Istri yg terlupakan

Istri yg terlupakan
kedatangan Ahmad kerumahnya Aurel


__ADS_3

satu minggu kemudian..


Kevin tiba-tiba merasa tidak enak badan, tubuhnya mendadak menjadi lemas dan letih tak bertenaga, sehingga ia memutuskan untuk beristirahat dan tidak akan pergi bekerja di perkebunan.


sedangkan Aurel dan ibunya pagi-pagi sekali mereka berdua sudah pergi ke pasar untuk belanja kebutuhan sehari-hari mereka.


saat ini hanya ada Kevin seorang diri yang berada di rumah, dia sedang duduk di kursi ruang tamu sedang menonton sebuah film di salah satu stasiun televisi.


tok.. tok.. tok.. suara pintu ada yang mengetuk


Kevin melihat ke arah jam dinding waktu baru menunjukkan jam 9 pagi.


"tunggu sebentar" Kevin berkata sambil menuju ke arah pintu lalu membuka pintunya.


setelah pintu dibuka ternyata ada sesosok pria yang sedang berdiri di balik pintu, pria itu cukup tampan dengan menggunakan pakaian dengan setelan rapi, tinggi dari pria itu tidak berbeda jauh dengan tinggi badannya Kevin.


Kevin.. "maaf, dengan siapa dan mau bertemu siapa?" tanyanya.


"saya Ahmad, saya datang ke sini tentu mau bertemu dengan penghuni di rumah ini"


#ternyata tamu yang datang ke rumah adalah Ahmad, dia adalah pria yang dicintai oleh Aurel.


mendengar jawaban dan kata-kata yang diucapkan oleh Ahmad, Kevin sedikit mengerutkan dahinya.


"bertemu dengan penghuni rumah, apakah Ibu, Bapak ataukah Aurel?"


"tentu saja bertemu dengan semua orang yang tinggal di rumah ini"


Ahmad sepertinya tidak ingin mengatakan maksud dan tujuan dari kedatangannya kepada Kevin.


Kevin.. "Aurel dan Ibu sedang tidak berada dirumah, mereka berdua sedang pergi ke pasar, sedangkan Bapak saat ini sedang bekerja di perkebunan"


Ahmad.. "kalau begitu, saya akan menunggu sampai mereka kembali, bolehkah saya masuk dan menunggu di dalam rumah saja"


Kevin.. "tentu.. mari masuklah"

__ADS_1


Kevin kemudian mempersilahkan Ahmad masuk ke dalam rumah.


cukup lama Ahmad menunggu di dalam rumah, namun di antara dia dan Kevin keduanya tidak saling berbicara ataupun mengajak ngobrol satu sama lain.


mereka hanya sibuk dengan aktivitas masing-masing, Kevin sibuk dengan filmnya, sedangkan Ahmad sibuk dengan handphonenya.


"assalamualaikum" terdengar suara Aurel mengucapkan salam bersamaan dengan suara "klik" pintu yang terbuka.


"waalaikumsalam" Kevin dan Ahmad menjawab salam, mereka berucap secara bersamaan


"Aa, tolong bantu aku bawakan ini" pinta Aurel.


mendengar permintaan Aurel, Kevin dan Ahmad mereka berdua refleks berdiri dari duduknya dan menghampiri Aurel sambil menyodorkan tangan mereka kepada Aurel.


mereka berdua mengambil tas kresek belanjaan dari tangannya Aurel secara bersamaan, namun.. Kevin mengambil dari tangan yang kanan, sedangkan Ahmad dari tangan kirinya Aurel.


Aurel baru tersadar kalau ternyata di rumahnya, saat ini sedang ada Ahmad.


"A Ahmad kamu disini, kapan kamu datang dari kota?" Aurel bertanya kepada Ahmad dengan merasa sedikit heran.


Ahmad meletakkan tas kresek yang dipegangnya, tiba-tiba ia memeluk Aurel.


Ahmad.. "aku merindukanmu"


mendapat perlakuan Ahmad yang seperti itu, dengan spontan Aurel melepaskan diri dari pelukannya Ahmad.


Aurel.. "jangan seperti ini"


Ahmad.. "tapi aku sengaja datang ke sini khusus untukmu, karena aku sangat merindukanmu"


Ahmad kembali memeluk tubuh Aurel.


Ahmad.. "ada hal penting yang ingin aku sampaikan kepadamu"


Aurel.. "katakanlah, tapi aku mohon aa jangan bersikap seperti ini"

__ADS_1


Aurel mendorong Ahmad dan kembali melepaskan diri dari pelukannya Ahmad.


"duduklah nak Ahmad, gak baik jika berbicara sambil berdiri" ucap Tuti yang tiba-tiba muncul dari arah dapur.


Ahmad dan Aurel mereka berdua duduk di kursi, sedangkan Kevin dia yang baru tersadar dari lamunannya, dia segera berlalu menuju ke arah dapur dengan membawa tas kresek belanjaan yang tadi di ambilnya dari Aurel.


ketika Tuti kembali ke dapur untuk mengambil minuman untuk Ahmad, dia melihat Kevin yang sedang duduk di meja makan, terlihat seperti orang yang sedang kebingungan.


Tuti memegang pundaknya Kevin "ada apa nak, apa yang sedang kamu pikirkan?"


Kevin menggelengkan kepalanya "tidak ada Bu, tidak sedang memikirkan apapun, tapi.. siapa tamu yang datang ke rumah kita?"


Tuti.. "ikutlah, nanti kamu akan tahu sendiri, ibu tidak berhak untuk memberitahu mu, biarlah Aurel sendiri yang akan menjelaskan semuanya kepadamu"


Kevin dan Tuti kembali ke ruang tamu dan ikut duduk di antara mereka, maksudnya antara Aurel dan Ahmad.


Aurel yang memulai pembicaraan..


Aurel.. "aku senang melihatmu datang, namun aku bingung dengan maksud dan tujuan dari kedatanganmu dengan cara yang mendadak seperti ini, ada apa A Ahmad?"


Aurel merasa ada sesuatu yang aneh dan berubah dari dirinya Ahmad, dia yang dulunya adalah seorang pria yang sopan, namun saat ini dia berani-beraninya memeluknya, padahal dulu hanya untuk memegang tangan saja, Ahmad tidak berani melakukannya.


Ahmad.. "begini neng, aa akan to the points saja langsung pada intinya, setelah berpikir selama satu tahun ini, ternyata pemikiran aa selama ini tentang perasaanku terhadapmu itu semua adalah salah"


Aurel tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Ahmad "maksudnya?"


Ahmad.. "ternyata selama ini aa mencintaimu, sekarang aa datang kesini kerumahmu, dengan maksud dan tujuan bahwa aku ingin melamar dan meminangmu untuk di jadikan sebagai pendamping hidupku dan juga sebagai calon ibu dari anak-anakku"


mendengar perkataan Ahmad, waktu seakan berhenti berputar, Aurel yang masih menyimpan rasa cinta kepada Ahmad, dalam hatinya Aurel merasa senang sekaligus terharu dengan apa yang telah di katakan oleh Ahmad, dia seakan memiliki sedikit harapan.


namun.. ketika dirinya mengingat flashback satu tahun yang lalu.


ketika Ahmad menolak cintanya dan lebih memilih wanita lain, dengan dalih bahwa dirinya hanya menyayangi Aurel sebatas rasa sayang seorang kakak terhadap adiknya.


pada saat itu.. Ahmad pamit pergi kepada Aurel, dia akan pergi merantau ke kota untuk merubah nasibnya, setelah itu.. mereka tidak pernah lagi bertemu, dan saat ini adalah pertemuan mereka yang pertama setelah perpisahan mereka satu tahun yang lalu.

__ADS_1


__ADS_2