
Jakarta. 1 Bulan Kemudian. 3 September 2035
Irene sudah kembali ke Indonesia untuk mengurusi beberapa hal seperti peceraian dengan suaminya dan hidup damai di Indonesia. selayaknya perempuan pada umumnya. Irene adalah perempuan yang cantik tapi kini ya butuh kasih sayang oleh seseorang yang mau menemaninya di hari tua..
- Pagi Hari
Kreeek
Irene menghirup udara segar. tempat kontrakan nya cukup terbilang bersih udaranya karena jauh dari hinggar bingar kota Jakarta sebagai kota bisnis Indonesia.
Jakarta bukan lagi sebuah Ibu Kota. pemerintah telah memindahkan pada 11 Tahun lalu dan menjadikan Jakarta hanya sebagai Ibu kota Bisnis yang diakui oleh pemerintah Pusat.
"Eh tumben lu disini. Irene. biasanya wara wiri nyari kerjaan" celetuk tetangga sebelah kontrakan nya
"Hahaha. Ya bu. tapi saya sudah dapat pekerjaan jadi tidak perlu wara wiri kembali" kata Irene dengan tersenyum
Irene hanya bisa tersenyum pada tetangga yang disebelah kanan kontrakkannya karena orang tersebut selalu sibuk apa yang dirinya kerjakan..
"Mari Ya bu" kata Irene dengan izin pamit pada tetangga yang menyebalkan itu..
Irene menuju sebuah warteg yang sebenarnya tidak jauh dari tempat kontrakan nya karena cukup menyebrang jalan sudah sampai
"Warteg Serba 20 ribu" tulisan warteg tersebut
"Bu. bu. itu ada Irene dari kontrakkan sebrang kayaknya mau kesini deh. apa jangan-jangan mau nghutang lagi?" kata seorang karyawati warteg dengan nada nyiyirnya
__ADS_1
"Husss. gak boleh gitu ratih. jangan kamu urusi siapa yang nghutang di warung saya. tugas hanya kerja saja" balas dari pemilik Warteg tersebut..
"Selamat Pagi Bu Sinta. apa kabar?" Tanya Irene dengan ramah..
"Sok nanyain kabar aslinya pengen nghutang" celetuk Ratih yang nyinyir
"Kamu tuh ya gak bisa dengerin apa kata saya. sana cuci kangkung dibelakang aja!" perintah ibu Sinta. Pemilik warteg
Ratih yang mendengar itu hanya patuh sekaligus dongkol.
"maafkan kelakuan karyawati Ibu. ya Nak Irene.. jangan diambil hati. Oh ya. kamu udah sarapan? Kalau belum. ayo pilih mana yang kamu mau makan. gak perlu khawatirin uang besok kamu bisa bayar kalau ada uang" kata Bu sinta dengan ramah dan menawarkan Irene untuk sarapan.
Irene geleng-geleng kepala.
"bukan gitu maksudnya saya datang kesini" kata Irene
"lalu apa dong?" Tanya bu sinta dengan penasaran..
Bu sinta yang mendengar bahwa ada notifikasi khusus pembayaran membuat dia penasaran siapa yang memberi uang tapi tidak melihat wujud nya itu.
"Pengguna ELPAY Yang Terhormat. Kini akun anda telah menerima uang sebesar Rp. 80.000.000 Juta Rupiah. Mohon terus tingkatkan transaksi anda hingga ke Pelanggan Silver. Terimakasih!"
"apaaa!!!" Teriak Bu sinta tidak percaya
Irene yang mendengar itu tak tahu akan mendapatkan respon yang mengagetkan dari bu sinta
Bu Sinta melihat kelagat Irene yang aneh. pasalnya perempuan tua itu melihat bahwa irene menscan QR code dan penasaran apa yang dilakukan oleh Irene
TING!
__ADS_1
"Kepada Pengguna ELPAY Yang setia. Kini Akun Anda telah menerima Saldo sebear Rp. 80.000.000 Juta dari Akun Irene_Kucing! mohon tingkatkan transaksi lebih besar untuk mendapatkan peringkat pengguna Platinum untuk mendapatkan tingkatkan limit dalam transaksi!"
"Irene. darimana kamu dapat uang ini?" Ibu sinta terkejut melihat Bahwa Irene mengirim uang 80 juta kepadanya
"kamu tidak melakukan hal ilegal atau menjual diri bukan? ibu harap tidak keduanya karena ibu yakin kamu adalah wanita terhormat" kata Bu Sinta dengan curiga terhadap uang dimiliki oleh Irene
"Bukan Bu. uang 80 juta tersebut adalah hutang ku kepada 10 tahun. dari makanan hingga pinjaman uang. bagaimana saya mendapatkan uang? saya sebenarnya sudah bekerja di kantor namun saya waktu itu belum bisa mengumpulkan banyak uang sehingga saya terus menyusahkan anda dan sekarang lah saya membayar hutang-hutang saya" kata Irene sambil tersenyum
Bu sinta yang mendengar itu menggeleng-gelengkan kepala melihat Irene
"Nak. seharusnya kamu tidak perlu membayar. Ibu dari awal sudah ikhlas dan sudah menganggap kamu adalah anak Ibu. kamu mengingatkan Ibu dengan anak Ibu meninggal dalam perantaunya untuk mencari kesuksesan di luar negeri namun sekarang Ibu tidak dapat melihat nya kembali tetapi kehadiran kamu di kontrakan sebrang sana dan membeli pertama kali di warteg ibu. sepertinya ibu ada serceca harapan untuk hidup. makanya Ibu mengizinkan kamu makan disini bahkan Ibu tidak pernah mengingat berapa jumlah hutang mu. jadi 80 juta ini adalah hasil kerja keras mu. Ibu kembalikan dan jangan kamu tolak!" kata Ibu menceritakan segala sesuatu nya tentang mengapa Irene diberhutang kepadanya tanpa bu sinta hitung selama 10 tahun..
Irene yang mendengar itu menggeleng-gelengkan dengan meneteskan air mata
"jika Ibu menganggap saya adalah anak Ibu. maka anggaplah 80 juta ini adalah kerja bakti ku kepada ibu karena membayar hasil semua keringat Ibu yang dicurahkan dalam masakkan lezat ibu" kata irene
Bu sinta yang mendengar itu langsung memeluk Irene
"Nak Irene. jadilah anak Ibu. Ibu ingin kamu selalu lah jadilah orang baik ya nak" kata Ibu Irene..
Bu Sinta dan Irene saling berpelukan layaknya seorang ibu dan anaknya
...----------------...
...BYE ...
...----------------...
Pesan Moral:
__ADS_1
jangan lupakan Ibu kamu. disaat kamu bekerja di perantauan. pulanglah 1 bulan sekali atau menelpon ibumu untuk sebagai obat kerinduan kalian terhadap ibu!