
Di Kediaman Mahardika
Ada seorang wanita paruh baya yang sedang mondar-mandir dengan wajahnya yang cemas plus khawatir, sang suami dan anak perempuannya yang melihat hal itu menjadi bingung dengan sifat sang istri dan sang Mama,.
" Sayang! Sudahlah jangan mondar-mandir seperti itu dong! Kemari dan duduklah, kami yang melihatnya pusing! " ucap sang Suami,
" Iya Mama, sudah lah mondar-mandir gak jelas seperti itu! Palingan sebentar lagi Kak Satya akan segera pulang! " ucap sang Anak,
" Ihh! Kalian ini gak mengerti Mama sih! Katanya sebentar lagi dia akan sampai, tapi ini sudah 10 menit berlalu tapi Satya belum muncul juga! Kalau seperti ini kapan Mama mau bertemu dengan calon menantu! " ucap sang Mama,
Ya, mereka bertiga adalah keluarga dari Satya Mahardika, sang Papa bernama Yudha, sang Mama bernama Hana, dan sang adik perempuan bernama Kaila.
" Astaga, Mama! Kak Satya kan orang sibuk harap maklum lah Mah! Dan juga paling Kakak ipar juga masih ada urusan, jadi ngapain mau cepat-cepat! " ucap Kaila sambil memainkan Hpnya,
" Kamu itu masih kecil gak ngerti urusan orang dewasa dan juga kenapa kamu hari ini gak berangkat sekolah? " tanya Hana kepada sang anak,
" Aku kan mau melihat Kakak ipar secara langsung, Mah! Kan gpp juga kalau aku libur sehari juga! Memangnya siapa yang akan memarahiku, Kaila adik kesayangannya Kak Satya Mahardika? " balas Kaila,
" MAMA! " ucap Hana kepada Kaila,
" Kalau itu sih udah beda cerita Mama! " balas Kaila dengan santai,
" Kamu ini.. " ucap Hana yang jengkel dengan Kaila,
" Sudah-sudah! Kenapa jadi kalian berdua yang bertengkar sih? " lerai Yudha kepada Istri dan anak nya,
Tiba-tiba, Satya datang bersama dengan Ken. Namun mereka berdua bingung setelah melihat suasana yang terjadi didalam rumah,
" Satya pulang! Ehhh.. ada apa ini? " ucap Satya bingung, " Pah, ada apa dengan Mama dan Kaila? " ucap Satya sambil berjalan mendekati mereka bertiga,
__ADS_1
" Gara-gara kamu tuh! " balas Yudha,
" Loh, kok gara-gara Satya sih pah? Kan Satya baru aja datang! " tanya Satya kepada Yudha,
Tiba-tiba, ada sebuah tangan yang menjewer telinga Satya dengan kencang nya,
" ADUH!! Mama, lepasin! ucap Satya saat telinganya dijewer oleh Hana, " Dari mana saja kamu, hah? Dari tadi Mama udah nungguin kamu, tapi kamu baru saja datang! " ucap Hana yang jengkel kepada Satya, dan segera melepaskan telinga Satya.
" Kan Satya sudah bilang kalau hari ini ada kunjungan ke salah satu Hotel client Mah! Memangnya ada apa sih? " ucap Satya sambil mengusap telinganya yang sakit,
" Kamu lupa ya? Hari ini Mama akan bertemu dan Membawa pulang menantu Mama! " ucap Hana kepada Satya,
" Iya Satya ingat kok! Lalu kenapa? Kan tinggal Mama bawa pulang aja! Lalu hubungan nya dengan Satya Apa? " tanya Satya kepada Hana,
" Hubungan nya, karena dia itu calon Istri buat kamu Satya! Makanya Mama menyuruh kamu pulang! " balas Hana,
" Yup, buat kamu! Sebenarnya sudah lama Mama menunggunya, dan ini sudah janji kami berdua dari dulu, Mama akan menjadikan dia istri kamu saat umurnya sudah 21 tahun, dan Mama sangat mengenal dia! " balas Hana,
" Heh?! Kok Satya gak tau sih?! " tanya Satya lagi,. " Bukan kamu aja kok yang gak tau! Papa dan Kaila juga baru kemarin Mama kasih tau! balas Hana,
Kemudian Satya menatap kearah Yudha dan Kaila, dan mereka hanya menganggukkan kepalanya saja,
" Hah! Ya udah deh, terserah Mama aja! Satya mah ngikut aja! Tapi kalau dia tidak sesuai dengan kriteria Satya, saat itu juga Satya akan mengusir dia dari rumah ini! " ucap Satya kepada Hana,
" Oke, Baiklah! Serahkan aja sama Mama! Mama yakin kamu akan sangat senang dengan pilihan Mama dan kamu juga nantinya akan sangat berterimakasih dengan dia! " ucap Hana,
" Hah?! Maksudnya apa? " tanya Satya,
" Kamu liat aja nanti! Tapi sebelum itu penampilan kamu harus dibuah dulu! " balas Hana,
__ADS_1
" Hah?! ubah penampilan?! " tanya Satya,
" Pelayan, bawa kemari semuanya! " ucap Hana kepada salah satu pelayannya,
Kemudian, datanglah Pelayan yang membawa, Kursi roda, kacamata, dan selimut.
' Apa-Apaan ini semua? ' batin Satya
' Apa yang direncanakan lagi oleh Nyonya Hana kali ini? ' batin Ken,
" Mama ini semua buat apa? " ucap Satya,
" Sebelum bertemu dengan calon istri kamu, Mama ingin kamu berakting seperti halnya orang lumpuh! " ucap Hana,
" Hah?! Maksud Mama apa?! Mama ingin doain Satya supaya beneran lumpuh gitu! " tanya Satya,
" Bukan gitu juga! Mama hanya ingin mengetes calon menantu Mama saja! Gimana reaksinya ketika melihat sang calon suaminya yang lumpuh di kursi roda! " balas Hana,
" Mengetes?! Bukannya Mama sudah kenal dengan dia ya?! Kenapa harus dites lagi?! " tanya Satya,
" Hmm, Sebenarnya Mama belum bertemu dengan dia setelah beberapa tahun lamanya! " balas Hana,
" Hah?! Lalu kenapa Mama yakin kalau dia adalah gadis yang terbaik buat menjadi Istri Satya! " tanya Satya lagi,
" Karena Mama sudah mencari tau tentang dia dan keberadaan nya selama ini! Mama mengutus seorang mata-mata buat mengawasi nya! " balas Hana,
' *Mata-mata? Ternyata Nyonya Hana cerdik juga ya! ' batin Ken,
' Sebenarnya apa sih yang dilakukan oleh Mama?! ' batin Satya*
__ADS_1