Izinkan Aku Bersamamu

Izinkan Aku Bersamamu
Ep. 2


__ADS_3

Kita lanjut lagi ya😂


******


Hari ini aku ada jadwal siaran di radio, aku bersiap-siap untuk pergi. Setibanya aku di studio,seperti biasa aku harus menyiapkan prosedur dan langkah dalam penyiaran.


Program yang ku bawakan hari ini yaitu Salam Masa. Aku sudah bekerja di stasion radio baru 6 bulan. Keahlianku bukan di sana, tapi aku belajar untuk menjadi orang yang hebat dalam berbicara.


" Oke sebentar lagi kita akan mulai," ucapku.


Aku sudah mengisi lagu-lagu untuk di putarkan selama aku siaran.


Aku memakai Headphone, untuk memulai siaran. Waktu siaranku pun akan di mulai, yah kali ini aku sendiri dalam memandu Salam Masa.


" Assalamu'alaikum wr wb."


" Apa kabarnya sahabat, semoga sehat selalu ya. Apa yang kita lakukan hari ini mulai dari pagi sampai dengan sore hari ini, mendapatkan pahala dari Allah, agar kegiatan kita tak sia-sia."


" Sahabat, insyaaAllah kurang lebih 60 menit ke depan Liza akan menemani Sahabat dalam program Salam Masa."


" Liza menunggu partisipasi dari kalian, bisa melalui akun media sosial kita @Sahabat, atau juga bisa melalui Whatsapp kita 0896-9177-****, atau juga melalui telpon interaktif kita 0511-****-***. Kalian bisa request lagu, titip salam asal jangan curhat ya!"

__ADS_1


" Kita break sebentar ya, kita dengarkan sebuah lagu dari Nisa Sabyan dengan judul Yaa Jamalu. Tetap istiqomah di Radio kita Sahabat 90,0 FM."


Kita percepat aja ya, hehehe. Anggap itu teks siaran yang biasa Mae bacakan.😂


Maklum itu ada yang di penggal teksnya.. Oke kita lanjut ya😉


*****


" Alhamdulillah, akhirnya selesai juga siaran hari ini. Ah, aku lupa bahwa hari ini latihan Taekwondo di Markas."


Aku langsung menjalankan sepeda motorku dengan kecepatan sedang, karna aku bukan Pembalap seperti Rossie, bukan Aladin yang ada Jin nya, dan bukan Nobita yang ada Doraemon.


Setelah sampai di markas, untung aku tak terlambat latihan. Jadi aku langsung mengikuti latihan tanpa memakai baju Taekwondo. Aku sempat di tegur Sabeum, dia yang mengajarkan ku jurus. Karna aku masih memakai Sabuk Putih, memang masih pemula. Walau diriku berumur 27 tahun, aku masih semangat untuk berlatih.


" Ya Sabeum, saya lupa. Mohon maaf." Kataku kepada Sabeum.


Latihan Taekwondo memang di mulai dari jam 8-10 malam.


Aku sudah terbiasa dengan banyak kegiatan, maklum jomblo mah bebas kataku.


Badanku terasa sakit, maklum karna belum tebiasa mengikuti latihan berat seperti mereka. Aku merebahkan tubuh di kasur, sebelum itu aku harus membersihkan badanku yang lengket akibat peluh dalam latihan.

__ADS_1


Aku tertidur dengan nyenyak.


Aku mendengar suara HP ku berdering, menandakan sebuah panggilan dari Fida teman sekelasku mengajar di TK. Kami satu mengajar di Sekolah PAUD-TK CINDAI SEJAHTERA...


Fida menganggapku Kaka. Memang usiaku lebih tua darinya.


" Kak Liza, sibuk nggak?"


" Nggak, ada apa Fida?"


" Kita diskusi RKH kak, karna Kepsek minta kegiatan kita mengajar."


" Oh bisa, kita berbagi ya! Aku senin-selasa, kamu rabu dan kamis."


" Siap kak!"


" Oke, mantap."


Akhirnya selesai juga membuat RKH mingguan, aku pun melihat jadwalku besok.


Ternyata besok adalah jadwalku latihan memanah, aku sudah berlatih memanah selama 2 tahun dan sekarang aku sudah berada di jarak 15m. Masih perlu belajar, aku pemain kidal tapi panahan yang ku pegang adalah kanan. Aku harus menaklukkan panahan tersebut. Sempat aku merasakan sakit karna tanganku memar ketika melepaskan anak panah.

__ADS_1


Nanti kita sambung lagi ya😂


__ADS_2