Istri yg terlupakan

Istri yg terlupakan
tuduhan irfan yg memutar balikkan fakta


__ADS_3

Kevin berjalan ke arah dapur..


bertepatan dengan Irfan yg akan memasukkan dan menghujamkan pen*snya ke vagi*a Aurel.


ketika Irfan menekannya dengan kuat.. bertepatan dengan Kevin yg menarik dan menjauhkan tubuhnya Irfan dari Aurel, setelah itu Kevin memukul wajah Irfan berulang kali, sehingga darah segar mengalir dari sudut bibirnya Irfan.


Irfan kaget ketika ada seseorang yg datang, menarik serta memukulinya, setengah sadar Irfan bangun dan melawan dengan memukul kevin, akhirnya kedua pria itu berkelahi saling pukul memukul.


mereka berkelahi terbilang cukup lama.. namun pada akhirnya perkelahian di menangkan oleh Kevin.


Kevin membuat Irfan wajahnya menjadi babak belur, setelah di rasa cukup untuk memberi pelajaran, Kevin menyuruh Irfan pergi untuk meninggalkan tempat tersebut.


namun sebelum Irfan pergi.. Irfan sempat mengancam mereka (Kevin dan Aurel).


*kau menghalangi jalanku.. maka kalian akan menerima sebab dan akibatnya sendiri* Irfan berkata sebelum dirinya pergi meninggalkan rumahnya Aurel.


sepeninggal Irfan, Kevin pun pergi meninggalkan Aurel, dia pergi ke kamarnya.. lalu tak berselang lama, dia kembali dengan membawa sebuah selimut.


kemudian Kevin menghampiri Aurel yang masih dalam keadaan histeris di pojok ruangan dapur, dia menyelimuti tubuhnya Aurel, lalu Kevin membawa Aurel pergi ke dalam kamarnya, dengan cara menggendongnya.


Aurel yg masih dalam keadaan syok dan takut, dia spontan memeluk tubuhnya Kevin sebagai tanda minta perlindungan.


*terimakasih* Aurel berucap dengan serak, sembari terisak dalam tangisnya.


Kevin membalas pelukan Aurel yg masih dalam kondisi ketakutan, Kevin melakukannya dengan maksud hanya sekedar untuk menenangkannya..


tapi di saat yg bersamaan, tiba-tiba banyak orang yg datang kerumah Aurel.. mereka memaksa masuk dengan cara mendobrak pintu depan rumahnya.


semua orang yang datang, tentu saja melihat Aurel yg sedang berada di dalam kamar dan berada dalam pelukannya Kevin, dengan keadaan yang sama sekali tidak memakai pakaian, hanya terbalut oleh selimut saja.


pemandangan yang seperti itu, jelas membuat warga geram dan menghujat mereka, sebagai pasangan yang hina dan kotor, keduanya di sangka sedang melakukan hubungan mes*m atau berzina.


#ternyata kedatangan para warga itu memang di sengaja, itu semua karena ulahnya Irfan yg sengaja memutar balikkan fakta.

__ADS_1


padahal Irfan yg hendak akan memperkosa Aurel.. namun dia menuduh bahwa Kevin lah yg akan melakukan tindakan tidak senonoh terhadap Aurel.


melihat bukti yang seperti itu.. walaupun Kevin berusaha untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya tidak seperti yang mereka lihat, namun semua warga tetap tidak percaya dengan penjelasannya.


semua warga malah menghujat dan mencaci maki mereka berdua, mereka berusaha untuk menghakimi Kevin dengan cara memukulinya, para warga juga berniat menggiring mereka berdua ke kantor Kepala Desa atau kelurahan di tempat tersebut.


namun petugas RT setempat, sedikit bijaksana. dia mencoba memberikan kesempatan kepada Aurel dan Kevin untuk membela diri dan membuktikan ketidak bersalahan mereka.


kabar tentang Aurel dan Kevin menyebar dengan cepat, hingga sampailah di telinga Toni dan Tuti yang masih berada di perkebunan. dengan cepat Toni dan Tuti bergegas pulang kerumahnya.


ketika mereka tiba di rumah, mereka sudah tidak menemukan kekacauan, karena semua warga yang datang, sudah kembali ke rumah mereka masing-masing. hanya tinggallah ketua RT dan RW setempat yg masih berada di rumahnya.


Toni dan Tuti jelas merasa heran dan kaget, bahwa kejadian seperti ini bisa di alami oleh putri semata wayangnya. namun walaupun begitu, sebagai orangtua mereka tidak langsung mempercayai apa yang di tuduhkan oleh orang-orang.


secara baik-baik mereka berdua bertanya kepada putrinya tentang apa yang sebenarnya telah terjadi kepadanya.


"ada apa nak? apa yg sebenarnya telah terjadi?"


Aurel nyaris bertelanj*ng, tubuhnya hanya di tutupi oleh selimut yang di berikan oleh Kevin kepadanya.


ketika Tuti memeriksa keadaan putrinya, tubuh Aurel yang putih mulus, kini tubuhnya penuh dengan luka lebam hampir di sekujur tubuhnya, wajahnya bengkak rambutnya berantakan, terlihat sangat menyedihkan.


Tuti mendekati putrinya kemudian memeluk tubuhnya, "katakan pada ibu, apa yang sebenarnya telah terjadi?"


Aurel berusaha untuk memberikan penjelasan, namun suaranya sekaan tertahan tidak mau keluar, hanya Isak tangis dan air mata yang mencoba menjelaskan kepada ibunya.


Tuti mengalihkan pandangannya kearah Kevin, seakan menuntut penjelasan..


dengan tertunduk Kevin mencoba untuk memberikan penjelasan..


"apa yg ibu dan bapak lihat saat ini.. tidak seperti apa yg terlihat, ini semua adalah salah faham, bukan saya yang telah melakukan semua ini terhadap putri kalian"


Tuti kembali mengarahkan pandangannya kearah Aurel..

__ADS_1


Aurel menatap ibunya kemudian menganggukkan kepalanya..


"Kevin memang tidak bersalah.. justru dia yg telah menolong dan menyelamatkan putrimu ini Bu"


"jika bukan nak Kevin, lalu manusia lakn*t mana yang tega melakukan hal seburuk ini kepadamu?" Tuti tak kuasa menahan air matanya.


"Iiiii..irfan, Irfan lah yang telah melakukan semua ini kepadaku, dia datang ke rumah alih-alih bertamu, namun ternyata Irfan memiliki niat jahat, yakni dia berniat untuk memperkosa diriku Bu, alasannya.. karena aku menolak dan tidak mau untuk di persunting nya"


ketua RT dan RW saling membagikan pandangannya, mereka cukup kaget ketika mendengar penjelasan Aurel yang menyabit-nyabit nama Irfan.


sedangkan Tuti dan Toni masih tidak percaya dengan apa yg telah menimpa putrinya, anak semata wayang mereka.


Tuti menangis dan masih terus menangis.. sedangkan Toni hanya bisa terdiam, tanpa mengucap sepatah katapun.


ketua RT berkata yang membuka suara..


"kalaupun.. apa yg kamu katakan itu adalah benar, akan tetapi pastinya akan menjadi hal yang sulit untuk meminta pertanggung jawaban terhadap Irfan mengenai hal ini, walaupun Irfan lah yang telah menciptakan semua kekacauan ini"


kali ini ketua RW yang ikut bicara dan membenarkan apa yang telah di katakan oleh ketua RT..


"apa yang di katakan oleh ketua RT itu memang ada benarnya.. karena Irfan dia berasal dari keluarga terpandang, selain dia anak orang kaya, dia juga adalah anak dari seorang kepala desa, meminta pertanggung jawabannya tentunya akan menjadi sesuatu yang sangat sulit"


di tengah-tengah percakapan ..


tiba-tiba Tuti berteriak histeris..


"lalu bagaimana dengan nasib putriku? bagaimana jika tidak akan ada pria yg mau menikah dengannya setelah semua kejadian yang terjadi pada hari ini?"


Kevin yg sedari tadi terdiam.. tiba-tiba dia angkat bicara..


"aku.. akulah yg akan menikahi putri kalian"


perkataan Kevin, sontak membuat semua orang yg berada di sana saling pandang satu sama lainnya dan membagikan tatapannya ke arah Kevin.

__ADS_1


__ADS_2