahhh, indah sekali.. warnanya pink - pink.. " ucap Kaila,


Sedangkan Satya kemudian mengelus rambut Naila dengan lembut, " Kerja bagus.. " ucap Satya, yang dibalas senyuman manis Naila,

__ADS_1


" Baiklah, waktunya kita makan kuenya.. Kakak ipar bawa kuenya dan aku akan mengambil piring, pisau, dan juga sendoknya, kita makan di dekat kolam renang aja.. " ucap Kaila langsung bergegas mengambil alat - alatnya,


Saat Naila ingin membawa kue tersebut, Satya langsung mencegahnya, " Biar aku saja yang membawa nya, kamu ikuti saja aku.. " ucap Satya mulai berjalan sambil membawa kuenya,..


__ADS_2