Izinkan Aku Bersamamu

Izinkan Aku Bersamamu
Ep. 17


__ADS_3

Hai, hai, dua minggu Mae tak update nulis karna kegiatan sekolah online. Sekarang libur, jadi Mae bisa menulis kembali.


Gimana kawan? Masih kurang ya romantisnya, hehehe๐Ÿ˜‚


Kita lanjutkan aja ya, episode 17 luar biasa.


*******


" Mas, lepas. Aku ingin ke WC!"


" Baiklah yang, nanti kembali ya!"


" Ya," ku berikan ia sebuah kecupan di pipi. Sehingga membuatnya melepaskan tangannya dari pinggangku.


Ku langkahkan kaki menuju WC, aku selesaikan aktifitasku di sana. Selesai juga, aku pun kembali ke tempat tidur.


Ku lihat, Mas Reza duduk di tepi ranjang sambil menungguku.


Jam dinding masih menunjukkan pukul 22.00 WITA.


" Kenapa Mas nggak tidur?"


" Aku nunggu kamu yang,"


" Mas bisa saja sih."


" Sini yang, aku ingin peluk kamu."


Aku pun berjalan dan mendekati Mas Reza, dia langsung menarik tanganku dan aku pun jatuh di pelukannya.


" Yang, andai aku boleh melakukannya padamu. Aroma tubuhmu sangat merangsang jiwa kelaki-lakianku."


Aku terkejut mendengar perkataan Mas Reza.


" Mas, malam ini tidak dulu ya. Tapi, aku hanya bisa memberikan ini."

__ADS_1


Cup... serangan mendadak tepat di bibirnya. Mas Reza, terkejut apa yang aku lakukan.


Dia membalas ku kembali, kini tenaga dan nafasku mulai habis. Tangannya bergrilya menjelajahi setiap tubuhku.


" Mas, besok ya. Aku masih belum siap malam ini!"


" Yang, aku frustasi. Tanggung yang,"


Aku melihat Mas Reza dengan wajah memelas dan merengek. Aku tak tega melihatnya, tapi aku memang belum siap.


" Mas, untuk yang itu besok ya! kamu boleh lakukan apapun terhadapku."


Ku lihat wajahnya, dia merasa sangat bahagia.


Mas Reza mulai melakukan serangannya, dia mulai mencium setiap inci wajahku, mulai dari atas rambut sampai bibir.


Ketika bibirku dan bibirnya bertemu, dia lakukan sangat lembut. Sehingga aku terbuai dengan kelembutannya.


Dia kembali melanjutkan serangannya, mulai menjamah setiap tubuhku. Satu persatu kancing bajuku, dia buka dengan perlahan.


Dia melepaskan semua pakaian dan celanaku, aku lumayan kaget karna yang tertinggal hanya pakaian dalamku.


" Ya yang, Mas mohon!"


Aku pun mengiyakan, tapi satu syaratnya. Kita melakukannya dalam selimut.


Malam yang dinantikan tiba, Mas Reza sangat lembut memperlakukanku. Aku sangat menikmati apa yang terjadi.


******


Sampai gitu aja ya. Kita Skip malam pertamanya.


*****


" Mas, bangun. Hari ini kamu kerja ke kantor!"

__ADS_1


" Aku hari ini nggak masuk yang, aku ingin melakukannya lagi hari ini boleh?"


" Malam tadi saja, jatah kamu banyak banget Mas."


" Istirahat ya malam ini,"


" Oke, Cup...Kiss Morning yang."


" Kiss Morning too."


Aku pun ingin pergi ke kamar mandi, ku turunkan kaki ku dari ranjang, dengan diselimuti selimut seluruh tubuhku.


Ku rasakan rasa nyeri dibagian kewanitaanku, ku langkahkan dengan perlahan.


Mas Reza, yang melihat jalanku sangat pelan seperti siput. Lalu, dia mengangkatku ke kamar mandi.


" Mau mandi berdua yang,"


" Malu Mas,"


" Tidak usah malu yang, aku sudah melihat seluruh tubuhmu tadi malam."


Wajahku memerah, Mas Reza yang melihat itu langsung memelukku.


" Baiklah sayangku, Mas keluar dulu."


Aku pun menganggukkan, menandakan aku setuju bawah aku malu untuk dilihat.


30 menit ku habiskan dalam kamar mandi, aku cuma membawa handuk.


Ku langkahkan kaki keluar dari kamar mandi, menggunakan handuk sangat pendek memperlihatkan sebagian tubuhku.


Mas Reza kembali mendekatiku, dia membenamkan wajahnya di dadaku. Ku rasakan nafasnya begitu cepat.


" Mas, aku mau memakai pakaian."

__ADS_1


" Yang, tunggu lima menit seperti ini."


Aku kembali pasrah dengan sikap Mas Reza di pagi hari ini...


__ADS_2