Istri Mungil Tuan Muda

Istri Mungil Tuan Muda
Part 20


__ADS_3

Setelah Satya membaca berkas yang diberikan oleh Mamanya, Satya merasa kebingungan dan kemudian memutuskan untuk bertanya kepada Mamanya,


" Hanya segini informasi yang Mama punya mengenai Naila? " Tanya Satya,


" Itu belum semuanya! " balas Hana,


" Lalu kenapa Mama memberikan Satya ini? Dimana yang lainnya? " Tanya Satya lagi,


" Kalau itu Mama juga belum mengetahui nya! " ucap Hana,


" Hah? Maksudnya? " Tanya Satya bingung,


" Kamu ingat Mama tadi ada mengatakan mengenai Mata - Mata yang Mama utus untuk mengawasi Naila? " Tanya Hana,


Satya menganggukkan kepalanya, " Iya, Satya ingat! Lalu dimana dia sekarang? " ucap Satya,


Hana membuang nafas, " Itu yang membuat Mama pusing! " ucap Hana,


Hal itu membuat Satya dan Ken saling menatap satu sama lain, dan Yudha hanya diam mendengarkan pembicaraan mereka, karena dia telah mengetahui semuanya dari Hana sebelumnya,


" Sebenarnya Mama telah kehilangan Mata - Mata itu 5 tahun yang lalu! Dan baru beberapa bulan ini Mama mengetahui bahwa dia sudah meninggal dunia karena sebuah kecelakaan lalu lintas. " Ucap Hana,


Satya hanya diam mendengarkan, karena dia benar benar bingung tentang hal ini,


" Namun, sebelum meninggal dunia! Dia sempat menghubungi Mama dan mengatakan sesuatu mengenai Naila, namun itu hanya sebagian! Karena informasi lengkapnya ada bersama dengan Anak perempuan nya. "


" Dan sampai sekarang ini, Mama belum mengetahui siapa sebenarnya Anak perempuan itu! Bahkan Alex masih mencari dimana keberadaan anak tersebut! " ucap Hana,


Kemudian Ken mulai membuka suaranya, " Lalu kenapa Mama sampai melakukan hal ini semua? Siapa sebenarnya Naila itu? " Tanya Ken,


Satya lalu menjentikkan jarinya, " Benar! Satya juga ingin tau, siapa sebenarnya Naila itu? " tanya Satya juga,


Kemudian Hana tersenyum mendengar perkataan dari Satya dan Ken, " Kalau masalah itu, Mama belum bisa mengatakan nya kepada kalian berdua, terutama kamu Satya! " ucap Hana sambil menatap Satya,


" Kenapa? Apakah karena informasi mengenai Naila belum jelas? " Tanya Satya,


" Iya, itu adalah salah satu alasan Mama belum bisa mengatakan nya pada kalian! " ucap Hana,

__ADS_1


" Lalu kenapa Mama sangat yakin dengan Naila? Dan menikahkannya dengan Satya? " Tanya Satya lagi,


" Mama sebelumnya tidak yakin dengan gadis itu, namun saat Mama melihat tanda lahir di tangan dan dileher Naila, Mama menjadi yakin kalau dia adalah gadis yang selama ini Mama cari! "


" Dan mengenai mengapa Mama menikah kan kalian adalah, karena itu sudah perjanjian antara kami saat dia masih kecil dulu! " ucap Hana,


" Perjanjian? Waktu kecil? " tanya Satya,


Hana menganggukkan kepalanya,


" Apakah Satya mengenali Naila? " tanya Satya,


" Kalau dulu sih iya, tapi kalau sekarang menurut Mama kamu sudah melupakan nya! Karena kejadian itu sudah sangat lama! " ucap Hana,


" Tapi Mah.. " ucap Satya,


Hana kemudian berdiri dan di ikuti oleh Yudha, " Mama rasa cukup sampai di sini dulu, ini sudah larut malam, dan Naila sudah menunggu kamu di kamar! Jangan membuat gadis itu menunggu lama! " ucap Hana sambil berjalan keluar bersama Yudha,


Namun, sebelum Hana benar - benar keluar, dia kembali bertanya pada Satya,


" Apakah kamu menyesal sudah menikah dengan Naila? Apakah kamu tidak mencintainya? " Tanya Hana,


Hana menganggukkan kepalanya, " Baguslah kalau begitu, tapi ingat pesan Mama! Jangan sampai kamu meninggalkan Naila ataupun membuat Naila menangis! Karena Naila lah kamu masih ada di sini sampai sekarang! " ucap Hana yang langsung meninggalkan ruangan tersebut bersama Yudha,


Satya menatap kepergian Hana dengan tatapan bingung,


' Siapa Sebenarnya Naila itu? dan apa Maksud Mama Sebenarnya? ' batin Satya,


Flashback off..


Setelah Mengingat kejadian tersebut,


Satya masih setia menatap wajah Naila dan mengelus rambut Naila dengan lembut agar tidak membangunkan sang Istri,


" Walaupun aku belum tau siapa kamu sebenarnya dan belum mengerti apa yang dikatakan oleh Mama! Tapi aku berjanji akan selalu berada di samping kamu dan akan terus mencintai kamu selamanya. " bisik Satya,


Setelah Satya selesai membisikkan hal tersebut pada Naila, Naila pun tersenyum dan makin mempererat pelukannya pada Satya, melihat itu membuat Satya ikut tersenyum,

__ADS_1


" Kamu sangat aneh, perasaan kamulah yang tidak suka kalau aku peluk, tapi sekarang malah kamu yang kesukaan memeluk ku, dan tambah tersenyum sendiri lagi. " Satya tersenyum geli saat mengingat kejadian dimana Naila berusaha untuk keluar dari pelukan nya tadi malam,


" Hah, sepertinya hari ini aku akan menghabiskan waktu di tempat tidur aja! "


" Hoamm, sepertinya aku akan kembali tidur juga! "


" Baiklah, ayo kita kembali tidur lagi! " ucap Satya sambil memeluk Naila dan kembali tidur,


' Biarkan saja orang rumah menunggu kita! Yang penting sekarang, aku ingin menghabiskan waktu bersama dengan istri mungil ku ini! ' batin Satya,


Sedangkan di meja makan, semua anggota keluarga sudah pada berkumpul untuk memulai sarapan pagi, ya kecuali Satya dan Naila tentunya.


Kaila sedang memanyunkan bibirnya, " Kakak Satya dan Kakak ipar ngapain sih? Kok belum pada turun? " tanya Kaila,


" Iya, juga ya! Padahal kan ini sudah mau siang! Masa mereka belum pada bangun sih?" tanya Hana yang bingung juga,


Mendengar hal itu membuat Ken tersenyum, karena dia tau apa yang terjadi.


Dan Yudha yang melihat itu pun menjadi bingung,


" Apa yang kamu senyumin, Ken? " tanya Yudha,


" Ah, gak ada kok Pah! Tapi Ken saranin jangan mengganggu mereka berdua dulu deh!" ucap Ken yang otomatis membuat semua orang bingung,


" Maksud kamu? " tanya Hana,


" Masa Mama gak tau sih! Mereka berdua kan pengantin baru, Mah! " ucap Ken,


Mendengar hal itu, akhirnya membuat Hana dan Yudha mengerti apa yang terjadi, namun berbeda dengan Kaila, dia masih tidak mengerti,


" Maksud nya apaan sih? " tanya Kaila,


" Sudah jangan dipikirkan lagi, kamu masih kecil belum cukup umur untuk mengerti hal ini! "


" Lebih baik kita memulai sarapan aja duluan!" usul Hana dan kemudian di setujui oleh Yudha dan Ken,


Mendengar jawaban dari Mamanya membuat Kaila kembali manyun ditambah keningnya mengkerut,

__ADS_1


' Apa sih yang sebenarnya terjadi? ' batjn Kaila,


__ADS_2