Janda Kaya Raya No 1

Janda Kaya Raya No 1
JKR1 - Hurato sang veteran


__ADS_3

"Silahkan Keluar. Nona Irene" kata Sipir dengan nada ketakutan


Sipir itu sudah menyadari bahwa Hari ini adalah adalah hari yang buruk semenjak melihat Irene di balik jeruji penjara


"bagaimana kamu mengetahui ku?" Tanya Irene


"Nona Irene. sungguh saya mengetahui anda dari teman saya yang menjaga JL Hotels Group dan dirinya pula memperingati saya untuk menghormati anda" kata Sipir penjara tersebut


Irene tersenyum ternyata sekelas sipir ternyata ada yang mengenalinya dan itu sangat Irene hargai. Irene melihat liya sekilas tapi matanya kembali ke sipir itu


"Katakan siapa nama mu?" Tanya Irene


"Federick. Nona" kata Sipir itu


Irene mengangguk lalu berjalan menuju keluar area penjara


"Tuan federick. keluarlah dari pekerjaan ini dan bergabunglah dengan JL Group. kami menunggu kedatangan anda" kata Liya sambil memberikan kartu namanya


Federick. Sipir penjara itu mendengar bahwa dirinya akan direkrut oleh JL Group sedikit tak menyangka akan hal tersebut..


Liya pun pergi meninggalkan Federick yang setia menunduk dan sisanya loncat-loncat kegirangan..


Irene keluar dari area penjara disusul oleh Liya. di lobby. Pihak kepolisian mengembalikan barang-barang hingga pistolnya dikembalikan..


"N--Nona. mohon maaf apabila pihak kepolisian kami tidak mengenal anda" kata seorang pria menunduk


"Apakah anda kepala kepolisian new york?" Tanya Irene dengan santai


"Y--Ya maksud saya. Tentu saya sebagai kepala kepolisian karena Tuan Jonathan lah yang memberikan akses semua ini" kata Pria itu


.


Liya yang baru saja sampai dan mendengar terakhir saja itu tidak membuat liya ketinggalan cerita.


"Nona Irene. Dia adalah Tuan hurato Sean. seorang Balesteran Amerika - Jepang. Lahir Pada Tahun 20 Maret 1967 dan bergabung kepada US Army Pada tahun 1985 dan kini beliau adalah Veteran Tentara Amerika pada tahun 1991 2011 setelah serangkaian operasi pada perang dingin saat itu dan saat beliau berusia 50 tahun tepatnya tahun 2017. Tuan Jonathan yang kala itu masih menjadi seorang presiden AS itupun langsung mengangkat Sean Hurato sebagai kepala Kepolisian New York. sebagai bukti bahwa pemerintah Amerika adalah peduli dengan veteran" Kata Liya menjelaskan hingga ke akar-akarnya


Liya Asisten selalu harus tampil cerdas dan bisa segala apapun di muka umum

__ADS_1


Irene mengangguk paham dan dirinya langsung membuat hormat tegak yang membuat Sean Hurato. veteran tentara itu sungguh terkejut tetapi tersenyum


"Terimakasih Nona" kata Hurato


"kali ini aku menghasiani mereka" kata Irene dengan setengah tersenyum


Hurato sedikit lega namun saat melihat Liya menggelengkan membuat hurato kebingungan


Irene pergi menuju garasi kepolisian karena mobilnya tersimpan di sana.


"Nona Li--" ingin Hurato bertanya perihal yang ia lihat Liya kepada dirinya


"Nona Irene. tidak menyukai kedua polisi itu karena handphone nya dipegang oleh salah satu polisi yang menangkapnya. jadi Tuan Hurato selagi anda ingin masih bernafas besok hari. Jangan membela mereka ketika Tim Keamanan kami menangkapnya" Kata Liya.


Hurato yang mendengar itu sedikit terkejut namun dirinya tak berdaya di hadapan kekuatan JL Group apalagi dirinya yang sudah tua dan tidak mau berkonflik kepada yang besar.


Liya pun kembali mengikuti Nonanya dengan meninggalkan Hurato terdiam seribu bahasa.


sementara itu. Mobil Lamborghini Irene telah dikeluarkan dikarenakan mobil itu menggunakan Ai yang tersambung oleh handphone milik Irene sehingga Tak perlu repot-repot dirinya mengambil dari garasi kepolisian dan hanya cukup pintu garasi dibuka saja itu tidak menjadi masalah..


Irene saat hendak membuka pintu pada akhirnya menoleh kebelakang karena dirinya dipanggil dengan keras


"Nona Irene. Tolong Maafkan saya. saya tidak ingin mati sebelum menikah. tolong maafkan saya!" kata pria gendut itu yang ternyata adalah saldie Sardine


"oh bukankah kau pria itu yang memanggil ku adalah ******?" Tanya Irene dengan menohok


Liya yang mendengar bahwa Irene disebut ****** oleh Pria gendut yang tak berguna membuatnya marah dan mengambil sesuatu dari sakunya.


Door


Door


Door


"Aarrgghh!" kata Saldie berteriak


dan kini Liya menjadi orang pertama menembak seseorang di kantor polisi namun untungnya tidak ada mata publik disana sehingga polisi yang mendengar dan melihat hanya diam karena mereka semuanya tahu siapa kedua perempuan itu.

__ADS_1


"cepat matikan CCTV dan hapus disaat Nona Liya menembak nya!" teriak Hurato memberi perintah. beruntungnya dia mengikuti Liya untuk mengantarkan mereka pergi sehingga CCTV itu akan mudah dihapus.


"Arrggg!!! kaki ku!" kata Saldie berteriak kesakit


"N--Nona ampuni aku. Ku mohon!" kata Saldie dengan meringis kesakitan


Dooor


Kali ini tembakkan Liya mengarah otak hingga pelurunya menembus dan mengeluarkan isi otak saldie dan mati ditempat


"Tidak kata maaf bagi mu yang menghina diriku yang sebagai perempuan!" kata Irene.


Irene menaiki mobil dan pergi meninggalkan Liya di KTP.


sedangkan Liya hanya menatap Hurato


"Bakar Pria tak berguna ini. tak pantas sedikit pun mendapatkan kuburan yang layak" kata Liya dengan nada dinginnya


Perbuatan Liya menunjukkan kekuatan & kekuasaan JL Group yang sebenarnya dan sukses membuat 1 kantor Polisi hingga ketakutan..


Liya pergi menaiki mobilnya dan saat menuju pintu gerbang ternyata Liya melihat Seorang pria tua yang gemetar ketakutan dan dirinya tahu bahwa itu adalah sardine yang sudah melihat anaknya dibunuh secara terang-terangan dan didepan polisi pula


"kau dipecat. Pak Tua Sardine. pergilah sejauh mungkin sehingga kau tak kembali bermasalah dengan kami(JL Group). kali ini nona memaafkan mu" kata Liya sambil menutup kaca mobilnya kembali..


Ke esokkan hari ya


Berita Saldie Sardine anak dari mantan direktur JL Games Group telah tersebar luas di kalangan para orang-orang bisnis serta pemerintahan


-Gedung Putih


"Tuan Presiden. bagaimana menurut anda?" Tanya Sektaris Kepresidenan


"Tutup semua aliran berita itu dan jangan sampai publik tahu!" kata Presiden AS.


Presiden AS saat ini Adalah Pramta Alexandre yang sekaligus bawahan dari Jonathan dan kini mengabdikan diri kepada negara paman sam namun tak melupakan janji setianya kepada JL Group.


Semua pemerintahan Amerika Serikat berada ditangan JL Group. tak ada sejingkal adminstrasi di Amerika yang tidak berada di tangan JL Group.

__ADS_1


__ADS_2