
jam 7:30
"Ini Pak. teh nya" Kata Ron dengan bersemangat memberikan secangkir teh ...
"Gulanya dikit kan?" Tanya Seorang pria sambil matanya fokus ke komputer ...
"Ya tentu dong Pak Yoga. kan semua karyawan sini sudah saya dapatkan catatan yang membuat mereka alergi atau menyesal pesan" kata Ron dengan tersenyum..
Saat ini Ron bekerja di sebuah Perusahaan sebagai office boy (OB) dan apa yang diucapkan oleh ron sebelumnya adalah sebuah kebijakan dari pusat Perusahaan untuk kesemua cabang agar menerapkan sebuah sistem bernama Safety offices yang dimana mencegah para OB di salahkan atau dibully oleh para Karyawan/ti.
"Hahaha. Cerdas kamu" kata Yoga dengan tertawa..
Ron sebenarnya bingung dengan perusahaan tempat ia bekerja. dirinya memenuhi sebuah kualifikasi dan kualitas namun dirinya malah diterima sebagai OB namun ron tidak bisa memaksa jauh lagi karena ini Perusahaan pun bukan nenek moyangnya jadi bersyukur adalah jalan satu-satunya..
Ron kembali ke ruang OB yang dimana ruangan itu penuh akan minuman sasettan. seperti kopi. Jeruk manis atau sejenisnya.
"Mas Ron" kata seseorang memanggil Ron..
Ron membalikkan badannya dan terlihat bahwa itu adalah kayle. teman kecilnya namun Ron harus bisa bersikap profesional dengannya..
"Eh ya. Bu? ada apa?" Ron Menjawab dengan berusaha bersikap profesional..
"Yaelah. Mas Ron. santai aja. jangan terlalu formal. dan maksud ku datang kesini nanti tolong buatkan kopi dan teh sebanyak 20 orang ya karena bakal ada utusan dari Pihak Pusat untuk meninjau bekerjaan perusahaan ini" kata Kayle...
Ron mengangguk saja
__ADS_1
"Baik Bu. Saya akan segera buatkan dan kira-kira kapan pihak utusan pusat datang ya bu?" Tanya Ron
"1 jam lagi. jangan kamu aja yang ngerjain. mana rekan OB mu yang lain?" Tanya Kayle
Ron yang mendengar pertanyaan tentang rekannya tersebut membuat dirinya bingung sekaligus takut untuk menjawab
"Anu--" kata Ron dengan gugup
"Anu apaan?" Tanya Kayle..
Rom tidak menjawab melainkan tangannya menunjukkan sebuah ruangan yang dimana ruangan tersebut bisa digunakan untuk istirahat...
Kayle penasaran dengan tingkah laku Ron yang tiba-tiba takut..
Kayle segera mengecek dan betapa terkejutnya mereka
"Aahh mas diki--kit lag--lagi" kata Seorang perempuan dengan suara panasnya
"dikit lagi apa ?" Tanya Kayle tiba-tiba membuat mereka terkejut
Sontak saja Kedua orang yang sedang belajar tentang sains dan biologi Itu dikejut oleh kayle.
"ohh jadi ini kelakuan kamu. Diva. pantesan saya cari ternyata kamu bermain panas dengan para OB disini. dasar kamu ya Diva. saya kira kamu perempuan terhormat tapi nyata kamu malah lebih murah dari sebuah bawang merah yang dipasar. udah murah digilir pula" kata Kayle dengan menatap menjijikan..
"Bu--Bu Maks--maksud saya ini bukan seperti apa yang Ibu lihat. S---Saya dipaksa oleh mereka. serius" kata Diva dengan ketakutan
__ADS_1
"dipaksa ya? tadi saya dengar kamu menikmati sekali. Nona Diva. HRD ternama se-Indonesia malah kelakuan kayak Kelinci makan kotorannya. najis!. Mulai hari ini. Diva. Richard. Gunta. Bima Kalian dipecat!" kata Kayle dengan nada murka kepada mereka
Setelah mengatakan itu. Kayle memanggil pihak keamanan..
Sambil menunggu Security. Kayle memberi perintah kepada mereka menggunakan seragam atau mereka sendiri ditangkap tanpa buasana sedikit pun. keduanya kayle tidak mempersoalkan..
"Nona. siapa yang akan dibawa?" Tanya Seorang pria dengan badan kekar telah tiba..
"Pak Tino. Pak Arif. tolong amankan keempat manusia bejat ini mereka keluar!" kata Kayle dengan tegas ..
"M--Maa--maaafkan saya. Nona Kayle. saya mohon jangan keluarkan saya" Kata Diva dengan bersujud memohon
Kayle tidak memperdulikan hal tersebut dan peraturan adalah peraturan. Kayle tidak ingin dirinya sendiri lah yang terkena masalah jika pihak pusat datang
"Jadilah Perempuan yang dapat dihormati dan semua orang segan kepada mu. Nona Diva" Nasehat kayle dengan tersenyum..
...----------------...
...BYE...
...----------------...
Author:
Episode ini dengan tegas tertuju kepada kaum perempuan agar lebih berhati-hati terhadap pria. dimanapun lingkungan kamu.. jangan sampai kamu terlena dan sekaligus ini adalah sisi buruk dari sebuah cerita dunia kantor..
__ADS_1